
Saat Andrew ingin mengatakan sesuatu dia kembali menutup mulutnya saat getaran di ponselnya terus bergetar, dia mengernyitkan keningnya saat melihat nama Kevin yg tengah menghubungi dirinya.
"Katakan..?!!
"Andrew Claudia menghilang... saat aku ingin membawanya pergi dan meninggalkan nya sebentar dikamar dia tiba-tiba menghilang!!" terdengar suara tersengal prustasi dan kekhawatiran yang didengar Andrew dari seberang panggilan
"Cepat temukan dia Kevin dia bisa melakukan hal diluar pemikirannya!! tolong cepat temukan dia!!" Andrew segera mematikan panggilan nya dan ingin beranjak pergi meninggalkan Mansion kediaman lama dengan langkah Cepat nya tanpa menghiraukan siapapun lagi.
"Andrew... apa yg terjadi nak?!" Aunty Amelia berusaha mengejar Andrew yg sudah ungin memasuki mobil miliknya
"Claudia menghilang Aunty, aku takut dia akan bertindak diluar kendalinya!! saat ini pikirannya tidak jernih"
"Astaga apa lagi ini?! Andrew aunty ikut... setelah mendapat anggukan dari Andrew Kemudian Aunty Amelia langsung bergegas naek kedalam Mobil..
.
.
.
.
Kevin berlari sekencang mungkin menuju atas atap, dia benar-benar merasa kehilangan akal sehatnya saat melihat Claudia yg terus berjalan menuju Atap saat melihat rekaman Video Cctv dan alangkah terkejutnya dia saat melihat Claudia yg tengah duduk ditepian atap yg jika terpelisit sedikit saja dia akan langsung jatuh kebawah hingga kehilangan nyawanya, Kevin menghentikan langkahnya dan mulai berjalan perlahan mendekati Claudia yang masih menatap kosong kedepan tanpa bergerak
Saat jarak Kevin tinggal satu meter lagi Suara halus Claudia membuat nya menghentikan langkahnya Begitu saja "Kenapa aku?!" ucapnya terdengar begitu lirih dan nemilukan bagi siapapun yang mendengarnya walaupun Kevin masih belum tahu dengan jelas apa yg terjadi dengan adiknya, tapi dia tahu pasti sesuatu yang sangat besar telah menimpa adik kesayangannya itu.
"Sayang dengarkan kakak, turunlah kita bisa bicara baek-baek Sayang..yah?!" Kevin mulai mencuba melangkah menuju Claudia namun perkataan Claudia yg terakhir membuatnya seakan-akan tidak bisa bernafas dan terjatuh dengan rasa sakit yg luar bisa.
__ADS_1
"Aku lelah!!"
"Tidak... jangan katakan itu Sayang, apa kamu sudah tidak lagi menyayangi kami? apa yg akan terjadi jika kamu pergi kamu adalah segalanya bagi kami jangan pernah berpikir melakukan hal yang akan merugikan kamu sayang apa kamu sudah lupa bagaimana perjuangan kamu selama ini untuk menggapai cita-cita menjadi seorang Dokter?!
Tidak ada sahutan apapun dari Claudia dia hanya diam tak bergeming dan saat dia ingun berdiri tiba-tiba saja kakinya terpelisit dan membuat Claudia tidak seimbang dan jatuh.
"TIDAKKK..!!!!
Kevin langsung menangkap tangan Claudia yg tergantung, semua orang berteriak ketakutan saat melihat adegan itu walau bagaimanapun gedung itu sangat tinggi jika seseorang jatuh dari sana dipastikan orang itu tidak akan selamat dan langsung meregang nyawa ditempat.
"Bertahanlah kakak akan menarikmu keatas!" Kevin berusaha untuk menarik Claudia yg nampak diam saja tak bergeming, namun tiba-tiba saja pegangan sebelah tangan nya terlepas dan itu hampir membuat Claudia jatuh, dia masih belum menyadari apa yg sedang terjadi bahkan guncangan dalam jiwanya mampu menghilangkan rasa takut Claudia akan ketinggian menghilang begitu saja.
"Dapat..!!!
tiba-tiba saja tangan besar dan kukuh menangkap dan langsung bisa menarik kembali Claudia keatas saat merika sudah bisa membawanya jauh dari tebing atap, Claudia langsung jatuh kedalam pelukan hangat yg begitu sangat dia kenali dia mendungak menatap wajah Andrew yg ternyata tengah memeluk dirinya.
"Ya sayang ini aku" sahut Andrew tersenyum sambil bernafas lega karena tepat pada waktunya saat dia tiba dia terus menciumi wajah Claudia tanpa henti dengan rasa ketakutan didalam hatinya akan benar-benar kehilangan, Andrew benar-benar merasa akan kehilangan akal sehatnya saat melihat pemandangan dimana Claudia yg tergantung pada tebing atap dengan Kevin yg mencuba untuk mendapatkan nya dia merasa lege setelah dapat mendengar suara Claudia kembali menyebutkan namanya kembali.
Tubuh Claudia tiba-tiba melemah dan jatuh pingsan setelah Tidak lama, beruntung nya Andrew sedang memeluknya erat "Kevin dia pingsan, apa yg terjadi?!" Andrew mulai panik
"Dia hanya Syuk Andrew.. ayu bawa dia kembali kekamar kalian, disini sangat panas"
"Hhmm.." kemudian Andrew mengangkat tubuh Claudia dan melangkah meninggalkan atap bersama Kevin Aunty dan para anak buahnya yang juga ada disana, kevin sendiri sekarang mulai merasa lega dengan kehadiran Andrew dia tahu Andrew sangat berarti bagi adiknya hanya dia yg mampu menenangkan Claudia.
Saat Andrew meletakkan Claudia diranjang dia duduk sejenak menatap wajah sayu Claudia yg nampak sangat pucat "Sayang sadarlah kamu tidak harus seperti ini,......
itu hanya dimasa lalu aku tidak akan marah atau mencela kamu apapun yang terjadi.
__ADS_1
Aku tahu segalanya tentang masa lalu kamu dan itu bukan salahmu, yg menjadi korban disini adalah kamu, kamu adalah orang yg tersakiti tidak seharusnya kamu melakukan hal sebodoh itu Sayang.
kamu istriku apa kamu Begitu tega Hingga ingin meninggalkan aku sendiri..hhmm?!!kamu segalanya untukku Sayang, tidakkah kamu mengerti itu, setiap saat aku selalu mengatakan bahwa kamu adalah segalanya untukku kau duniaku bagaimana mungkin kamu ingin meninggalkan aku begitu saja?!!"
Andrew terus mengusap lembut pipi Claudia punggungnya bergetar hebat manakala Dadanya terasa berdenyut sakit melihat Claudia nya yg biasanya Begitu sangat kuat berubah rapuh dan lemah Seperti ini.
"Andrew biarkan aku memberikan suntikan untuknya, aku tidak ingin hal yg sama terulang lagi… lebih baek untuk sementara aku memberikan obat penenang dulu untuknya"
"Hhmm..
"Lebih baik kita bawa dia pulang saja, di rumah lebih aman daripada tempat ini.
resekunya sangat besar disuni aku takut dia akan berbuat nekat lagi Andrew"
"Hhmm... aku akan membawanya pulang kemansion kami Kevin"
"ya itu lebih baek... aku sarankan kamu lebih banyak meluangkan waktu untuk melakukan pendekatan kepada Claudia agar dia mau bicara dan terbuka untuk mu.
pase Trauma pada seseorang yang mengalami guncangan hebat sangat rentan bagi merika untuk berpikir mengakhiri hidup merika dan dominan merika akan lebih menutup diri merika terkadang merika selalu suka menyendiri, ajak dia terus berkomunikasi dengan mu sebisa mungkin saat dia sudah sadar Andrew" Kevin menepuk pundak Andrew memahami bagaimana perasaan Andrew saat ini dia belum tahu pasti apa permasalahan yang terjadi namun dia yakin Andrew tidak akan melakukan lagi Kesalah yg akan menyakiti atau menghianati adiknya.
dia yakin semua ini adalah campur tangan orang lain yg berusaha memisahkan Andrew bersama Claudia jika tidak bagaimana bisa orang itu mempengaruhi Claudia hingga sampai mengalami perubahan drastis.
Andrew kembali kemansion miliknya bersama dengan Aunty Amelia yg tengah memangku Kepala Claudia diatas pahanya, Andrew memutuskan bahwa Aunty Amelia yg akan menjaga Claudia jika dia sedang ada urusan bahkan dia sudah mengkonfirmasi bahwa tidak ada satu orangpun yang boleh menjenguknya kecuali Kedua orang tua nya dan kevin.
itu artinya Andrew menyabotase bagi siapa saja dari keluarga Geordan untuk datang kemansion miliknya, tidak ada yg tahu bahwa saat ini ada pertengkaran hebat yg terjadi dikediam lama Keluarga Geordan bahkan Kakek Tetua mengurung diri didalam kamar nya sendiri.
"Sedari awal aku sudah menulak ini Melia, kamu bersikeras melakukannya dan kamu lihat apa yang terjadi sekarang?!! dia telah menghancurkan pernikahan Putra kita satu-satunya dalam hitungan jam!!" Tuan Geordan melimpahkan segalanya pada sang istri akan kemarahannya yg tidak dapat lagi dia bendung sejak kepergian Andrew yg pergi begitu saja setalah mendapat kabar bahwa Claudia menghilang.
__ADS_1
Sedangkan Nyonya Melia hanya tertunduk lemah dalam isak tangisnya dipinggiran ranjang tempat tidur meratapi yg Sedang terjadi haru ini.