Cinta Sejati Abdi Negara

Cinta Sejati Abdi Negara
Bertemu Di Rumah Sakit


__ADS_3

Clekk...


Angga membuka pintu ruang IGD, dan melihat di sana tidak hanya kedua orang tuanya, tapi juga ada seorang gadis yang berseragam SMA.


Mama Sofia, papa Lukman dan Rara melihat ke arah pintu yang terbuka. Angga berdiri di sana melihat siapa yang saat ini bersama kedua orang tuanya.


"Nak, kamu sudah datang" ucap papa Lukman.


Sedangkan Angga dan Rara masi diam, Rara masi tak percaya kalau Angga adalah anak dari ibu yang ia tolong itu.


"Sayang kok kamu diam di situ sih, kamu gak mau liat mama ya" tanya mama Sofia.


Angga pun masuk mendekati sang mama, Angga melihat perban kecil yanga ada di kaki sang mama.


"Ma, gimana keadaan mama, ada yang luka parah gak?" tanya Angga kuatir.


"Cuma luka di kaki aja kok sayang, untung aja ada nak Rara yang menolong mama, dan mau bawa mama ke sini" ucap mama Sofia.


Angga melihat ke arah gadis yang hanya diam itu, lalu kembali melihat sang mama.


"Sayang kenalin ini nak Rara" ucap mama Sofia.


"Kita udah saling kenal kok tante" ucap Rara.


"Oh yah, kenal di mana nak?" tanya mama Sofia.


"Gak kok kita gak saling kenal, ketemu juga karena motor kamu kena tilang kan" ucap Angga dingin.


"Nak gak boleh gitu" ucap mama Sofia.


"Gak papa kok tante, bang Angga emang dingin sama Rara" ucap Rara sambil tersenyum.


"Maafkan anak tante ya sayang" ucap mama Sofia.


"Iya tante" ucap Rara.


Angga menatap gadis itu dengan tajam, karena Rara terlihat sangat akrap dengan sang mama. Sedangkan papa Lukman hanya tersenyum simpul melihat sang putra.


Setelah mengobrol cukup lama dengan mama Sofia, Rara lalu pamit pulang. Tapi sebelum itu mama Sofia mengundang Rara untuk makan malam di rumah besok, dan Rara akan dengan senang hati datang ke rumah Angga besok.


"Kalau gitu Rara pamit ya tante, om, bang Angga" ucap Rara tersenyum manis.

__ADS_1


"Iya sayang, kamu hati-hati ya sekali lagi makasih udah nolongin tante ya" ucap mama Sofia.


"Iya tante sama-sama" ucap Rara.


Gadis itu keluar dari ruang IGD, Rara melihat ada banyak panggilan masuk dari sang mama. Dengan cepat Rara menelpon balik mama Lara.


"Hallo ma" ucap Rara setelah panggilan telpon terhubung.


"Sayang kamu kemana sih, kok belum pulang sekolah juga, udah jam berapa ini" ucap mama Lara dari seberang telpon.


"Iya ma, maaf tadi Rara habis nolong orang keserempet motor" ucap Rara.


"Kamu gak papa kan sayang" tanya mama Lara dari seberang sana.


"Rara gak papa kok ma, ini Rara udah mau siap-siap pulang" ucap Rara.


"Iya kamu hati-hati ya sayang" ucap mama Lara.


"Iya ma" jawab Rara, lalu mematikan sambungan telponnya.


Rara memasukan ponsel miliknya ke dalam tas punggungnya, lalu Rara naik ke atas motor dan menjalankan motornya keluar dari parkiran rumah sakit.


Angga dan papa Lukman membantu mama Sofia duduk di kursi roda, setelah mengurus semua biaya rumah sakit, papa Lukman, mama Sofia dan Angga pulang dari rumah sakit.


☘☘☘☘


Rara tiba di rumah pukul 4 sore, mama Lara sudah menunggu sang putri di ruang tengah.


Setelah memikirkan motornya, Rara langsung masuk ke dalam rumah. Rara juga melihat kalau mobil sang papa belum ada di garasi.


"Assalamualaikum mama" ucap Rara memasuki ruang tengah.


"Waalayikumsalam sayang" ucap mama Lara.


Rara menyalami punggung tangan sang mama, lalu duduk di dekat mama Lara.


"Kamu nolongin siapa sayang" tanya mama Lara.


"Rara nolongin tante Sofia keserempet motor ma" ucap Rara.


"Sofia, Sofia istrinya pak Lukman Wilantara?" tanya mama Lara.

__ADS_1


"Iya ma" ucap Rara.


"Terus gimana keadaan Sofia sekarang sayang?" tanya mama Lara.


"Udah gak papa kok ma, hanya luka kecil saja di kaki tante Sofia" ucap Rara.


"Alhamdulillah kalau gitu sayang, mama kira parah" ucap mama Lara.


"Gak kok ma" ucap Rara.


"Ya sudah sana kamu mandi dulu, udah sore ini gak lama lagi papa kamu pulang" ucap mama Lara.


"Kak Reyhan ke mana ma?" tanya Rara, karena tak melihat sang kaka.


"Kaka kamu lagi keluar, ada urusan katanya" ucap mama Lara.


"Ya udah Rara ke kamar ya ma, mau mandi" ucap Rara.


"Iya sayang" ucap mama Rara.


Rara lalu beranjak dari sofa, naik ke lantai atas di mana kamarnya berada.


"Jadi tante Sofia itu mama nya bang Angga ya" ucap Rara seorang diri ya.


Rara meletakan tas punggungnya di atas ranjang, lalu menganti seragamnya dengan daster biasa, dan kemudian Rara masuk ke dalam kamar mandi.


Di lantai bawa papa Andi baru saja tiba, mama Lara menyambut kedatangan sang suami, dan mama Lara langsung menceritakan musibah yang menimpah Sofia.


"Mama serius, Rara yang menolong Sofia?" tanya papa lukman.


"Iya pa, Rara baru pulang tuh baru aja ke kamar" ucap mama Lara.


"Nanti kita cari waktu buat liat kondisi Sofia ya ma" ucap papa Andi.


"Iya pa" ucap mama Lara.


Mama Lara dan papa Andi lalu berlalu dari ruang tengah, karena papa Andi harus segera membersihkan diri.


Next...


Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya guys...

__ADS_1


__ADS_2