Cinta Sejati Abdi Negara

Cinta Sejati Abdi Negara
Kepikiran Kata Kata Rara


__ADS_3

"Bang aku masuk dulu ya, makasih loh udah nganterin aku samapi sini" ucap Rara dengan cepat, lalu langsung masuk ke dalam mobil nya.


Dengan cepat Rara masuk ke dalam mobil, meninggalkan Angga sendiri berdiri di dekat motor miliknya. Angga masi menatap mobil rara yang memasuki pintu gerbang.


"Aduuuhh, kenapa sih gue pake cara keceplosan segala, kan bang Angga jadi tau kalau gue suka sama dia" ucap Rara dalam hati.


"Tapi kan ada bagusnya juga, jadi bang Angga bisa tau alasan aku sering deketin dia" ucap Rara lagi*.


Rara lalu turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah, Rara melihat kedua orang tuanya masi menonton TV di ruang tengah.


"Assalamualaikum ma, pa" ucap Rara menyalami punggung tangan kedua orang tuanya.


"Waalayikumsalam sayang, kamu baru pulang" tanya mama Lara.


"Iya ma" ucap Rara.


"Gimana keadaan tante Sofia sayang?" tanya mama Lara.


"Alhamdulillah ma, kakinya tante Sofia sudah lebih baik" ucap Rara.


"Tante Sofia dan om Lukman juga titip salam buat papa sam mama" ucap Rara lagi.


"Sayang, kenapa kok muka kamu gitu?" tanya papa Andi.


"Gak papa kok pa, mungkin Rara kedinginan" ucap Rara.


"Kamu sakit sayang" tanya mama Lara.


"Gak kok ma, kalau gitu Rara masuk ke kamar ya" ucap Rara.


"Iya sayang" ucap papa Andi dan mama Lara.


Rara berlalu dari hadapan kedua orang tuanya, gadis itu menaiki tangga menuju lantai dua, di mana kamar nya berada.


Rara masuk ke dalam kamar, dan langsung menganti gaun yang ia pakai dengan piyama tidur. Rara lalu membersihkan make up nya dengan mengunakan kapas wajah, lalu Rara masuk ke kamar mandi untuk mencuci wajahnya.


Selesai mencuci wajah, Rara keluar dan langsung memakai krim malam, kemudian gadis itu berbaring di atas ranjang.


"Bang Angga udah nyampe rumah gak ya" ucap Rara dalam hati.


Larut dalam pikirannya, tak lama kemudian suara dengkuran terdengar dari gadis itu, rupanya Rara sudah berada di alam mimpi.

__ADS_1


☘☘☘☘


Angga baru saja tiba di rumah, Angga memasukan motor nya ke dalam garasi, lalu Angga masuk ke dalam rumah.


Angga tidak melihat kedua orang guanya, mungkin sudah istirahat karena sekarang jam sudah menunjukan pukul 10 lewat.


Angga pergi ke lantai dua di mana kamar nya berada, Angga langsung masuk ke dalam kamarnya dan duduk di atas ranjang.


Perkataan gadis itu masi terngiang-gian di pikiran Angga, Angga benar-benar gak nyangka kalau Rara benar-benar menyukainya.


"Bakalan apes ini hidup gue" ucap Angga seorang diri.


"Mana tuh anak udah dekat lagi sama mama, pasti nih mama bakalan jodohin gue sama tuh cewek bar-bar" ucap Angga seorang diri.


Angga mengacak rambutnya dan membuang nafas kasar, Angga lalu beranjak dan mengambil undangan pernikahan Sasmita, besok adalah hari pernikahan Sasmita, dan Angga akan pergi ke sana bersama Iqbal sang sahabat.


Lagi-lagi perkataan Rara terngiang di pikiran Angga, Angga berusaha menghilangkan tapi tetap saja perkataan gadis itu selalu saja muncul di otaknya.


"Sial, kenapa si sama otak gue" ucap Angga.


Angga lalu naik ke atas ranjang dan membaringkan tubuhnya di sana, karena besok ia harus ke kantor dan ada tugas razia. Tak lama kemudian Angga juga sudah berada di alam mimpi.


☘☘☘☘


Karena hari ini Rara akan mampir ke rumah Angga, pagi-pagi mama Sofia sudah menghubungi Rara untuk mampir ke rumah.


"Ma, Pa Rara berangkat dulu ya" ucap Rara.


"Iya sayang, hati-hati ya" ucap mama Lara.


"Iya ma, Assalamualaikum" ucap Rara.


"Waalayikumsalam sayang" ucap mama Lara dan papa Andi.


"Ayo kak" ajak Rara.


"Udah siap?" tanya kak Reyhan.


"Udah kak" ucap Rara.


"Okelah ayo berangkat" ajak Reyhan.

__ADS_1


Rara dan sang kaka keluar dari rumah, dan langsung masuk ke dalam mobil yang sudah terparkir di luar rumah.


"Pagi neng Rara" sapa pak sopir.


"Pak pak, papa masi sarapan di salam pak" ucap Rara.


"Ia neng gak papa" ucap pak sopir, yang ternyata adalah sopir papa Andi.


Rara dan Reyhan lalu masuk ke dalam mobil, kemudian mobil pun keluar dari gerbang rumah mereka.


☘☘☘☘


Di sisi lain Angga juga akan bersiap berangkat ke kantor, Angga saat ini sudah siap dengan seragam dinasnya.


"Ma, Pa" sapa Angga.


"Sayang, ayo sarapan?" ajak mama Sofia.


"Aku sarapan di kantor aja ma, aku lagi buru-buru ada tugas" ucap Angga.


"Nanti kamu pulang cepat kan, nanti ada Rara loh maj datang" ucap mama Sofia.


Angga melihat sang mama, lalu melihat sang papa, Angga sudah menduga kalau gadis itu pasti akan datang ke rumah lagi.


"Nanti liat deh ma" ucap Angga.


"Gak pokok nya kamu harus pulang cepat ya" ucap mama Sofia.


"Ia ma" ucap Angga.


"Gitu dong sayang" ucap mama Sofia.


Angga lalu pamit ke kantor, di susul oleh papa Lukman. Tinggallah mama Sofia dan para art di rumah.


"Bi, nanti siang masak ya ada Rara mau ke sini" ucap mama Sofia.


"Baik nya" ucap bibi.


Mama Sofia lalu duduk di sofa ruang tengah sambil membaca majalah, kaki mama Sofia sudah tidak terlalu sakit lagi sekarang.


Next...

__ADS_1


Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya...


__ADS_2