
"Om baik," teriak Akas saat melihat Reyhan turun dari mobil bersama sang mami.
"Hey, kok bukan meluk mami sih," ucap Lishi dengan wajah cemberut.
"Hehehhe, maaf mi habis aku kangen sama om baik," ucap Akas sambil tersenyum geli memeluk leher Reyhan.
Lishi hanya tersenyum melihat ponakannya itu, Reyhan yang mengantarkan Lishi ke rumah langsung mampir sekalian ini bertemu dengan Akas.
Lishi dan Reyhan juga sudah resmi jadian, karena Reyhan sudah menyatakan perasaan pada gadis itu. Begitu pun dengan Lishi.
"Kok om bisa pulang bareng mami aku sih?" Tanya Akas.
"Iya, om pengen nganterin mami kamu, kasian nanti kalau pulang sendiri," ucap Reyhan sambil tersenyum.
"Aku jadi curiga deh," ucap Akas sambil berfikir.
"Curiga apa sih kamu ini masih kecil juga," ucap Lishi mencubit pipi Akas dengan gemes.
"Aduh geli mi, jangan cubit-cubit dong," gerutu Akas menyembunyikan wajahnya di dada Reyhan.
"Sini kamu, jangan lari yah," ucap Lishi mencubit pipi bocah kecil itu terus.
"Eh ada tamu, kok gak di ajak masuk dek," ucap Adam yang berdiri di ambang pintu.
"Iya mas, ini kita udah mau masuk," ucap Lishi mengajak Reyhan masuk.
__ADS_1
"Om baik, temanin aku main yuk, aku punya banyak mainan tapi gak punya teman, adik juga masih kecil," ucap Akas.
"Gak boleh gitu sayang, nanti biar mami yang temanin Akas main yah," ucap Lishi.
"Gak papa lagi," ucap Reyhan.
Reyhan pun mengajak Akas bermain bersama, Lishi pergi ke dapur untuk membuatkan minuman untuk Tuhan, Karena biar bagaimana pun Reyhan adalah tamu.
****
"Ma, lagi apa?" Tanya Rara menghampiri sang mama.
"Ini lagi buat adonan donat, papa kamu tuh pengen makan donat," ucap mama Lara sambil mengambil tepung terigu.
"Mama suka bikin yah apa yang papa mau?" Tanya Rara melihat sang mama.
"Kamu sama nak Angga kapan fitting baju pengantin kalian?" Tanya mama Lara di selah mengaduk adonan nya.
"Lusa ma, besok Rara baru mau mau ambil cuti dari kantor," ucap Rara.
"Bentar lagi kamu bakalan jadi istri sayang, kamu harus lebih mengutamakan suami kamu," ucap mama Lara melihat putrinya dengan bahagia.
"Iya ma, Rara juga udah mikirin kalau nanti Rara akan mengutamakan suami Rara," ucap Rara.
"Itu baru anak mama," ucap Mama Lara.
__ADS_1
"Rara bantu yah ma," ucap Rara.
"Boleh, ini kamu cukup bulatkan saja sayang," ucap mama Lara.
"Iya ma," ucap Rara.
****
Angga menyambut kedatangan ponakan lucunya, anak pertama dari Alisa dan Bayu sang suami.
"Duh jagoannya uncle ganteng banget sih uummm," ucap Angga mengangkat ponakannya tinggi-tinggi.
"Kak, jangan terlalu tinggi angkatnya," ucap Alisa memperingatkan sang Kaka.
"Mama kamu cerewet banget sih, uncle kan cuma pengan main-main sama kamu," ucap Angga mencium ponakannya itu.
"Eh, cucu eyang udah datang aja. Sini sama eyang sayang," ucap mama Sofia mengambil alih sang cucu dari gendongan putranya.
"Sama eyang yah," ucap Angga.
Bocah kecil itu hanya diam saja di ambil oleh sang eyang, sedangkan Angga duduk di dekat adik iparnya itu.
"Kak, Rara kok gak di ajak ke sini sih?" Tanya Alisa melihat Kaka nya.
"Nanti besok dek," ucap Angga melihat adiknya.
__ADS_1
Angga mengobrol bersama adik dan juga adik iparnya, sedangkan Mama Sofia bermain dengan cucu kesayangannya.
Next...