
Rara dan kedua sahabatnya bertemu di salah satu mall, ternyata Lia dan Amel tidak sendiri mereka bersama pasangan masing-masing.
"Yah gue sendiri dong gak punya pasangan," ucap Rara sambil mencibir.
"Hehehe, yang sabar ya Rara sayang," ucap Lia.
Sedangkan yang lain hanya tersenyum melihat Rara, lalu mereka pergi ke salah satu restoran yang ada di mall itu.
"Guys makan sini aja yuk, gue udah laper banget nih," ucap Amel.
"Boleh ayo!" ajak Rara dan yang lain.
Mereka masuk ke dalam restoran itu, dan duduk di salah satu meja kosong. Rio langsung saja memanggil pelayan untuk memesan beberapa menu.
"Mbak, es krim nya juga ya dua," ucap Lia.
"Siap kak," ucap pelayan itu mencatat semua pesanan mereka.
"Ra, jadi lanjutin studi di Itali?" tanya Bima.
"Jadi kak, awal bulan depan berangkat," ucap Rara sambil tersenyum.
"Bakalan pisah dong," ucap Rio.
__ADS_1
"Kita kan masi bisa vc kak," ucap Rara melihat kedua sahabatnya.
"Asal loh gak naksir bule aja di sana," ucap Amel.
Tampa mereka sadari tak jauh dari meja mereka seorang pria mendengar obrolan mereka, pria itu adalah Angga. Angga mengantikan sang papa untuk bertemu dengan klien di restoran itu.
Semenjak Rara dan yang lain masuk ke dalam restoran, Angga sudah melihat mereka. Tapi Rara dan yang lain tidak melihat Angga.
"Pak Angga, bagaimana? apa pak Angga setuju dengan usulan saya tadi?" tanya klien yang bersama Angga.
"Iya pak, saya setuju," ucap Angga tapi fokusnya masi mendengar percakapan Rara dan teman-temannya.
Entah kenapa Angga gak suka mendengar salah satu teman Rara, mengucapkan pria bule, membaut Angga cemburu mendengarnya.
"Gak papa dong, kalau Rara suka sama cowok bule, secara kan orang sana ganteng-ganteng guys," ucap Amel dengan heboh.
Sedangkan Rara hanya tersenyum mendengar perkataan sahabatnya itu, begitu pun dengan yang lain.
Tak berselang lama pelayan datang membawakan pesanan mereka, pelayan itu menata semua menu di atas meja dengan rapi.
"Silahkan kak," ucap pelayan itu dengan ramah.
"Makasih ya," ucap Rara.
__ADS_1
"Sama-sama kak," ucap pelayan itu lalu undur diri.
"Ayo guys, kita makan." ajak Bima dan Rio.
Mereka pun mulai makan, Rara mengambil spaghetti.
"Ra, gak makan ini?" tanya Amel menunjuk salah satu menu.
"Gak Mel, gue lagi pengen spaghetti," ucap Rara.
"Sayang coba ini deh," ucap Bima menyuapi Lia dengan romantis.
Rara hanya memutar bola matanya dengan malas, kalau udah ngumpul sama pacar gini, Amel dan Lia begitu lebay dan manja pada pacar mereka.
"Ingat woy, ada yang jomblo nih," ucap Rara sambil memakan spaghetti yang ada di piring nya.
"Hehe maaf Ra," ucap Lia sambil terkekeh geli melihat wajah kesal sang sahabat.
Di meja sebelah Angga kembali fokus dengan membahas pekerjaan dengan klien nya itu, meskipun fokus membahas kerjaan, tapi pendengaran Angga juga mendengar obrolan di meja sebelah.
Next...
Jangan lupa Like, komen sama vote ya guys...
__ADS_1