Cinta Yang Tertunda

Cinta Yang Tertunda
Menggantikan posisi ayah


__ADS_3

Namaku Merry Krisnadewi aku baru saja menamatkan kuliahku di sebuah perguruan tinggi swasta yang terkenal di negeri ini. Aku tinggal di Surabaya bersama ayahku, ibuku meninggal sewaktu aku SMP. Aku saudara sendiri.Selain aku dan ayahku disini juga ada seorang pembantu yang umurnya sudah cukup berumur yang selalu setia menemani kami sewaktu aku kecil. Aku tidak bisa memasak karena setiap hari pembantu rumah tangga kami selalu memasak untuk kami,aku tidak cukup punya waktu untuk memasak karena kesibukan aku sewaktu menjadi mahasiswa dulu. Beberapa kali ayahku selalu meminta aku untuk belajar memasak. dan bahkan dia menyuruhku untuk mendatangkan guru privat untuk mengajarkanku....tapi tetap aja aku tolak..karena aku rasa belum penting dan aku juga tidak punya waktu untuk itu. Ayahku merasa tidak suka kalau anak perempuannya tidak bisa memasak apalagi aku sudah tidak punya ibu dan pembantu rumah tangga kami sudah cukup tua dan kemungkinan dia tidak bisa terus bersama kami. ayahku seorang pengusaha properti walaupun tidak begitu besar tetapi penghasilan ayahku cukup untuk menghidupi kami berdua dan menggaji seorang pembantu. Semenjak Ibuku meninggal ayahku sangat menyayangiku. Dia tidak ingin menikah Lagi karena dia takut aku tidak bahagia dan tidak mendapatkan kasih sayang , disamping itu Ayahku juga masih sangat mencintai ibuku.


Disuatu malam disaat kami sudah selesai makan malam ayah mengajakku untuk duduk di Sofa di ruang tamu. Rumah kami tidak begitu besar tetapi cukup nyaman untuk kami huni dengan hanya berlantai satu. tetapi itu cukup membuat aku lelah untuk membersihkannya setiap hari sepulang aku dari kampus dulunya. Disaat kami sudah duduk Ayahku mulai membuka suaranya


"Mer....kata Ayahku


"Ya kenapa yah" aku mulai menyahut dengan penasaran.


aku melihat raut wajah Ayah mulai serius dan mulai berujar.

__ADS_1


"Nak....kamu sudah dewasa dan sudah lulus kuliah ayah rasa sudah sepantasnya kamu mengembangkan usaha properti ayah..karena ayah sudah cukup tua untuk bekerja, ayah ingin menikmati masa tua ayah dengan tidak banyak beban dan ayah rasa kamu pantas untuk mulai memikirkan masa depanmu Nak..dan ayah pikir siapa lagi yang akan melanjutkan usaha ayah selain kamu. Gimana sayang apa kamu mau ?


Aku mulai berpikir dengan perkataan ayahku dan aku rasa apa yang dikatakan ayahku cukup beralasan juga. aku pun mulai bicara


"Baik ayah aku akan coba..tapi aku mohon bimbingan ayah karena aku harus banyak belajar dari ayah " rengek aku dan dibalas anggukan oleh ayahku.." ya sayang itu pasti " jawab ayah sambil memelukku.


O ya satu lagi nak.." Ayah ku mulai berbicara lagi setelah melepaskan pelukannya


Aku mulai berpikir dengan perkataan ayah. Apa maksud Ayah mengatakan tentang sekretarisnya. Apa mungkin ayah ingin menjodohkanku dengan sekretarisnya.

__ADS_1


Ahhhhh.....perduli amat..kenapa aku berpikir kesana ya...


tapi apapun itu. aku sih nggak perduli. biarlah aku jalani saja..toh juga nggak ada salahnya kan aku kenal sama dia. biar bagaimanapun aku pasti harus bertemu dan bekerjasama dengan Mas Hendra yang menjadi sekretarisnya ayah.


'Ya baiklah yah...kita lihat nanti aja." Jawabku asal


" O ya mulai besok kamu sudah harus bangun pagi dan siap2 untuk pergi ke kantor bersama ayah. sekarang kamu sebaiknya beristirahat dulu. agar kamu tidak terlambat. " kata Ayah sambil berlalu meninggalkan aku sendiri


Aku pun beranjak dari sofa dan berjalan ke kamarku yang tidak jauh dari ruang tamu

__ADS_1


...


__ADS_2