Cinta Sejati Abdi Negara

Cinta Sejati Abdi Negara
Obrolan Angga & Reyhan Di Telpon


__ADS_3

Italia...


Reyhan menunjuk kamar sang adik yang bersebelahan dengan kamar miliknya. Kamar yang tak kalah besarnya dengan kamar milik Reyhan.


"Dek, ini kamar kamu sekarang, semoga kamu betah ya di sini," ucap Reyhan.


"Iya kak, makasih ya. Aku mau istirahat dulu capek," ucap Rara.


"Iya, nanti barang-barang kamu di atur sama art," ucap Reyhan.


"Iya kak," ucap Rara.


"Ya sudah, kalau gitu kaka ke kamar dulu ya mau mandi gerah," ucap Reyhan.


"Oke kak," ucap Rara lagi.


Reyhan pun keluar dari kamar sang adik, dan melihat art yang baru saja datang.


"Bi, nanti tolong bereskan semua barang-barang milik adik saya ya," ucap Reyhan.


"Siap tuan," ucap bibi.


Lalu Reyhan pun masuk ke dalam kamarnya, Rey melepaskan jaket kulit miliknya, dan mengeluarkan ponselnya dari saku celananya, dan Reyhan baru ingat kalau di bandara tadi ia melihat ada banyak panggilan tak terjawab dari sang sahabat.


Reyhan pun menghidupkan kembali ponselnya, dan benar saja ada banyak panggilan tak terjawab lagi dari nomor yang sama.


Dengan cepat Reyhan menekan tombol panggil pada nomor sahabatnya itu, dan benar saja baru juga berdering sekali. Angga langsung mengangkatnya di ujung sana.


"Hallo, sorry bro tadi telpon dari loh gak ke angkat, hp gue lagi mode diam, soalnya gue ke bandara harus jemput adek gue," ucap Reyhan.


"Puluhan kali gue nelpon loh, tapi gak ada jawaban," ucap Angga dengan kesal di balik telpon.


"Hehehe,, sorry bro, eh ada apa nih nelpon gue banyak kali, ada hal penting ya?" tanya Reyhan, membuat Angga diam sejenak di balik telpon.


"Bro, loh masi di sana kan?" tanya Reyhan lagi.


"Iya gue dengar kok, gue belum budek," ucap Angga dan ucapan Angga itu hanya di tanggapi tertawa oleh Reyhan.


"Rara udah sampai kan?" tanya Angga.

__ADS_1


"Udah kok, baru aja gue sama dia tiba di apartemen," ucap Reyhan.


"Kok tumben loh nanyain adik gue, ada apa nih?" tanya Reyhan sambil terkekeh geli, padahal ia sudah tau maksud dan tujuan sahabatnya itu dari sahabatnya Ilham.


"Kenapa gue gak boleh ya nanya tentang Rara," ucap Angga.


"Boleh kok, cuma heran aja gue seorang Rangga Wilantara, yang terkenal dingin, kok bisa sih mencemaskan adik gue," ucap Reyhan masi terkekeh geli.


"Iya gue mencemaskan adik loh itu, yang udah bikin gue galau di tinggal pergi ke Italia," ucap Angga, membuat tawa Reyhan pecah mendengar pengakuan dari sang sahabat*.


Clekk...


Reyhan melihat ke arah pintu yang tiba-tiba terbuka, dan ternyata sang adik berdiri di sana.


"Kak, lagi ngomong sama siapa sih, aku panggil-panggil gak dengar," ucap Rara dengan kesal.


"Maaf dek, kaka lagi ngomong sama teman, ada apa?" tanya Reyhan menjeda obrolannya dengan Angga.


"Aku laper kak," ucap Rara.


"Ada bibi di dapur dek, minta aja sama bibi," ucap Reyhan.


Di seberang telpon, Angga bisa mendengar dengan jelas obrolan kaka beradik itu, apa lagi mendengar suara manja Rara yang mengadu laper pada sang kaka, membuat Angga tersenyum senang di balik telpon.


"Sorry bro, adek gue tadi," ucap Reyhan.


"Iya gak papa kok, gue minta sama loh tolong jagain Rara buat gue Rey, selama jauh dari gue," ucap Angga dengan suara serius, seringai jahil pun terbit di pikiran Reyhan.


"Kayaknya seru nih kalau gue ngerjain Angga," ucap Reyhan dalam hati sambil tersenyum jahil.


"Rey, kok loh diam sih, loh dengerin gue gak sih," ucap Angga.


"Iya-iya gue dengar kok, kalau buat jagain adik gue sih gue bisa bro, cuma kalau buat hatinya gue gak tau, soalnya kan loh tau sendiri bule-bule di sini ganteng-ganteng," ucap Reyhan sengaja memanas-manasin sang sahabat.


"Gue yakin, Rara gak mudah lupain gue cinta pertamanya," ucap Angga dengan nada cemburu.


"Cinta pertama, tapi loh udah bikin adik gue nangis dan sakit hati bro," ucap Reyhan.


"Iya gue tau, gue salah udah bikin adik loh nangis dan sakit hati kemarin-kemarin, tapi sekarang gue udah sadar dengan perasaan gue Rey, kalau gue cinta sama adek loh," ucap Angga mengungkapkan isi hatinya.

__ADS_1


Sedangkan Reyhan mati-matian menahan tawanya, agar tak di dengar oleh sahabatnya itu, sedangkan Angga di balik telpon sudah terbakar api cemburu mendengar bule-bule ganteng di sebut oleh Reyhan.


"Gue gak mau tau, loh harus jauhin Rara dari cowok-cowok yang mau dekatin dia, gue bakalan cuti buat nyusul ke Italia, gue bakalan buktiin sama loh, kalau gue benar-benar cinta sama adik loh," ucap Angga dengan serius.


"Oke bro, gue tunggu di sini," ucap Reyhan tersenyum menang mendengar keseriusan sahabatnya itu pada sang adik.


Setelah mengobrol cukup lama, kedua sahabat itu pun menyudahi obrolan mereka. Karena Angga harus segera memimpin rapat di perusahaan, dan Reyhan akan membersihkan diri yang sempat tertunda karena mengobrol bersama sang sahabat.


☘☘☘☘


Indonesia....


Angga memasuki ruangan Rapat dengan sang papa, banyak karyawan kantor yang menatap Angga tidak berkedip termaksud kaum hawa, tapi Angga tidak memperdulikan tatapan para karyawan itu, saat ini hanya ada Rara yang ada di dalam hati Angga.


"Pak Lukman," sapa rekan bisnis papa Lukman.


"Mari pak Surya silahkan masuk," ucap papa Lukman.


"Ternyata pak Lukman memiliki putra yang sangat tampan," puji para rekan bisnis papa Lukman.


"Terimakasih pak," ucap papa Lukman sambil tersenyum.


"Kenapa putra bapak baru keliatan?" tanya pak Surya.


"Putra saya ini berprofesi sebagai polisi pak Surya," ucap papa Lukman.


"Polisi, wah hebat ya pak," ucap pak Surya dengan bangga.


Pak Surya berencana akan menjodohkan putrinya yang seorang pengusaha muda, dengan Angga putra rekan bisnisnya itu.


Sedangkan Angga hanya menyapa para rekan bisnis papa, biar bagaimana pun ia adalah seorang pemimpin yang harus bersikap sopan pada semua rekan bisnis.


Angga melihat pak Andi yang juga baru tiba bersama sang asisten, semuanya langsung masuk ke dalam ruang rapat, dan Angga mulai memimpin rapat nya.


Banyak yang bangga dengan Angga yang selain anak pemilik perusahaan, dan juga Angga yang saat ini berprofesi sebagai sorang Abdi Negara.


Next....


Maafin Author yang suka buat kalian menunggu ya, akhir-akhir ini lagi gak bersemangat guys, di tamba dengan cuaca yang sekarang hujan terus. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT, Aminn.

__ADS_1


__ADS_2