CINTA PERTAMA SEORANG CEO

CINTA PERTAMA SEORANG CEO
Part#42 Suprise Party


__ADS_3

Sayang kamu kenapa?" Lili jadi semakin panik, padahal perasaannya tadi tidak kuat waktu memukulnya masa sih bisa sesakit itu"


Lili menghampiri dan berjongkok di samping tubuh tuan muda, memguncang-guncang tubuhnya, masih tidak bereaksi, Lili semakin panik melihat ke sekeliling ruang tapi tidak tampak seorangpun ada di sana, karena ini ruangan VVIP tentunya tidak akan ada orang lain, merasa tidak ada orang yang dapat menolong Lili bergegas ingin mengambil ponselnya didalam tas yang dia letakan diatas meja saat makan bersama tuan muda, sebelum dia sempat beranjak pergi menuju meja, lampu tiba-tiba mati sehingga tidak bisa melihat setitik pun, membuatnya semakin panik.


"Lion tolong, siapapun yang ada diluar tolong teriak Lili sambil terduduk di sisi tubuh tuan Muda air mata cemas dan juga putus asa keluar dari kedua matanya .


Tiba-tiba tuan muda bangun dan meraihnya kedalam pelukan.


Berbarengan dengan itu lampu menyala, terdengar bunyi terompet dan juga lagu Happy Birthday dinyanyikan oleh Akhira, Iko, nampak juga Kakek Albert dan asisten Lion mereka berjalan menghampiri mereka.


Lili mematap takjub dan juga masih tidak percaya dengan kejadian yang tiba-tiba, sehingga sulit untuk nya apakah harus sedih atau bahagia karena rasa itu datang berbarengan.


Lili masih terdiam mematung di tempat, air mata masih terus meleleh dipipinya.


Tuan Muda menarik Lili berdiri dan memeluknya sambil mematap wajah basah Lili dan dengan Lembut di hapusnya air mata itu dan dikecupnya kedua mata dengan penuh kasih sayang


"Selamat Ulang Tahun sayang, maaf membuatmu terkejut dan tidak nyaman" Ucap tuan muda Lie seraya merogoh sakunya dan mengeluarkan coklat membukanya dan memasukannya ke dalam mulut Lili.


Lili terdiam dia merasa Deja vu membuat dia mengingat kejadian belasan tahun silam saat dia terjebak didalam lift yang rusak saat itu juga gelap karena mati lampu dan dia nyctophobia (fobia gelap) gangguan psikologis memiliki rasa takut yang berlebihan terhadap kegelapan.


Orang yang memiliki gangguan ini bisa merasakan panik atau gangguan cemas ketika berada di tempat tak bercahaya


Nah saat ini Lili merasa Deja vu adalah gambaran pengalaman di mana kita pernah mengalami sesuatu kejadian yang sama sebelumnya.


Disaat itu juga didalam lift seorang anak lelaki korea memberikannya coklat untuk memdiamkannya saat menangis.


Sekarang juga sama kejadian nya tuan muda Lie memberinya coklat untuk menenangkan tangisnya.


"Mengapa aku seperti kembali ke masa lalu, penolong masa kecilku entah dimana kamu sekarang bathin Lili .


"Ia tapi lain kali jangan pernah ulangi lagi" ucap Lili setelah lama terdiam.


cie...cie....orang yang lagi kasamaran?


Lihatlah Kita malah dicuekin gini" Iko mengomel


sambil memonyongkan bibirnya.


"Lili selamat ulang tahun ucap mereka serempak pelayan mendorong meja berisi kue ulang tahun dan champagne untuk merayakna ulang tahun Lili.


"Terima kasih ucap Lili" sambil merentangkan tangannya memeluk Iko.


"Lili, selamat ulang tahun dan juga selamat kamu sudah dilamar, asyikan punya suami tampan dan kaya raya " Seloroh Iko sambil memeluk lili dengan cipika cipiki.


"Calon suami" koreksi Lili sambil mencubit gemas pipi sahabatnya


"Ia...ia" jawab Iko juga sambil mencubit pipi Lili gemas.


Kemudian Akhira juga menghampiri mengucapkan selamat.


"Selamat ulang tahun Lili, panjang umur, sehat selalu dan semoga selalu bahagia" Ucap tulus Akhira, dia menyalami dan ingin memeluk Lili sahabat dan sekaligus orang yang di cintainya selama empat tahun, meskipun tidak pernah terucap.


Tapi belum kesampaian memeluk Lili , tuan muda sudah menarik Lili menuju kakek Albert, sehingga akhira hanya bisa memegang tengkuknya menghilangkan rasa kecewa.


"Kakek, terima kasih sudah datang ke ulang tahun Lili" ucap Lili sambil mencium punggung tanggan kakek dan membungkukan badannya.


Selamat ulang tahun Lili, semoga panjang umur dan bahagia selalu, ucap kakek sambil mrmberkati Lili.

__ADS_1


"Kakek datang karena hari ini begitu spesial ,lamaran dan juga bertepatan dengan ulang tahunmu Lili" ucap kakek lagi sambil meyerahkan kota pipih berwarna merah ketangan Lili.


"Ini adalah set perhiasan peninggalan Almarhumah ibu Yuan, ini merupakan mas kawin dari ayahnya dan dulu dipakai ibunya saat menikah, kakek ingin kamu memakainya saat menikah dengan Yuan nanti, ini juga adalah wasiat dari orang tuanya " Kakek meletakan Kotak itu di tangan Lili.


"Kedepannya setelah menjadi cucu menantu di keluarga kami, kamu jangan sungkan, dan tinggalah bersama kakek di mension rumah utama, lahirkanlah cucu buyut ku disana. Ucap kakek panjang lebar.


"Ia kakek ", jawab Lili dan Yuan secara bersamaan sambil membungkukan badan.


"Baik semuanya sekarang, waktunya tiup Lilin ulang tahun" ucap tuan muda sambil menarik Lili ke meja tempat kue.


"Sebelum tiup Lili, buat permohoman"dulu ucap Iko


Lili menundukkan kepala dan memejamkan mata dan mengucapkan permohonan:


"Tuhan aku ingin suatu saat bertemu dengan keluaraku ayah, ibu, kak mery dan clarisa.


Tuhan aku menerima lamaran tuan muda Lie Yuan menjadi istrinya.


"Tuhan semoga diamanapun berada penolong masa kecilku selalu bahagia, maaf aku melanggar janjiku untuk hanya menikah dengannya"


"Semoga kamu bahagia Lili, aku ingin kamu mencintai aku dengan tulus . maaf aku belum biasa mengatakan kalau aku adalah penolong masa kecilmu, karena aku ingin kamu mencintai aku dengan tulus tanpa tahu siapa aku sebenarnya. Batin tuan muda.


Setelah mengucapkan permohonannya Lili meniup Lilin diiringi tepuk tangan.


Mereka merayakan dengan gembira menimati makanan dan juga minuman.


Selesai pesta kita pulang ke mension kakek saja ya, ucap kakek menatap mereka semua.


Baik kakek kami akan menginap di mension kakek jawab mereka kompak.


Kakek aku juga tidak ikut ke mension, masih banyak pekerjaan aku kakek, kak Yuan dan Lili, ucap Akhira bangun dari duduk nya aku pamit dulu dia membungkuk sebelum pergi.


Ia... hati-hati Akhira, seringlah mengunjungi kakek kalau kamu ada di korea ya. Ucap kakek sambil menepuk bahu Akhira.


Aku mengerti maksudmu kakak , kamu keberatan kalau aku menginap di mension bathin Akhira berlalu pergi menuju apartemen nya.


Mereka pun Pulang ke mension kakek dengan mobil tuan muda, setelah setengah jam dalam perjalanan sampailah mereka di Mension.


Mereka memasuki rumah, nampak para pelayan yang berbaris membungkukan badan melihat kakek Albert dan tuan muda pulang.


"Siapkan kamar Tuan muda, menginap di sini" suara kakek memerintah pada kepala pelayan.


"Baik tuan besar" jawab pelayan sambil membungkukkan badan dan langsung bergegas melaksanakan tugaanya.


tuan muda mengandeng tangan Lili memaiki tangga menuju ruang belajar dan mengajak Lili melihat foto mendiang ayah ibunya.


Nampak foto keluarga mereka bertiga, seorang wanita yang cantik dan seorang pria tampan di pangkuan ada seorang anak laki-laki kira -kira usia lima tahun.


Lili menatap lama sekali lagi dia merasa dejavu, dia mengerjapkan matanya mencoba mengingat sesuatu tapi ...dia tidak bisa mengingatnya.


"Ini fotomu bersama ayah dan ibumu ?" tanya Lili menatap tuan muda.


"ia foto terakhir bersama mereka, sebelum mereka pergi" jawab tuan musa sambil menatap foto di pigura, nampak jelas wajahnya sedih.


"Maaf aku sudah mengingatkanmu" ucap Lili menunduk menyesal telah bertanya pertanyaan yang membuat tuan muda bersedih.


"Tidak apa-apa , ayo kita beristirahat, pelayan sudah selesai membersihkan kamar". ucap tuan menarik Lili dari ruang baca menuju kamarnya.

__ADS_1


Sampai di kamar .


"Kamu mandi dulu ada pakaian di walk in closet aku mau menemui kakek" ucap tuan muda sambil pergi keluar kamar.


Selepas mandi Lili melihat pakaian di dalam lemari , seketika takjub melihat banyaknya, baju-baju ukuran badannya.


"kapan Tuan muda membeli pakaian ini pakaian siapa ya kok bisa ukurannya sesuai dengan ukuranku , apa sengaja di beli khusus untukku" batin Lili dia memilih sepotong gaun tidur sederhana.


Lama Lili duduk di sofa menunggu tuan muda datang, karena lelah dia ketiduran di sofa.


Ketika tuan muda masuk dia melihat Lili ketiduran di sofa, dengan lembut diangkatnya dipindahkan ke tempat tidur, setelah itu tuan muda masuk ke wc dan membersihkan diri, menganti pakaiannya.


Baring di sisinya, dipandangnya wajah damai Lili, perlahan bibir lembutnya menyentuh bibir Lili menhecupnya seringan kapas.


"Hemm...hemm, suara Lili dalam tidurnya seolah merasa terganggu denagan aksi tuan muda, tapi bibirnya justru terbuka sehingga membuat tuan muda menarik nafasnya sebentar , lalu kembali melancarkan serangan ciuman yang keduanya, kali ini lebih lama dan dalam.


"Sa..sayangku". ucap Lili mulai terbangun


Ini kenapa dia mencium ku, ini salahkan..ini salahkan , kami belum sah ini tidak boleh terjadi


Bibir tuan muda menelusuri telinga,leher dan bahu Lili. Dengan kecupan lembut seolah mengalirkan seluruh perasaannya yang sebenarnya. Lili menegang ini tidak boleh terjadi sebelum sah.


"Sayangku, maaf, sambil berusaha menyadarkan tuan muda suapaya jangan melakukan itu.


"Bukankah sayangku bilang akan melakukan itu di malam pertama kita"


Hemmmmm...tidak menghentikan aktifitas bibirnya.


"Dan agar bisa di kenang seumur hidup, harus dilalukan dimalam pertama setelah sah, katamukan?"


Hemmm...


hai..hai...bagamana ini tangannya mulai tidak bisa di konsisikan.sudah mulai masuk kedalam bajuku.


"Kenapa sekarang kamu lupa, ucap Lili sambil menggerakan badannya ingin melepaskan diri


Tuan Lie menutup bibir Lili yang ingin bicara lagi


"Stttt...diamlah sayang apakah kau ingin membangunkan kakek ?


kakek berpesan supaya aku segera membuat cicit untuknya.


"Sayangku, kita akan membuat cicit kakek setelah kita menikah," ucap Lili masih berusaha menyelamatkan diri dengan mendorong tubuh tuan muda.


"Jadi kamu menolak tidur denganku sekarang", baiklah suara tuan muda mendesah kesal.Dia menghentikan kecupan lembut di leher dan bahu Lili, mengeser tubuhnya, kembali ke samping terlihat kesal.


Lilipun membalikan tubuhnya membelakangi tuan muda, namanya prinsip tidak boleh di langgar pikir Lili.


"terserah kalau mau marah" batin Lili.


...💝Bersambung💝...


...💝Thanks You 💝...


Like dan Komentar serta vote jangan lupa.


...💝TE'AMO"...

__ADS_1


__ADS_2