
Melihat sikap Andrew yg terkejut saat ini membuat Claudia yakin dan berpikir bahwa Andrew tidak tahu menahu tentang keadaannya sekarang dan hanya Kevin yg merawat dirinya "Terimakasih Derektur karena sudah merawat saya!" ucapnya lemah namun masih bisa didengar oleh Kevin.
"Panggil aku dengan sebutan kakak Claudia, mulai sekarang kamu adalah tanggung jawabku!" ucapnya sambil tersenyum
"Apa maksudmu? apa kamu bersungguh-sungguh dengan perkataan kamu tadi?!" ucapnya andrew mulai emosi lagi mentap tidak suka pada Kevin
"Andrew cukup!" Claudia memegangi lengan Andrew dengan tangannya yang masih menempel dengan jarum infus.
"Kamu membilanya?!" ucapnya tidak percaya dengan apa yg dia dengar dari mulut Claudia.
"Aku tidak membila Siapapun disini, aku hanya minta kamu tenang Andrew, tenanglah"
Claudia mencuba menenangkan Andrew semampu dirinya.
"Biarkan saja dia Claudia, biarkan dia melakukan apa yg di inginkan!" Sahut Kevin dan Claudia hanya bisa diam, karna dia juga sedikit merasa keciwa dengan sikap andrew yg sekarang seolah-olah tidak lagi peduli dengan dirinya.
********
Semenjak andrew mengetahui kondisi Claudia dia tidak ingin meninggalkan Claudia barang sebentar saja, bahkan dia selalu bersikap siaga jika Claudia membutuhkan seseuatu namun semua itu seolah tidak bisa Claudia terima, dia merasa masih keciwa dengan kebadian beberapa hari terakhir.
Sedangkan Kevin sudah kembali ke rumahnya menemui keluarga kecilnya dan saat memasuki rumah dia kaget saat melihat kedua orang tua nya sudah berada di dalam ruang tengah.
''Kapan mama papa tiba?!" ucapnya sambil menyalami tangan kedua orang tuanya
"Sudah satujam kayanya ya gak pah?" ucap sang Mama menyenggol suaminya yg sibuk bermain dengan cucunya.
"Oohh gitu... nggak biasanya Mama sama papa kesini biasanya juga Kevin sama sahara yg pergi kerumah papa Mama" Ucap kevin heran.
"Papa kamu mau ngumung sesuatu sama kamu nak, makanya kami kesini" Ucap sang Mama.
"memegang nya mau bicara apa papa?" ucap Kevin penasaran.
__ADS_1
"Apa kamu masih ingat dengan adik bungsu kamu yg pernah hilang? sejak saat itu hingga kini kita tidak lagi pernah menemukannya dan tidak tahu dimana dia berada"
"iya Kevin ingat pah, kevin sangat menyayangi Keyra dia sangat manja dengan Kevin dan itu juga karena Kesalahan Kevin yg membuat Keyra menghilang tidak menjaganya dengan benar'' ucapnya tertunduk sedih
"Jangan salahkan dirimu nak, semuanya memang sudah terjadi dan itu bukan murni Kesalahan kamu, semua juga salah Papa yg seharusnya tidak meminta kamu untuk menjaga adik kamu kala itu.
Papa Minggu lalu baru pulang dari Jogja dan saat turun dari pesawat papa melihat seorang gadis yg memiliki postur tubuhnya dan wajah yg sangat mirip dengan Mama kamu sewaktu muda, setelah hari itu Papa merasa tidak karuan dan terus kepikiran nak!
Papa perlu bantuan kamu untuk menyelidiki ini dan Papa perlu kepastian jelas apa dia adik kamu atau bukan"
"Lalu apa yg harus aku lakukan, bahkan aku tidak tahu bagaimana cara untuk menemukannya, bahkan Papa sendiri tidak memiliki betunjuk pasti dimana gadis itu berada!"
"Papa punya nak cuba kamu lihat ini" sang papa kemudian mengeluarkan selembar Foto lama Sang Mama sewaktu muda dan kemudian memperlihat Foto gadis mudah yg tengah berdiri disamping seorang pria yang tengah menunggu mengambil barang bawaannya, dan Foto itu terlihat dalam pusisi sangat jelas memperlihatkan wajah orang tersebut.
"Apa aku tidak salah lihat?!" ucapnya menatap lekat Foto Sang Mama dan gadis yg ada didalm foto baru diponsel sang papa dia sangat ingat saat setibanya Claudia dijakarta dia memakai baju itu saat tiba dirumah sakit
"Sayang bukankah ini Andrew Sahabat kamu?!" ucap Sahara menunjuk pria yang ada disampingnya Foto itu.
Kevin mentap lekat pada Foto yg ada diatas meja, pantas sedari awal melihat Claudia dia merasa ada yg berbida dan memiliki ikatan dengannya apa benar kalau Claudia adalah adiknya? jika benar itu adanya dia tidak akan pernah membiarkan adiknya sendiri lagi dan akan membawa nya pulang kerumah.
"Hhmm..!! ini Andrew Sayang... sahutnya
"Pa..?! aku perlu darah papa dan Mama, aku akan melakukan tes DNA Secepatnya!"
"Apa tidak terlalu terburu-buru nak? bagaimana kamu bisa mendapatkan darah gadis itu nanti?!"
"mudah.. karna saat ini dia sedang sakit aku akan memiliki banyak alasan untuk mengambil darahnya dan juga aku sangat mengenalnya pah!"
"Dia sakit? dia Kenapa nak?!" tanya sang mama khawatir
"Dia kelelahan mah, dia terlalu memaksakan diri untuk melakukan Operasi besar Hingga saat kami menyelesaikan Operasi dia jatuh pingsan dan tidak sadarkan diri, baru hari ini dia terbangun"
__ADS_1
"Ya tuhan.. semoga dia baek-baek saja" Nyonya Nadila merasa sedih dengan keadaan Claudia saat ini.
"Dia seorang Dokter?!" tanya sang papa, ada ketertarikan nya pada gadis yang dia curigai bahwa itu adalah anak bungsunya
"Hhmm... apa papa ingat Dokter muda wanita yang memiliki banyak pristasi mengesankan dan secara langsung direkomendasikan salah satu Universitas di Jerman untuk rumah sakit kita dia adalah orangnya Claudia Natasha!"
Tuan Chandra langsung menoleh dan menatap putranya tidak percaya dengan apa yang dia dengar "jika itu memang benar maka ini sungguh luar biasa, Gen papa sangat berkualitas!" ucap Tuan Chandra bangga
"Belum pasti pah, Claudia belum tentu adikku! kita tidak bisa langsung menyimpulkan bahwa Claudia adikku Sebelum kita mengetahui kebenaran nya dan asal Papa tahu Claudia juga bukan dari keluarga biasa papa nya adalah orang penting di pemerintahan sebelum beliau meninggal dunia bahkan memiliki perusahaan sendiri namun sungguh kehidupan Claudia berubah saat kedua orang tuanya meninggal dan menjadi yatim piatu"
"Apa?!! jadi selama ini dia hidup sebatang kara? bagaimana bisa dia hidup sendirian selama ini? dan bagaimana bisa dia bersekulah tinggi sampai ke Jerman?!" tanya sang Mama tambah terkejut.
Kevin mulai menceritakan kehidupan Claudia sesuai apa yg diceritakan Andrew Sebelumnya pada dirinya, bagaimana usaha Claudia meliwati masa sulitnya kebangkrutan perusahaan dimana Keluarga orang tuannya tidak mau menerima keberadaan nya dan bagaimana perjuangan Claudia bekerja untuk memenuhi kehidupan sehari-hari dengan bekerja paruh waktu sehabis pulang sekulah. hingga mengikuti setiap tes Biasiswa hingga akhirnya dia mencapai kesuksesannya sekarang Kevin dengan sengaja menyembunyikan ceritanya bersama Andrew dulu untuk saat ini pada kedua orang tuanya sebelum mengetahui kejelasan bahwa Claudia adiknya atau bukan.
"Ya Tuhan pah!! kalau gadis ini benar-benar putri kita sungguh kita orang tua yg gagal sampai anak kita mengalami hal sangat memprihatikan Seperti ini" tangis Nyonya Nadila terisak sambil mendengarkan perkataan Kevin.
"pa Mama sangat yakin bahwa dia adalah Keyra putri bungsu kita pa!!
Papa harus cepat menyelidiki ini jangan menunda-nunda lagi Mama tidak mau anak kita terus merasa sendiri dan tidak ada yg peduli dengan dirinya, Selama ini kita hidup bergelimang harta serba berkecukupan! tapi apa artinya Semua ini jika anak-anak kita selama ini menderita!"
"Iya mah papa tidak akan lagi menunda ini, Mama tenang saja Papa pastikan secepatnya kita akan mengetahui semuanya"
Semenjak hari itu Kevin lebih perhatian terhadap Claudia bahkan dia dengan Secara khusus selalu membawakan makanan untuk Claudia yg berangsur membaik dan mulai memberikan perhatian lebihnya, tanpa Claudia tahu bahwa simpel darah yg diambil kevin dari Claudia bukan untuk pemeriksaan penyakit melainkan tes DNA
"Kevin!!
"ada apa?!" ucapnya ketus pada Andrew yg menghampiri dirinya
"Apa maksudmu tentang semua ini? apa otakmu kamu sudah terbalik! Kau tahu aku sangat mencintai Claudia dan kau sadar kamu sudah memiliki keluarga, sikap kamu yg sekarang tidak layak untuk kamu lakukan, jangan bermain api Kevin!" marahnya pada Kevin menahan diri agar tidak memukulnya Seperti tempu hari.
"ini bukan urusanmu! dan iya jika kamu hanya ingin mempermainkan perasaan nya saja lebih baek kamu tidak lagi perlu untuk menemuinya, aku bisa mengurusnya Tanpa bantuan kamu!" ucapnya acuh
__ADS_1
Andrew ternganga setelah mendapat perlakuan dingin dari Kevin yg seharusnya dialah yang marah akan sikap Kevin begitu peduli dengan wanitanya sekarang, sungguh Andrew tidak mengerti kenapa tiba-tiba Kevin sangat perhatian dengan Claudia bahkan sikapnya sangat lembut.