
Setelah mengantarkan mama Lara, papa Andi dan sang adik, Reyhan langsung pamit lagi pada kedua orang tuanya dan sang adik.
"Pa, ma, aku pamit keluar sebentar yah, mau ketemu teman," ucap Reyhan.
"Loh, kaka mau pergi lagi, kan mama sama papa baru saja tiba," ucap Rara melihat sang kaka.
"Iya dek, kaka harus pergi mau ke temu teman, udah nunggu kasian," ucap Reyhan.
"Sudah sayang, gak papa, kan ada kamu di sini sama papa dan mama," ucap mama Lara.
"Iya, gak papa ko, kamu hati-hati yah nak," ucap papa Andi menepuk punggung sang putra.
"Iya pa, ma, aku pergi dulu yah," ucap Reyhan.
Mama Lara dan papa Andi tau siapa teman yang di maksud oleh Reyhan, karena pasti putra mereka itu akan pergi menemui Angga di hotel dekat apartemen.
"Ma, papa ke kamar dulu yah, mau mandi gerah nih," ucap papa Andi.
"Iya pa," ucap mama Lara dan Rara.
"Sayang, gimana kamu betah gak di sini?" tanya mama Lara.
"Iya ma, Rara suka banget Rara juga punya banyak teman di kampus," ucap Rara dengan antusias.
__ADS_1
"Ada salam tante Sofia buat kamu," ucap mama Lara.
"Aku juga kangen sama tante Sofia ma, tante Sofia baik-baik kan ma?" tanya Rara.
"Alhamdulillah,, baik sayang," ucap mama Lara tersenyum membelai rambut sang putri.
Ibu dan anak itu pun larut dalam obrolan, sesekali Rara menanyakan pekerjaan sang papa yang ada di Indonesia.
****
Reyhan baru saja tiba di hotel dekat apartemen nya, Angga juga sudah mengirim pesan dan mengatakan nomor kamar yang ia huni selama berada di Itali.
Reyhan masuk ke dalam lift dan masuk ke dalam lift yang akan membawanya ke lantai 323, karena saat ini kamar Angga di lantai 323.
Pintu lift terbuka, Reyhan keluar dari dalam lift dan langsung mencari kamar no 323, karena Angga juga sudah tiba di hotel 20 menit yang lalu. Reyhan langsung menekan bel pintu kamar Angga, dan tak lama kemudian pintu terbuka.
"Bro, apa kabar loh?" tanya Reyhan memeluk sang sahabat.
"Yah seperti yang loh liat, sedikit kurusan," ucap Angga sambil tersenyum.
"Karena mikirin adek gue yah," ucap Reyhan me naik turunkan alisnya.
"Yoi, siapa lagi kalau bukan adek loh," ucap Angga.
__ADS_1
"Itu balasan karena loh udah bikin adek gue nangis dulu," ucap Reyhan, saat ini mereka sudah masuk ke dalam kamar.
"Loh tau kalau Rara nangis?" tanya Angga dengan wajah sendu.
"Tau lah, gue ini kaka nya, mana mungkin gue gak tau," ucap Reyhan.
"Udah loh harus bantuin gue, buat ngasi kejutan untuk adik loh," ucap Angga.
"Loh mau nembak adek gue apa mau ngelamar?" tanya Reyhan.
"Mau nembak sama mau lamar, dua-dua nya," ucap Angga.
"Oke, nanti besok kita siapkan semuanya, sekarang loh harus istirahat kan baru saja tiba," ucap Reyhan.
"Iya, tapi loh harus temanin gue makan dulu di restoran hotel, gue laper banget nih," ucap Angga.
"Ake, ayo," ajak Reyhan.
Kedua pria tampan itu pun keluar dari kamar hotel, masuk ke dalam lift dan berhenti di lantai 10, di mana restoran hotel berada.
Angga dan Reyhan duduk di salah satu meja kosong, Reyhan memanggil pelayan dan segera memesan menu makan malam mereka.
Next....
__ADS_1
Episode selanjutnya Angga akan bertemu dengan Rara yah, di tunggu🙏