
Deegggh
Amanda diam terpaku saat mendengar penuturan Andrew dia tidak menyangka bahwa ternyata apa yg tidak pernah dia duga akan dia alami, dia memang tahu bahwa merika akan menikah namun dia tidak pernah tahu kalau semuanya akan secepat ini.
Claudia berpikir apa memang sudah saatnya dia melepaskan masa sendiri nya lagi, walau dahulu pernah menikah tetapi dia yg merasakan seperti sama layaknya hidup sendirian namun berada disangkar emas.
Namun saat terlepas dari sangkar emas bukannya Claudia merasa Senang dan bebas tetapi dia merasakan hal yang berbida dengan kehampaan nya yg begitu mendalam akan rasa cintanya pada Andrew yg semakin mendalam.
"Sayang....
"Huhh?!! kenapa?!" Claudia menyahut semakin nampak kebingungan menatap Andrew yg melangkah sudah semakin dekat dengan dirinya.
"Kenapa?! apa kamu tidak senang?!" Tanya andrew sedikit khawatir dengan kejutan nya yg bisa saja akan gagal.
"Andrew apa yg kamu bicarakan..?!! aku hanya sedikit terkejut dengan apa yang terjadi!! Apa kalian semua sengaja melakukan ini dengan membohongi ku? kapan kamu bertemu dengan orang tua ku!!" Rentetan pertanyaan yg mulai memenuhi kepala Claudia mulai dia keluarkan.
"akhhemm...!! Andrew sejenak berdehem dan membenarkan posisi nya yg berdiri dihadapan Claudia "Sayang dengarkan aku, aku tidak bermaksud menyembunyikan sesuatu darimu apalagi hal sebesar ini.
Tetapi niatku baek sayang, aku hanya ingin melakukan hal yang berbida dari biasanya dan membuatmu terkesan dengan apa yang aku lakukan untuk mu" ucap Andrew menjelaskan agar Claudia tidak salah memahami dirinya.
"Dan aku sungguh sangat terkejut!!" sahut Claudia cepat, kini dia mengerti kenapa Aunty Amelia tiba-tiba kembali ada di negara kelahirannya dan memberikan dirinya Gaun yg begitu indah dan sangat mereputkan itu dengan sengaja membohongi dirinya dengan mengatakan bahwa tema pesta yg dia datangi memang seperti itu.
''Apa ini kenapa aku tidak tahu apapun?!!" putung Kevin yg terlihat begitu kesalnya tidak begitu senang, dia bahkan ingin memukul Andrew jika tidak ada para tamu disana, dia belum puas membuat Andrew kesulitan untuk bisa menikahi adiknya, namun tiba-tiba saja hari ini merika akan menikah bahkan para tamu undangan sudah berdatangan memenuhi ruangan Aula gedung.
"Hehehe... aku selangkah lebih maju didepanmu!! kekeh Andrew menertawai Kevin yg kebingungan sekaligus kesal karena ulahnya yg ternyata sudah diam-diam melamar adiknya.
Tiba-tiba saja Kevin memegang lengan Claudia dan ingin membawanya pergi begitu saja hingga membuat wajah andrew berubah masam seketika.
"_____"
__ADS_1
"Hahahaha siapa suruh mentertawakan calun kakak ipar sendiri!! tahu rasa kamu!!" ledek Roy bersama Davin yg mengikutinya dibelakang menghampiri merika Hingga membuat gelak tawa semua orang tertawa menertawai Andrew
"Sudah... sudah.... ayu sudah waktunya untuk Acara pernikahan jangan terlalu mengguda calun pengantin!!" Mama Nadila datang bersama sang suami Tuan Candra yg tersenyum penuh kebahagiaan tidak ketinggalan seluruh keluarga Andrew yg juga ada disana, bahkan Mama Melia langsung memeluk Claudia saat melepaskan lengan Tuan Geordan sang suami.
hanyaa Maura yg masih belum tiba karna jam penerbangan nya tertunda dan Masih dalam penerbangan.
Andrew tersenyum kembali memperlihatkan wajah meledeknya pada Kevin yg nampak tidak terima dengan kemenangan Andrew
"Ayu Sayang!" Andrew mengulurkan tangannya untuk membawa Claudia ke tempat dimana dirinya akan melangsungkan pernikahan dan disambut Claudia dengan memegangi uluran tangan Andrew.
"Sayang ini adalah akhir dari penantian panjang yang begitu lama aku tunggu, aku selalu berharap semoga setelah ini kita tidak lagi akan terpisah Aku sangat mencintaimu" Bisik Andrew ditelinga Claudia sambil terus mengganding nya menuju tempat dimana dia akan mengucapkan Janji sucinya.
"Kamu sungguh membuat ku kaget Andrew" ucap Claudia sambil terus tersenyum pada tamu yg terus memperhatikan merika berdua yg sudah semakin dekat dengan kursi dimana merika akan duduk dan setelah sampai Andrew membantu Claudia untuk duduk di kursi samping kursi Andrew akan duduk juga.
Setelah Andrew dan Claudia sudah duduk berhadapan dengan Tuan Candra semua orang nampak khusyu nya mendengarkan, Tuan Candra sendiri yg akan menikahkan putrinya sendiri dan itu membuat Andrew sedikit merasa gugup..
Andrew mencium kening Claudia begitu lembutnya hingga membuat semua orang yang ada merasa tersentuh akan apa yg merika lihat "Terimakasih Sayang kamu sudah mau menerima segala kekurangan yang aku miliki dan mau kembali hidup bersama dengan ku" ucap Andrew setelah melepaskan kecupannya.
Claudia hanya dapat tersenyum sampai saat ini dia masih belum percaya dengan apa yang terjadi saat ini seolah semuanya hanyalah mimpi baginya, baru beberapa hari yang lalu dia memberikan kabar bahwa sang Papa bertanya kapan Andrew akan menemuinya dan sekarang tiba-tiba merika sudah sah kembali menjadi pasangan suami istri.
"Akhirnya siduda tampan sudah melepaskan masa lajangnya Dengan sungguh-sungguh, kami turut bahagia untukmu subat..!!" ucap Roy menghampiri Andrew dan Claudia yg sudah selesai mengganti pakaian merika dengan gaun dan jas berwarna senada yg lebih simpel untuk Claudia kenakan, Andrew tidak mengadakan pelaminan karna dirinya sengaja ingin berbaur dengan para tamu yg hadir diacara merika.
"Ini tidak adil, aku belum puas menyulitkan dia!! aku tidak terima ini..!!" kesal Kevin yg menyahut
"Hahahaha.... Tapi apa boleh buat nyatanya adikmu sudah sah menjadi istriku lagi.. iya kan Sayang'' Andrew merangkul pinggang Claudia.
"Kamu menjebakku!!" ucap Claudia acuh pura-pura marah
__ADS_1
"Bagaimana mungkin..!! Sayang bukankah kamu sudah menerima lamaran ku hari itu? ingat sayang kamu jangan memungkiri nya" ucap Andrew memperingatkan Claudia sambil terus menatap wajah Claudia yg ada disampingnya
"Sepertinya Kepala ku habis terbentur pintu!" Sahut Claudia lagi hingga membuat gelak tawa semua orang yang ada bersama merika menertawakan Andrew Begitu saja.
"Sayang.... rengek andrew cemberut, ini hari bahagia nya namun teman-teman dan istrinya bahkan selalu menggudanya
"yayayayaya... aku berhenti..!!. sudah aku mau ketoilet dulu yah"
"Aku antar ya?!" Tawar Andrew
"Tidak perlu, kamu disini saja nanti tamu mencarimu" tolak Claudia
"Ya sudah kamu hati-hati ya Sayang''
"Hhmm...
Claudia berlalu pergi meninggalkan Andrew yg nampak dihampiri salah satu kolega Bisnis nya dan sesampai di toilet Claudia tidak sengaja dia berpapasan dengan Hery yg juga baru keluar dari Toilet Pria.
"Claudia..!!
"Hery kamu disini?!" tanyanya terkejut
"eemhh.. Mama mengajakku ke acara pernikahan anak temannya kami baru tiba disini, kamu sendiri kenapa ada disini?!" tanya Hery pada Claudia dia benar-benar kagum setiap kali bertemu Claudia dia merasa Claudia semakin cantik dan mempesuna bahkan malam ini dia sangat berbida dengan mengenakan Riasan dan Gaun yg membuatnya terlihat sangat Anggun dan elegan.
"Aku....
Prokkk Prokkk Prokkk
Tiba-tiba tepukan tangan seseorang yang mendekati merika menghentikan ucapan Claudia hingga membuatnya terperanjat Kaget saat melihat seseorang yang sudah sangat lama tidak dia lihat
__ADS_1
"Wahwahwah.... hebat sekali, aku hanya berniat ingin ketoilet dan tidak pernah ku duga akan bertemu dengan seseorang yang begitu ingin aku hilangkan dari muka bumi ini. kalian memang luar biasa ternyata!! jadi begini Hery kamu benar-benar memutuskan pertunangan kita dulu hanya untuk wanita kampungan ini kan?!" Tunjuk wanita yg nampak seumuran dengan Claudia menunjuk wajahnya, sungguh kehadiran wanita itu membuat mut Claudia berubah drastis.