Cinta Sejati Abdi Negara

Cinta Sejati Abdi Negara
Gadis Lembut


__ADS_3

Angga tersenyum melihat wajah cemberut Rara yang berada di layar ponsel miliknya. Saat ini keduanya sedang melakukan vidio call, seperti janji Angga pada Rara, kalau setibanya di indonesia Angga akan langsung menelpon Rara.


"Udah dong sayang cemberutnya, kan udah nelpon," ucap Angga.


"Kaka hubungin kak Rey dulu yah?" tanya Rara.


"Iya, chetan aja, kan kaka kamu minta di kasi kabar kalau udah sampai indo," ucap Angga.


"Yah-yah, aku ngerti kok," ucap Rara.


"Sayang ada salam dari mama, katanya mama kangen banget pengen ngobrol bareng kamu," ucap Angga.


"Iya kak, aku juga kangen banget sama tante Sofia," ucap Rara.


Keduanya mengobrol cukup lama, sesekali Angga menjahili sang kekasih dari kejauhan. Membuat Rara terkadang kesal tapi merasa terhibur dengan tingkah Angga.


"Sayang, di indonesia pasti udah telat yah, sayang harus istirahat besok akan masuk kantor kan," ucap Rara.


"Gak papa kok sayang, lagian ini baru jam 10 malam," ucap Angga.


"Gak, kaka baru saja tiba dan pasti capek banget kan," ucap Rara.


Angga hanya tersenyum, lalu keduanya memutuskan untuk menutup telpon, karena Angga harus istirahat karena perjalanan jauh dari itali ke indonesia.


Angga mengirim chet pada sang kekasih, sebelum ia tidur dan memasuki alam mimpi.


🍀🍀🍀🍀


Di lain tempat, seorang wanita lagi-lagi mengikuti sang suami untuk yang ke sekian kalian nya.


Wanita itu mengikuti mobil sang suami yang berhenti di salah satu apartemen mewah di jalan xx. Membuat Wanita itu juga menepikan mobilnya.


"Kamu mau ketemu siapa sih," ucap wanita itu seorang diri, wanita itu adalah Sasmita yang lagi-lagi membuntuti sang suami pergi dengan alasan mencurigakan.


Suami Sasmita turun dari dalam mobil, sambil membawa sesuatu. Lalu masuk ke dalam lift menuju unit lantai 9.


Sasmita lalu dengan pelan mengikuti sang suami ke lantai tujuan, Sasmita melihat sang suami berjalan ke arah salah satu unit apartemen.


Sasmita melihat seorang wanita berambut coklat, yang sedang menunggu sang suami di depan pintu. Sasmita tidak mengenali wanita itu, tapi sepertinya wanita itu dan suaminya mempunyai hubungan spesial, melihat dari cara keduanya berpelukan dan berciuman.


Karena sudah tidak tahan melihat sang suami, Sasmita dengan cepat mendekati keduanya yang sedang bermesraan di tempat terbuka.


"Ooh, jadi ini yang aku bilang ada urusan penting, urusan sama pelakor ini hah," ucap Sasmita yang sudah emosi.


Suami Sasmita dan Wanita itu kaget melihat keberadaan Sasmita, terlebih lagi sang suami yang tak percaya dengan apa yang ia liat sekarang, istrinya sedang berada di depannya saat ini.

__ADS_1


"Dasar, laki-laki buaya kamu," ucap Sasmita.


"Sayang, aku bisa jelasin ini gak seperti apa yang kamu liat," ucap suami Sasmita berusaha ingin mendekati sang istri.


Tapi di tahan oleh wanita yang ada di dekat nya, membuat emosi Sasmita semakin menjadi-jadi melihat itu.


"Udahlah sayang, ngapain juga ledenin dia, sekarang bagus dong kita udah gak sembunyi-sembunyi lagi dari istri kamu ini," ucap wanita yang ada di dekat suami Sasmita.


"Diam kamu, jangan ikut campur urusan aku sama istri aku," ucap suami Sasmita, membentak wanita itu.


"Kamu ini kenapa sih, dia kan yang rebut kamu dari aku," ucap sang wanita yang sudah mulai emosi juga.


Sasmita lalu memili pergi dari hadapan sang suami dan wanita yang di duga selingkuhan suaminya itu, emosi, marah sudah bercampur aduk semua.


"Sayang, tunggu kamu mau ke mana," ucap suami Sasmita.


Sasmita kembali masuk ke dalam lift, sambil menangis Sasmita berusaha menghubungi nomor seseorang, tapi sayang seseorang yang ingin Sasmita hubungi tidak mengangkat telponnya.


Setibanya di lantai bawa, Sasmita langsung keluar dari dalam lift dan masuk ke dalam mobil. Sasmita menumpahkan semua amarah dan emosinya di dalam mobil, sambil memukul stir mobil miliknya.


"Kenapa kamu lakuin ini sama aku, kenapa," ucap Sasmita seorang diri.


Sasmita lalu menjalankan mobilnya, meninggalkan area parkiran apartemen itu, sang suami yang juga mengejar Sasmita masuk ke dalam mobil dan mengejar mobil sang istri.


🍀🍀🍀🍀


Italia...


Reyhan masi terbayang gadis yang bertemu dengannya di dalam lift, kelembutan gadis itu membuat Reyhan terbayang sayang terus.


Reyhan sampai tidak menyadari sang mama masuk ke dalam kamar, untuk mencars hp.


"Sayang, kamu kenapa sih?" tanya mama Lara.


"Ma, aku tadi ketemu gadis lembut," ucap Reyhan berbalik melihat sang mama.


"Gadis lembut, gadis lembut gimana maksud kamu?" tanya mama Lara tidak mengerti.


"Gadis lembut ma, ngomongnya lembut gitu," ucap Reyhan.


"Kamu lagi jatuh cinta yah?" tebak mama Lara.


"Jatuh cinta, kayaknya gak deh ma, masa iya baru ketemu tapi udah jatuh cinta sih," ucap Reyhan dengan heran.


"Yah, bisa saja kamu lagi jatuh cinta pada pandangan pertama," ucap mama Lara.

__ADS_1


"Masa iya sih, secepat itu," ucap Reyhan dalam hati.


"Emmm, menghayal lagi," ucap mama Lara.


"Ah, mama nih bikin Reyhan bingung aja," ucap Reyhan.


"Emang sudah yah ngomong sama orang yang lama jomblo," ucap mama Lara, keluar dari kamar sang putra sambil tertawa.


"Sembarangan aja nih mama kalau ngomong," ucap Rayhan, yang masi bisa di dengar oleh sang mama.


"Ma, kenapa?" tanya papa Andi.


"Putra kamu tuh pa, lagi jatuh cinta," ucap mama Lara duduk di dekat sang suami.


"Reyhan jatuh cinta, sama siapa ma?" tanya papa Andi penasaran.


"Sama gadis lembut katanya, tapi gak tau gadis lembut yang mana," ucap mama Lara.


Papa Andi hanya menggeleng kepala saja melihat sang istri, lalu kembali fokus dengan tap miliknya untuk memantau semua pekerjaan kantor.


Clekk...


"Sayang, mama pikir kamu udah tidur," ucap mama Lara.


"Belum mah, kaka udah pulang yah ma?" tanya Rara duduk di dekat sang mama.


"Udah sayang, dari tadi malam. Tuh kaka kamu lagi senyum-senyum sendiri, lagi ngebayangin gadis lembut katanya," ucap mama Lara.


"Gadis lembut siapa ma?" tanya Rara kepo.


"Gak tau tuh sama kaka kamu, tiba-tiba udah ngayal lin gadis lembut katanya," ucap mama Lara.


"Kamu udah telponan sama Angga sayang?" tanya mama Lara.


"Udah ma, aku udah minta kak Angga istirahat, kasian juga habis perjalanan jauh," ucap Rara.


"Pa, ngapain kerja?" tanya Rara.


"Iya sayang, papa lagi ngecek perusahaan," ucap papa Andi.


Rara memili untuk chetan dengan kedua sahabatnya, di group yang berisikan mereka bertiga saja. Ketiganya selalu berbagi cerita, walau kini sudah jarang bertemu dan terpisah jauh.


Lia yang saat ini sudah menjadi istri Bima, sedangkan Amel masi menimbah ilmu di salah satu universitas di jakarta, sama seperti Rara sekarang.


🍀🍀🍀🍀

__ADS_1


__ADS_2