Cinta Yang Tertunda

Cinta Yang Tertunda
Malam pertama


__ADS_3

" Kamu kemana sayang....?" ucap Ridwan setelah aku sampai di kamar


" Aku ke kamar ayah tadi.... kamu kan nggak bawa baju ganti jadi aku pinjamin baju ayah.... nggak apa-apa kan.." jawabku sambil menyodorkan baju ke Ridwan.


" Nggak apa-apa sayang... makasih ya kamu istriku yang perhatian banget... aku sayang banget sama kamu Mer..." ucap Ridwan sambil mencium pipiku


"Aku juga sayang kamu Rid.." ucapku.


" Aku ganti baju dulu ya.." ucap Ridwan


Aku pun mengangguk


"Rid.... aku nggak tahu kenapa Ayahku bisa merencanakan ini ya.? " ucapku setelah kita berbaring ditempat tidur


" Aku juga nggak ngerti...?" tapi....." jawab Ridwan


" Tapi apa....." tanyaku penasaran


" tapi kamu jangan marah ya.... please " kata Ridwan lagi


" Ya.... aku nggak marah kok asalkan kamu jujur sama aku." ucapku lagi


" Sebulan yang lalu aku sempat datang kesini... menyamar... jadi cewek..


" Ahhh jadi cewek... kamu.....kok... bisa apa kamu sudah gila." ucapku tidak percaya


" Aku gila sama cintamu sayang.... aku sudah nggak tau lagi apa yang harus aku lakukan untuk mendapatkanmu... aku tidak mau kehilangan kamu dan aku juga tidak ingin membuat Ayahmu sakit jadi ya begitulah" ucap Ridwan


" Sampai begitunya... kamu lakukan itu untukku... Maafin aku...ya... aku sayang sama kamu Rid..." ucapku lagi sambil mencium. pipinya


" Aku juga sayang kamu... sayang..


" Terus maksud kamu apa....? " tanya ku lagi


" Aku hanya ingin menjelaskan ke ayahmu bahwa aku sangat mencintaimu... tapi aku bingung bagaimana caranya Aku bertemu dengan ayahmu.... kalo aku datang sebagai Ridwan... pastilah ayahmu akan marah dan mengusirku... malahan nanti ayahmu sakit lagi..


jadi aku berpikir lebih baik aku menyamar menjadi perempuan saja biar ayahmu tidak curiga ." cerita Ridwan panjang lebar sampai dia cerita... kalo ayahnya sampai datang ke kafenya..dan memintanya untuk datang ke pernikahan. Dan akhirnya tanpa diduga malahan dia yang menjadi pengantinnya

__ADS_1


" Jadi gitu ceritanya..." ucapku lagi


" Ya sayang..... awalnya aku tidak mau datang ke pernikahanmu.... karena aku tidak mau sakit hati melihat orang yang aku cintai bersanding dengan orang lain....


tetapi entah mengapa.... aku punya keberanian untuk datang... walaupun terpaksa...


Dan pas aku datang... aku kaget....kok tidak ada pengantin laki-lakinya ...terus ayahmu juga. menyuruh aku duduk di sampingmu.. aku tambah nggak ngerti... tapi setelah ayahmu bicara... aku merasa seperti mimpi... kalo aku yang menjadi pengantin laki-lakinya


" Terus terang aku nggak menyangka sama sekali aku bisa menjadi suamimu sayang.... aku sangat mencintaimu sayang..." ucap Ridwan sambil posisinya sudah berada di atasku sekarang


Dia mencium bibirku dengan lembut... awalnya biasa.. tapi lama- lama dia ******* dengan ganas...


Dia melepaskan ciumannya karena kita sama-sama kehabisan nafas...


," Sayang.... aku ingin melakukannya sekarang... aku nggak bisa menahannya lagi... apa kamu sudah siap sayang..." bisikannya di telingaku membuat aku terangsang...


" Ya sayang.... tapi pelan-pelan..ya... aku belum pernah melakukannya." ucapku


" Ya sayanggg.....


Akkhhhhh...Akkhhhhh ...akkhhhhh


Ayolah sayang....berdesahlah.... aku suka desahaamu... aku mencintaimu sayang....


dia m********t mulutku lagi.... terus turun lagi ke dua gunung k*******u... benar-benar nikmat sekali. ...aku nggak pernah merasakan ini sebelumnya.


Tangan Ridwan mulai nakal...dia menurunkan tangannya sampai me******kan tangannya ke a*****al sensitifku ..


Akkhhhhh... Akkhhhhh... desahanku


lagi - lagi kenikmatan yang luar biasa yang aku rasakan... aku merasa bahagia sekali..


tanpa kusadari Ridwan sudah membuka semua pakaianku. tubuhku yang polos tanpa sehelai benang pun.....dan Ridwan pun.mulai melepaskan semua pakaiannya...


" Sayang.... kita akan memulainya sekarang... kamu tahan ya sayang.... Ridwan mulai m********n j"*******nya yang sudah dari tadi mengeras ingin mendapatkan lubangnya..


Aakkhhhh. Rid...perih...

__ADS_1


Ya sayang.... aku pelan-pelan...ya...tahan sedikit... nanti pasti akan terasa enak..


Akhirnya plakk ada sesuatu yang pecah...


dan ada bercak darah keluar.....


Akkhhhhh Rid.....


"Masih perih... sayang " ucap Ridwan


Sedikit.... sayang...


Ridwan mulai memaju mundurkan ju*****nya dengan pelan-pelan


Sampai akhirnya sesuatu yang luar biasa aku rasakan... kenikmatan yang luar biasa...


Akkhhhhhhhhhhhhhhhhh...... desahan panjang kita berdua


" Sayang.... ini luar biasa... banget... terimakasih ya sayang... kamu sudah menjaganya untukku.... aku sangat bahagia sekali sayang..." ucap Ridwan sambil mencium mukaku bertubi tubi


" Aku juga Rid..... ini pengalaman pertama buatku... kamu telah membuatku bahagia... aku juga senang sayang..." ucapku tanpa malu-malu


" Apa kamu menikmatinya sayang....,," ucap Ridwan lagi


" Ah.. kamu.. aku jadi malu..." ucapku sambil menutup mukaku...


" Sayang... kamu tidak perlu malu sama aku


aku ini suamimu sayang ," ucap Ridwan sambil melepaskan tanganku


" Lagi yuk... aku nggak cukup sekali.


Belum sempat aku menjawab.... Ridwan sudah m********at bibirku.... lagi dan lagi..


akhirnya adegan panas itu pun terulang kembali....


aku sangat menikmati permainan suamiku... aku bahagia sekali malam ini...

__ADS_1


__ADS_2