
Selang beberapa lama....
dengan sedikit tergesa- gesa Ridwan menghampiri Pak Eko
" Maaf selamat pagi... bapak ingin bertemu dengan saya...." ucap Ridwan
" Anda pemilik cafe ini..? " tanya pak Eko
" Ya benar ...pak...." sapa Ridwan sambil duduk bersebelahan dengan Pak Eko
" Maaf dengan Bapak siapa.? " tanya Ridwan... pura-pura tidak kenal
" Saya Pak Eko..." ucap pak Eko
" Nama anda siapa?" tanya Pak Eko lagi
" Saya Ridwan pak.." ucap Ridwan
" Sebenarnya saya hanya ingin tau saja
siapa yang punya tempat ini karena
saya lihat cafe ini ramai pengunjung dan tempatnya juga nyaman dan strategis.." ucap pak Eko pura-pura
" OOO begitu " ucap Ridwan
'" Nak Ridwan mengelola sendiri tempat ini ? " tanya pak Eko
" Ya pak.... cuma dibantu oleh beberapa karyawan. " jawab Ridwan
" Terus orang tua... " tanya pak Eko lagi
__ADS_1
" Orang tua saya sudah bercerai sejak saya SMA pak... mereka meninggalkan saya seorang diri... sampai sekarang pun saya tidak tau dimana keberadaannya." ucap Ridwan lagi
" Terus bagaimana kamu bisa memiliki cafe seperti ini ? tanya pak Eko lagi
Ridwan pun mulai menceritakan kisah pahitnya dulu sampe dia bisa punya cafe seperti sekarang ini.
" Begitu ceritanya pak." ucap Ridwan mengakhiri ceritanya
" Apakah kamu sudah berkeluarga.?" tanya pak Eko lagi
" Belum pak'. jawab Ridwan
"Kenapa kamu belum berkeluarga ?" tanya pak Eko lagi
Ridwan diam sejenak dan berpikir
inilah saatnya saya harus menjelaskan perasaan saya kepada Merry biar Bapaknya tau.... habis ini terserah... apa yang akan terjadi... hanya ini yang bisa saya lakukan.
"Terus terang ini sangat sulit saya jelaskan pak." jelas Ridwan
" Apa wanita itu sangat berarti bagi kamu ," tanya pak Eko lagi
" Iya ..... ... dia sangat berarti bagi saya....... .. dia begitu keibuan..... saya menemukan sesuatu yang berbeda pada gadis itu.... saya sangat mencintainya.... dia mampu melengkapi semua yang hilang pada diri saya.... Pak...
tapi....... sayang...
kebahagiaan itu tidak mungkin lagi bisa saya dapatkan karena.......
sebentar lagi dia akan menjadi milik orang lain " ucap Ridwan lagi
"Siapa nama gadis itu.?" tanya pak Eko lagi karena dia ingin memastikan apakah anaknya yang dimaksud oleh laki - laki ini
__ADS_1
" Namanya.........Merry pak " jawab Ridwan
( Oooo ternyata benar tidak salah lagi ," pikir pak Eko )
"Baik.... ternyata benar dugaan saya." ucap pak Eko
" Maksud Bapak," ucap Ridwan sedikit kaget
"Begini....Merry yang anda katakan itu adalah anak saya....
kalo memang kamu benar- benar mencintai anak saya.... biarkan dia bahagia.... dan jangan sakiti dia lagi....
buktikan kalau memang kamu mencintainya.... kamu harus datang ke pernikahan anak saya sebagai saksi
bulan depan tanggal 15 tanggal pernikahannya...dan kamu harus datang lebih awal... kalau tidak kamu akan menyesal.." ucap pak Eko sedikit mengancam
"Dan satu lagi jangan katakan hal ini kepada anak saya......
ingat.....kalo memang kamu mencintai anak saya lakukan apa yang saya katakan. permisi," ucap Pak Eko sambil pergi
Ridwan diam sejenak dan berpikir....
Apa maksud semua ini..... kenapa saya harus datang ke pernikahan anaknya... apa sengaja dia ingin mempermalukan saya.....
terus kalo saya tidak datang apa yang akan terjadi.... kenapa dia mengancam saya...
lagian saya tidak boleh mengatakan ini pada Merry.... apa maksudnya....
Haruskah saya datang.....
aaghhhh .... kenapa bisa seperti ini bukannya lebih baik....... malahan tambah sulit....
__ADS_1
Aku tidak tau lagi apa yang harus aku lakukan... kecuali mengikuti keinginannya
mungkin memang ayah Merry tidak suka sama aku dan aku tidak pantas menjadi menantunya tapi haruskah seperti ini. caranya....