
Mobil Angga terlihat barus saja memasuki halaman kantor polisi, terlihat sudah banyak anggota-anggota yang lain baru berdatangan juga.
Setelah memikirkan mobil ya, Angga turun dari dalam mobil. Hendak berjalan ke arah pintu masuk, tiba-tiba seorang polisi memanggil Angga sambil membawa sesuatu.
"Pak Angga" panggil polisi itu.
Angga berbalik belakang dan melihat salah satu polisi sedang berjalan ke arahnya sambil membawa sesuatu.
"Iya ada apa pak Haris" tanya Angga.
"Ini pak ada titipan buat pak Angga" ucap polisi itu, yang ternyata adalah pak Haris.
"Dari siapa pak Haris?" tanya Angga lagi.
"Aduh saya lupa nanya nama nya pak Angga, tapi orangnya cantik, putih dan masi mengenakan seragam SMA sama bawa motor" ucap pak Haris.
Angga diam sejenak, dan memikirkan kalau siapa yang orang yang di maksud oleh rekan kerjanya itu.
"Ini pak Angga titipannya, sepertinya ini sarapan pak masih panas" ucap pak Haris.
"Iya, makasih ya pak Haris" ucap Angga, mengambil sarapan itu dari tangan pak Haris.
"Iya pak Angga, sama-sama kalau gitu saya permisi dulu pak mau balik" ucap pak Haris.
"Iya, pak Haris silahkan" ucap Angga.
Setelah pak Haris berlalu, Angga kembali melanjutkan jalannya. Tiba di ruangan Angga meletakan sarapan itu di atas meja, Angga melihat Ilham sang sahabat belum datang.
Angga membuka laporan yang ada di atas meja, dan memeriksanya. Sedangkan sarapan itu masi berada di atas meja.
Tak lama kemudian Angga mendengar suara sang sahabat, sedang mengobrol bersama seseorang sambil berjalan masuk ke dalam ruangan.
"Nga, loh udah datang ternyata" ucap Angga masuk ke dalam ruangan mereka.
Pandangan Ilham tertuju pada benda berbentuk hati di atas meja sang sahabat, membaut Ilham pun mendekat.
"Bro, loh bawa bekal? hati lagi tempatnya" ucap Ilham sambil tersenyum.
"Bahkan gue, gak tau siapa yang ngasi kata pak Haris" ucap Angga, masih fokus dengan berkas nya.
"Pengemar baru loh kalai Nga" ucap salah satu teman Angga.
"Apa jangan-jangan polwan lagi yang ngasih" ucap Ilham.
"Bukan, kata pak Haris orangnya masi make seragam SMA" ucap Angga.
"Apa jangan-jangan, cewek yang bar-bar itu bro" ucap Ilham, membuat Angga melihat ke arah sang sahabat.
Apa yang di katakan Ilham benar juga, karena hanya dia lah cewek yang pake seragam SMA setiap ketemu sama Angga.
"Gue lupa bilang sama loh, kalau kemarin gue ketemu Reyhan dan dia nitip salah buat loh" ucap Angga.
__ADS_1
"Reyhan Johan maksud loh?" tanya Ilham.
"Iya" ucap Angga.
"Bukannya Reyhan lagi lanjutin studi di Itali?" tanya Angga.
"Sekarang dia lagi di indonesia, tapi bakalan balik lagi seminggu lagi" ucap Angga.
"Ajakin gue kek kalau pengen nongkrong" ucap Ilham.
"Ketemunya kemarin juga gak sengaja di taman, dia lagi jalan sama adiknya" ucap Angga.
"Adik, si Rey punya adik, cewek apa cowok" tanya Ilham kepo.
"Adik nya cewek, dan loh bakalan kaget kalau dengar ini" ucap Angga.
"Apa?" tanya Ilham penasaran.
"Adiknya Rey adalah gadis bar-bar itu" ucap Angga.
"Apa, jadi cewek itu adalah adik nya Rey" ucap Ilham, sambil mengangguk-gangguk kepalanya.
"Berarti sarapan ini dari adik nya Rey dong" ucap Ilham.
"Mungkin aja" ucap Angga, kembali memeriksa laporan tadi.
"Terus loh gak makan tuh sarapan?" tanya Ilham.
"Buat gue aja ya" tanya Angga.
"Ambil aja" ucap Angga.
Ilham pun mengambil tempat makan itu, dan membuat melihat isinya.
"Wah nasi goreng bro, pasti enak dari bau nya saja sudah bikin ngiler" ucap Ilham, dan mulai menyendok nasi goreng nya.
Dan hap...
Ilham terdiam melihat Angga, membuat Angga menatap ke arah Ilham yang tiba-tiba diam di tempat.
Ilham mengedipkan kedua matanya dengan lucu, membuat Angga mengernyit keningnya dengan heran.
"Kenapa loh?" tanya Angga.
Bukanya menjawab, Ilham malah berlari ke kamar mandi, memuntahkan nasi goreng yang ia makan tadi, dan meminum air kran karena sudah sangat kepedesan.
Ilham terlihat bernafas lega, setelah nasi goreng tadi ia muntah kan, Ilham lalu keluar dari kamar mandi.
"Kenapa loh?" tanya Angga lagi.
"Nasi goreng nya asin, dan pedas banget gue sampe minum air kran karen kepedesan" ucap Ilham.
__ADS_1
"Hahahah,,,, loh minum air kran?" tanya Angga sambil tertawa melihat sang sahabat.
"Gila tuh cewek, sengaja atau gimana sih" ucap Ilham kesal.
"Biasanya loh bakalan komen enak, kalau ada yang kasi ini, itu ambil aja" ucap Angga sambil tertawa melihat sang sahabat.
"Tapi nasi goreng ini beda, berarti tuh cewek gak pandai masak" ucap Ilham.
Angga hanya mengangkat kedua bahunya, pertanda kalau ia tidak tau soal itu.
"Gak di habisin bro, sayang loh mau bajir" ucap Angga.
"Loh mau bunuh gue ya" tanya Ilham kesal, dan hanya di respon tawa oleh Angga.
Lalu Ilham berjalan keluar ruangan ingin membeli minuman, karena rasa pedas belum juga hilang dari mulutnya.
☘☘☘☘
Rara dan kedua sahabatnya sedang asik mengobrol, kali ini kelas mereka lagi lowong tidak ada guru yang masuk, jadi ketiga gadis itu bebas mengobrol di dalam kelas.
"Ra, loh serius bikin sarapan buat pak Angga?" tanya Amel.
"Iya gue bangun pagi tadi" ucap Rara.
Sedangkan Amel dan Lia saling pandang, karena tak biasanya Rara bangun pagi dan bikin sarapan, kesambet apa dia.
"Terus loh nganter sarapan pak Angga ke mana?" tanya Amel.
"Ke kantor polisi lah, di titip sama pak polisi di sana karena bang Angga belum dateng" ucap Rara sambil tersenyum.
Membuat kedua sahabatnya menggeleng kepala dengan tingkah sahabatnya itu.
"Loh berdua tau gak, gue yakin nih sekarang bang Angga lagi makan sarapan gue" ucap Rara sambil tersenyum geli, membayangkan bang Angga memuji masakannya nanti.
"Gak usah mimpi deh loh, loh kan gak bisa masak" ucap Lia.
"Tapi tadi nasi goreng udang gue harum kok" ucap Rara.
"Harus si harum tapi kan belum tentu enak" ucap Amel.
"Ih loh berdua gak percaya banget sih sama gue" ucap Rara melihat kedua sahabatnya.
"Bukan gak percaya Ra, masalahnya masa iya baru belajar masak udah enak aja masakannya" ucap Lia.
"Nanti deh loh berdua rasain sarapan gue besok, gue bakalan bawain juga buat kalian berdua" ucap Rara.
"Terserah loh deh" ucap Amel.
Rara lalu kembali berhayal lagi sambil tersenyum manis, membayangkan bang Angga memakan nasi goreng nya dengan lahap sambil tersenyum, dan tidak memasang wajah dingin seperti es batu lagi.
Next...
__ADS_1
Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya guys....