Cinta Sejati Abdi Negara

Cinta Sejati Abdi Negara
Bertemu Di Restoran


__ADS_3

Sebulan sudah berlalu, saat ini Rara, Lia dan Amel sedang di sibukkan dengan ujian akhir sekolah, sudah hampir tiga bulan lamanya Rara tidak lagi bertemu dengan pria yang pernah menggores luka di hatinya itu.


Hari ini adalah hari ke dua ujian berlangsung, Rara yang baru saja tiba di sekolah pun langsung pergi menuju kelas. Rara melihat kedua sahabatnya sudah berada di dalam kelas.


"Guys." panggil Rara.


"Ra, baru datang ya, sama siapa?" tanya Lia.


"Di anter bokap tadi," ucap Rara duduk di kursi miliknya.


"Ra." panggil Amel.


"Ada apa Mel?" tanya Rara.


"Ada yang mau gue omongin sama loh," ucap Amel.


"Apa, cepat nanti keburu bel lagi," ucap Rara.


"Tadi gue kete... Ttrriinnggg,,," belum sempat Amel berkata, suara bel sudah berbunyi.


"Ya udah bel, keluar yuk," ucap Lia.


Rara, Amel dan Lia dan murid yang lain pun keluar dari dalam kelas, Amel tadi akan mengatakan kalau ia bertemu Angga kemarin di jalan pulang, tapi karena bel sudah berbunyi, Amel pun tak bisa mengatakannya pada Rara.


☘☘☘☘

__ADS_1


Ilham datang menghampiri sang sahabat, Ilham melihat akhir-akhir ini Angga sering melamun tak seperti biasanya.


"Woy, bengong aja loh," ucap Ilham duduk di dekat Angga.


Angga hanya diam saja, lalu Ilham kembali melihat Angga.


"Gue datang mala di kacangin gini lagi," ucap Ilham.


"Nga, loh tuh kenapa sih, loh lagi ada masalah di kantor bokap?" tanya Ilham.


"Gak ada kok, cuma pengen sendiri aja," ucap Angga.


"Ada apa sih sama nih anak, diam kaya orang patah hati aja, tapi tunggu Angga gak lagi galau kan," ucap Ilham dalam hati melirik sang sahabat.


"Kenapa loh liatin gue gitu?" tanya Angga.


"Ayo," ucap Angga.


Ilham dan Angga pun keluar dari dalam ruangan mereka, saat ini juga sudah menunjukan pukul 12 siang, pertanda kalau sudah waktunya makan siang.


Ke restoran biasa ya, gue lagi pengen yang enak-enak," ucap Ilham.


"Serah loh deh," ucap Angga.


Angga dan Ilham pergi ke restoran panganan mereka di jalan xx, Ilham yang mengendarai mobil Angga, sedangkan Angga diam saja sambil mengutak-atik ponsel miliknya.

__ADS_1


Tak berselang lama, mobil yang di kendarai Ilham pun memasuki parkiran restoran, Ilham dan Angga turun dari dalam mobil dan langsung masuk ke dalam restoran itu.


Tiba di dalam, pandangan Angga dan Ilham tertuju pada tiga gadis yang masi mengunakan seragam SMA di salah satu meja, ketiga gadis itu belum menyadari kedatangan Angga dan Ilham.


"Duduk di meja situ aja yuk," ucap Ilham dan Angga hanya menganggu kepala saja.


Lia yang duduk menghadap meja yang di duduki oleh Ilham dan Angga pun memberikan kode pada Amel dan Rara.


"Kenapa sih loh?" tanya Rara.


Amel dan Rara lalu melihat ke arah belakang, bersamaan Angga juga melihat ke arah meja yang di duduki oleh ketiga gadis itu, pandangan Angga dan Rara bertemu sesaat, tapi Rara dengan cepat membuang muka dan kembali melihat Lia.


Berbeda dengan Angga yang masi melihat Rara, walaupun hanya belakang gadis itu saja yang terlihat, Ilham yang duduk di dekat Angga pun mengikuti arah pandang Angga.


"Gak usah di liat terus," ucap Ilham membuat Angga kaget dan dengan cepat melihat Ilham.


"Udah pesan belum?" tanya Angga.


"Belum, ini baru mau nanya sama loh," ucap Ilham.


"Samain aja," ucap Angga.


"Oke," ucap Ilham lalu memanggil pelayan untuk memesan pesanan mereka.


"Ada apa sih sama gue, kenapa rasanya sakit banget liat dia buang muka, bukannya bagus dia gak gangguin hidup gue lagi," ucap Angga dalam hati melirik ke arah Rara, ini adalah pertemuan pertama mereka setelah hampir tiga bulan tidak berharap muka.

__ADS_1


Sedangkan Rara dan kedua sahabatnya asik menyantap makan siang mereka, selesai ujian tadi ketiganya pergi ke restoran itu untuk makan siang dan nongkrong saja.


__ADS_2