
Hari berganti minggu, minggu berganti bulan. Tak terasa sudah 3 bulan lamanya Rara berada di negara orang bersama sang kaka, Rara juga sudah memiliki banyak teman baru di kampus ia menimba ilmu.
Seperti saat ini, ada 5 orang teman Rara datang ke apartemen untuk mengerjakan tukas bersama, dari ke 5 teman Rara, yang 2 nya terdiri dari pria, dan 3 wanita.
"Kaka kamu ada gak?" tanya salah satu teman Rara.
"Ada kok, kak Rey ada di kamar, gak tau lagi ngapain dia," ucap Rara.
"Kaka kamu gak akan marahin kita kan, yah loh tau sendiri kan mulutnya Carol gimana kalau ketawa," ucap gadis yang bernama Iris.
"Udah gak papa kok, kaka gue ngerti, ayo kita mulai bikin tugasnya," ucap Rara yang mendapat anggukan dari ke 5 sahabatnya itu.
"Iya deh, iya-iya," ucap salah satu teman laki-laki mereka.
Mereka berenam pun mulai mengerjakan tugas, mereka terlihat dengan fokus.
Rara juga beberapa kali bertanya tentang hal yang tak ia pahami pada teman-temannya.
"Guys, aku ambil cemilan sama minum dulu ya," ucap Rara.
"Dari tadi kek Ra, gue udah nahan haus nih," ucap Iris.
"Iya-iya sabar, gue ke dapur dulu ya," ucap Rara yang mendapat anggukan dari kelima temannya itu.
Rara pergi ke dapur dan membuka kulkas, untung aja semalam ia dan sang kaka pergi ke supermarket untuk membeli cemilan dan bahan-bahan yang lain yang sudah mulai habis itu.
__ADS_1
Tak lama kemudian Rara kembali sambil membawa nampang yang berisi cemilan juga minuman soda kaleng, yang baru saja ia ambil dari dalam kulkas.
"Yyyeee,, enak banget nih panas-panas, nemanin bikin tugas," ucap Calor si mulut heboh.
"Nih, silahkan di ambil guys," ucap Rara.
Kelima teman Rara pun mengambil minuman kaleng, dan membuka nya. Tak lupa juga mereka mengambil cemilan yang sudah di bawah oleh Rara untuk mereka.
...ΩΩΩΩΩ...
Sedangkan di dalam kamar Reyhan sedang melakukan VC bersama sang sahabat, siapa lagi kalau bukan Angga.
Selama 3 bulan ini, Angga tak henti-hentinya menghubungi Reyhan, hanya untuk menanyakan kabar Rara. Bahkan pernah Angga meminta Rey untuk masuk ke kamar Rara, saat Rara sudah lelap tertidur, hanya untuk melihat wajah gadis itu saja.
"Loh gak capek ya nelpon gue terus, sehari loh nelpon 20 x cuma mau nanyain adik gue aja," ucap *Reyhan menatap layar ponsel miliknya.
"Gak lah, capek gue udh hilang kalau udah liat wajah adek loh bro," ucap Angga dari seberang telpon.
"Ck, loh ini, kaya orang gak punya kerjaan aja," ucap Reyhan duduk di salah satu sofa di dalam kamarnya.
"Hehehe, skali-kali loh harus berkorban buat sahabat lah," ucap Angga sambil terkekeh geli.
"Untung aja gue gak punya pacar, coba kalau ada udah berantem kita, kalau tau nomer gue sibuk mulu," ucap Reyhan.
"Gue doain loh gak dapat pacar, biar gak ada yang gangguin gue mau nelpon loh," ucap Angga sambil tersenyum geli.
__ADS_1
"Sialan loh, loh nyumpahin gue gak dapat jodoh?" tanya Reyhan.
"Gak bukan gitu, maksud a gue nanti loh cari pacar di sini aja deh, kalau gue udah ketemu adek loh," ucap Angga lagi.
"Serah loh deh," ucap Reyhan.
Angga tak sengaja mendengar suara seorang pria tertawa lepas, membuat Angga menatap Reyhan dengan curiga. Membuat Reyhan menatap Angga heran.
"Kenapa loh liatin gue gitu?" tanya Reyhan.
"Itu kok ada suara tawa pria, siapa kan di apartemen cuma loh berdua sama Rara?" tanya Angga.
"Ooh itu, itu Rara sama teman-temannya lagi ngerjain tugas, katanya tadi temannya mau datang ke sini, mungkin udah datang," ucap Reyhan santai.
"Loh lagi gih, jangan sampai tuh cowok dekati Rara gue, awas aja ya," ucap Angga terdengar nada cemburu dan posesif.
"Iya, iya gue liat dulu," ucap Reyhan*.
"Iya telponnya gue matiin bentar, mau ke kamar mandi gue gak lama," ucap Angga dari seberang sana.
Reyhan lalu beranjak dari duduknya, lalu keluar dari kamar dan melihat zang adik sedang mengerjakan tugas bersama teman-temannya, Reyhan melihat Rara sedang duduk di dekat pria bule, seulas senyum terbit di bibir pria itu.
"Gue kerjain ah, gue fotoin, terus kirim deh ke Angga biar dia mati cemburu dia sana, hehehe," ucap Reyhan dalam hati, lalu mengarahkan kamera ponsel ke arah Rara yang begitu dekat dengan temannya itu, karena saat ini mereka membelakangi pintu kamar Reyhan, jadi tidak melihat Rey di sana.
Next...
__ADS_1