Cinta Sejati Abdi Negara

Cinta Sejati Abdi Negara
Ujian Terakhir


__ADS_3

"Horee,, akhirnya ujian selesai juga ya guys," ucap Rara dan kedua sahabatnya bersorak senang.


"Iya, gue senang banget tinggal nunggu pengumuman kelulusan deh," ucap Lia lagi dengan tak kalah senang.


"Iya deh, yang senang bakalan di lamar sama kak Bima," ucap Amel membaut Lia tersenyum malu mendengar perkataan sang sahabat.


"Habis kak Bima ngebet banget pengen nikah," ucap Lia sambil tersenyum senang.


"Kalau loh Ra, jadi ke Itali?" tanya Amel.


"Iya lah, gue udah ngomong juga sama kak Rey, dan awal bulan depan gue ke sana," ucap Rara dengan senyum manisnya.


"Ya, kita bakalan pisah dong," ucap Lia dengan sedih.


"Kalian tenang aja, kita kan bisa vc kalau lagi kangen," ucap Rara.


"Tapi loh jangan lupain kita ya, awas aja loh," ucap Amel.


"Ya gak lah," ucap Rara.


"Ra, loh nanti ke itali lewat acara nikah gue kan akhir bulan ini," ucap Lia melihat Rara.


"Iya, loh tenang aja, gue masi di sini kok hari pernikahan loh, gak mungkin kan gue lewatin momen bahagia sahabat gue ini," ucap Rara sambil mencubit pipi Lia.


"Eh, bagusnya ke kama nih," ucap Amel.


"Gimana kalau kita ngemall, kan udah selesai ujian juga," ucap Rara.


"Iya deh, nanti kita ketemu di tempat biasa ya," ucap Amel.

__ADS_1


"Oke sip," ucap Lia dan Amel.


Ketiga gadis itu lalu berpisah di parkiran sekolah, karena jemputan mereka sudah pada datang, hari ini adalah hari terakhir mereka ujian.


☘☘☘☘


Di kantor Ilham sering memperhatikan sang sahabat yang akhir-akhir ini sangat berbeda, tidak seperti biasanya.


"Bro, loh kenapa sih, loh lagi ada masalah?" tanya Ilham.


"Gak ada kok," ucap Angga dingin.


"Loh lagi, mikirin Rara ya?" tanya Ilham dan berhasil membuat Angga menatap sang sahabat setelah mendengar nama itu di sebut.


"Gak, kenapa gue harus mikirin tuh anak, kaya gak ada kerjaan aja," ucap Angga berusaha mengelak, padahal memang betul setelah bertemu di restoran kemarin, Angga selalu memikirkan Rara.


"Udahlah men, loh gak usah boong sama gue," ucap Ilham.


Ilham lalu melihat Angga yang fokus dengan berkas yang ada di tangannya itu, tapi Ilham sangat yakin kalau Angga pasti lagi mikirin Rara, karena pas di restoran waktu itu Ilham melihat sang sahabat terus melihat ke arah Rara.


☘☘☘☘


Rara keluar dari dalam mobil dan masuk ke dalam rumah, Rara melihat sang mama sedang serius dengan ponsel miliknya .


"Assalamualaikum ma," ucap Rara mendekati sang mama dan menyalami punggung tangan mama Lara.


"Wa'alayikumsalam sayang, kamu udah pulang, gimana ujiannya hari ini?" tanya mama Lara.


"Lancar ma," ucap Rara duduk di dekat sang mama.

__ADS_1


"Kaka kamu udah menu university yang kamu mau," ucap mama Lara melihat sang putri.


"Benar ma?" tanya Rara senang.


"Iya sayang, kamu yakin mau kuliah di itali, kamu lama loh di sana sayang," ucap mama Lara.


"Iya ma, Rara udah mikirin kok," ucap Rara memeluk sang mama.


Rara mengambil jurusan Desainer di salah satu university di negara Italia, pendidikan yang Rara ambil adalah selama 4 tahun, dan pasti itu membuat Rara akan tinggal lama di Italia.


"Ya sudah kalau itu keputusan kamu, mama sama papa dukung kok," ucap mama Lara.


"Makasih ya ma," ucap Rara memeluk sang mama.


Awal bulan depan Rara akan pergi ke Italia, tiga hari setelah pernikahan sang sahabat Lia, ya udah Rara ganti baju dulu ya ma, ntar sore mau jalan-jalan sama Amel dan Lia.


"Iya sayang," ucap mama Lara.


Rara lalu beranjak dari duduk, naik ke lantai dua di mana kamar nya berada, sebulan lagi Rara di Indonesia, setelah itu ia akan berangkat ke Italia.


Rara masuk ke dalam kamar dan mengambil salah satu foto dari dalam laci kamar miliknya, foto seorang pria tampan yang sedang mengenakan seragam dinas polisi.


"Semoga saja bang Angga, bakalan nemuin wanita yang akan membuat bang Angga bahagia," ucap Rara dalam hati sambil mengusap foto Angga yang ia ambil diam-diam waktu sering ke rumah Angga.


Rara mengusap air mata yang mengalir di pipi mulusnya, lalu Rara tersenyum dan kembali memasukan bingkai foto itu ke dalam laci.


"Aku gak boleh cengeng, aku udah janji sama bang Angga, untuk tidak menganggu nya lagi, kamu pasti bisa Ra, lupain bang Angga," ucap Rara lalu menganti seragam sekolahnya.


Next...

__ADS_1


Siapa nih yang udah gak sabar nunggu Abang Angga bucin sama Rara, jangan lupa komen, Like dan Vote ya guys....


__ADS_2