
Setelah pertemuanku dengan Bapak Jeremy yang merupakan rekan bisnisku Aku mulai memikirkan apa yang harus aku lakukan...
" O ya... penyamaran.... .. kurasa hanya ini salah satu cara..." pikirku
**************
Keesokan harinya di kediaman pak Eko..... sekitar jam 10 pagi.
Tok ..tok... tok.."
" Ya sebentar..." ucap bi Inah
" Selamat pagi nona...." ucap bi Inah setelah melihat ada seorang wanita berdiri didepan pintu
" Maaf.... selamat pagi......eee ...bisa saya bertemu dengan Bapak pemilik rumah ini " ucap wanita itu.
" Maaf anda siapa ya...? " tanya bi Inah lagi
" Saya.....eeee ..o ya... saya .. temennya Nona Merry... tetapi saya ingin bertemu dengan ayahnya. " jawab wanita itu terbata-bata
" Baik.... silahkan masuk nona... silahkan duduk.... mohon tunggu sebentar... saya panggil majikan saya dulu.," ucap bi Inah lagi.
" Ya.... terimakasih." jawab wanita itu
__ADS_1
Tidak lama kemudian
" Selamat pagi...." ucap pak Eko
" Selamat pagi Pak....maaf saya mengganggu pagi anda." ucap wanita itu
" Ya... nggak apa-apa.... anda siapa ya...terus apa keperluan anda menemui saya." ucap Pak Eko lagi penasaran.
" Begini pak.... saya Indah..... saya temennya Merry... saya diminta sama Merry untuk mengurusi catering... karena katanya waktu dekat ini dia mau nikah....tapi.... saya diminta untuk menemui Bapak... karena.... Bapak yang akan menentukan tanggal pernikahannya
" OOO begitu... baiklah.. rencananya bulan depan ......untuk akad nikahnya tempatnya disini saja... terus untuk resepsinya baru kita akan sewa tempat " ucap pak Eko.
" Tapi...maaf....pak ....kalo saya lancang..." ucap wanita itu
" Maaf sekali lagi... Saya tidak bermaksud mencampuri urusan pribadi keluarga Bapak. Tapi sebelumnya ijinkan saya menyampaikan sesuatu ke Bapak..." ucap wanita itu lagi
dia sangat mencintai Bapak.. melebihi kebahagiaannya sendiri....
dia rela melakukan semuanya... untuk kebahagiaan bapak.... bahkan dia rela mengorbankan perasaannya sendiri untuk bapak....
karena dia tidak mau kehilangan bapak...dia mau menikah dengan orang yang sama sekali tidak dia cintai.semata-mata hanya ingin membahagiakan Bapak...
Sebenarnya dia ingin memberikan kesempatan kepada bapak untuk mengenali lebih jauh orang yang selama ini dia cintai. tetapi itu sudah tidak mungkin lagi karena keputusan Bapak...
__ADS_1
Sekali lagi saya minta maaf pak.... dan tolong jangan katakan kepada Merry kedatangan saya ke sini karena dia tidak mau Bapak tau masalah ini...... tolong Bapak pertimbangkan apa yang saya katakan... karena saya tidak tega melihat dia selalu menangis setiap menceritakan masalah ini dengan saya " ucap wanita itu lagi.
" Apakah Anda tau... orang yang selama ini dia cintai ?". tanya pak Eko
" Ya saya tau pak.... . Namanya Ridwan.....dia pemilik Cafe dekat kantornya Merry.......dia teman SMPnya Merry. " jawab wanita itu lagi
" Baiklah..." ucap pak Eko
" Kalo begitu saya permisi dulu... pak selamat pagi.' ucap wanita itu lagi sambil bangkit dari tempat duduk.
***********
Selang beberapa lama... Pak Eko masuk ke kamarnya dan keluar lagi dengan berpakaian rapi....
Dia menyetop taksi dan setelah memberi tahu alamat yang harus dituju sopir taksii pun melajukan mobilnya menuju alamat yang dituju
Di Sebuah cafe
Pak Eko mencari tempat duduk yang nyaman... seorang waiter pun menghampirinya...
" Selamat Siang Bapak...ini menunya pak
...silahkan Bapak lihat..." sapa waiter itu
__ADS_1
" Boleh saya bertemu dengan pemilik cafe ini." tanya pak Eko
" Boleh pak.... mohon ditunggu sebentar " ucap waiter itu lagi.