Cinta Sejati Abdi Negara

Cinta Sejati Abdi Negara
Makan Malam Bersama


__ADS_3

Kedua pasangan yang barus aja bertemu itu masi berpelukan dengan erat, untuk melepas rindu yang selama ini mereka rasakan, karena terpisah oleh jarak dan waktu.


"Udahan pelukannya, ingat belum sah," ucap Reyhan yang baru saja masuk bersama papa Andi dan mama Lara.


Mendengar suara, Rara dan Angga melepas pelukan mereka, dan melihat Reyhan dan kedua orang tua Rara sudah ada di dekat mereka, membuat Rara dan Angga menjadi malu.


"Kaka, sama mama dan papa udah tau semua ini?" tanya Rara.


"Iya sayang, nak Angga datang ke sini bareng sama papa dan mama," ucap mama Lara sambil tersenyum senang.


"Kok kalian gak bilang sih sama Rara," ucap Rara.


"Abang yang minta untuk tidak memberitahu kamu, karena abang mau kasih kejutan buat kamu," ucap Angga.


"Jadi karena itu yah kaka ngelarang aku mau ikut ke ban dari kemarin?" tanya Rara melihat Angga.


"Iya, karena a kamu ikut, abang harus naik mobil lain deh," ucap Angga.


"Udah, nanti lanjut lagi ngobrolnya, sekarang kita makan malam dulu," ucap papa Andi, yang mendapat anggukan dari yang lain.


Semuanya pun duduk di meja yang sudah di siapkan di ruangan restoran itu, Angga duduk di dekat sang calon istri sedangkan duduk di samping Rara adalah sang kaka, mama Lara dan papa Andi duduk di kursi depan mereka.


Para pelayan datang meletakan nampang berisi pesan makan, senyum tak pernah lepas dari bibir Angga dan Rara. Bahkan Reyhan yang sedang mengajak sang adik berbicara, hanya sesekali di respon oleh Rara.


"Ck, giliran udah ketemu aja, gue di kacangin," ucap Reyhan.


"Makannya sayang, kamu cepat cari pacar, biar gak sendiri mulu," ucap mama Lara melihat sang putra.


"Yah-yah, Rey sedang mencari calon mantu yang baik buat mama dan papa," ucap Reyhan.

__ADS_1


"Berarti udah ada dong, kenalin dong sama papa dan mama," ucap mama Lara.


"Belum ada ma, sabar aja yah," ucap Reyhan.


Pelayan pun meminta semuanya untuk mempersilahkan menyantap menu makanan yang ada di atas meja, dan semuanya pun mulai makan malam mereka.


🍀🍀🍀


Di sisi lain, seorang gadis sedang merapikan rambutnya di dalam mobil miliknya, gadis itu berada di persimpangan jalan dekat pos polisi dan saat ini sedang berlangsung razia pada para pengendara sepeda motor atau mobil.


Gadis itu melihat seorang polisi yang tempo hari bertemu dengannya, karena insiden tak sengaja menabrak mobil milik polisi itu.


"Gimana caranya yah, biar gue bisa dekat sama tuh cowok," ucap gadis itu seorang diri.


"Iya gue punya ide," ucap gadis itu lagi.


Gadis itu mengambil tas berisi surat kendaraannya, lalu menyimpannya di sebuah map dan meletakan di kursi belakang, lalu gadis itu menjalankan mobilnya kembali, sampai di tahan oleh Ilham yang saat ini sedang bertugas.


Feli menurunkan kaca mobilnya, dan berusaha menormalkan detak jantungnya melihat Ilham yang berdiri di dekat jendela mobilnya, sedangkan Ilham tak kalah kaget nya melihat gadis yang ada di dalam mobil itu, gadis yang terlibat keributan dengannya tempo hari, karena gadis itu tidak sengaja menabrak mobil miliknya.


"Selamat siang mbak, maaf menganggu waktu berkendara sebentar, saya bisa liat surat-surat kendaraan nya," ucap Ilham.


"Aduh, maaf pak, saya tadi buru-buru dan surat kendaraan saya ketinggalan di apartemen," ucap Feli berpura-pura panik.


"Kalau gitu mbak saya tilang, karena berkendara tampa membawa surat kendaraan," ucap Ilham.


"Jadi saya yang di tilang pak, bukan mobil saya?" tanya Feli dengan jahil, membuat Ilham yang sedang menulis surat tilang melihat ke arah gadis yang berada di dalam mobil.


"Kamu mau saya tilang juga?" tanya Ilhan dengan tegas.

__ADS_1


"Eh, gak pak saya cuma bercanda," ucap Feli.


Dan Ilham kembali menulis surat tilang untuk gadis itu, di dalam mobil Feli mengusap dadanya dengan pelan sambil melirik Ilham yang ada di luar.


"Gila serem juga kalau lagi tegas nih pak pol," ucap Feli dalam hati.


Selesai menulis surat tilang, Ilham langsung memberikannya pada Feli, dan Feli dalam hati tersenyum senang, karena nanti ia akan bisa bertemu dengan Ilham lagi.


"Makasih pak, selamat bertugas," ucap Feli lalu menutup kaca mobilnya dan kembali menjalankan mobil meninggalkan segerombolan polisi yang sedang mengadakan razia.


Ilham menatap mobil berwarna putih itu mulai pergi menjauh, senyum kecil terbit di bibir Ilham dan ia kembali menjalankan tugasnya lagi dengan memberhentikan kendaraan yang lain.


🍀🍀🍀


Sepulang dari makan malam, Angga langsung di ajak papa Andi dan mama Lara untuk menginap di apartemen Reyhan, di sana Angga bisa tidur bersama dengan Reyhan dari pada di hotel hanya sendiri.


"Kak, aku semobil sama kak Angga saja yah," ucap Rara.


"Yah sudah nanti kita ketemu di apartemen saja," ucap Ilham.


Mama Lara, papa Andi dan Reyhan masuk ke dalam mobil Reyhan, sedangkan Rara bersama Angga masuk ke dalam mobil yang membawa Angga tadi ke restoran.


Angga membukakan pintu untu sang kekasih, lalu ia juga ikut masuk ke dalam mobil, dan mobil pun mulai meninggalkan parkiran restoran itu, Angga melihat Rara yang duduk di samping nya.


"Besok ikut abah jalan-jalan yah," ajak Angga.


"Mau ke mana bang?" tanya Rara.


"Ikut aja, nanti kamu juga tau," ucap Angga sambil tersenyum, dan Rara hanya mengangguk saja.

__ADS_1


Tak lama kemudian mobil yang membawa Angga dan Rara pun tiba di apartemen milik Reyhan, Angga mengajak Rara keluar dan mereka ikut masuk ke dalam lift bersama Reyhan dan yang kedua orang tua mereka.


Next..


__ADS_2