
Setelah menceritakan apa yg terjadi pada adiknya Keyra Davin dan Kiara mulai mengerti sekarang, namun apa yang menjadi pertanyaan merika saat ini adalah bagaimana bisa Keyra berubah menjadi Claudia? itulah yg masih menjadi teka teki yg merika harus pecahkan dan bagaimana caranya memberi tahu Claudia nanti agar dia tidak terkejut.
"Aku ingin kalian tetap merahasiakan identitas Claudia dulu untuk saat ini" ucap Kevin
"Bagaimana dengan Andrew dia berhak tahu!" Ucap Davin sedikit khawatir dia takut jika terus merahasiakan ini Andrew akan semakin salah paham tentang merika berdua.
"Biarkan dia tidak tahu dulu, aku ingin tahu sejauh mana dia serius dengan adikku! sudah cukup dia terus bermain terakhir kali! dan yg kemarin dia sudah benar-benar keterlaluan sampai adikku jatuh sakit, aku tidak akan membiarkan mereka bersama jika sampai Andrew berbuat yg lebih menyakiti adikku lagi lebih dari ini" ucapnya dingin
"Wooooo.. bendera perang dari sang kakak mulai berkibar!! matilah kau Andrew jalan mulus yg kamu lalui akan menjadi penuh lubang dan paku yang menghadang jalanmu!" kekeh Kiara mencairkan suasana yg agak panas
"Jadi kamu akan menganggap aku paku yang akan mengempiskan ban Andrew?!" tanya Kevin melirik Kiara
"Yaa Mungkin!" ucap Kiara mengacungkan kedua tangannya dengan dua jari visnya
Kevin diam sejenak kemudian dia berucap "ide bagus..!!"
"____"
"Hahahaha... semua orang tertawa terbahak-bahak menertawakan istilah Kiara dan menanggapi perkataan Kevin yg siap menjadi penghambat hubungan Andrew Sahabat nya
*******
Claudia tidak kembali ke dalam Kamar rawat miliknya melainkan naek keatas atap gedung rumah sakit, dia duduk dengan pandangan Kosongnya menikmati udara yg nampak mendung panggilan Kevin untuk dirinya dengan sebutan adik membuatnya merasa hangat didalam hatinya, sejak kecil ia tidak pernah mendapatkan kasih Sayang selain dari kedua orang tuanya bahkan dari saudara atau pun keluarga Orang tuanya tidak pernah dia dapatkan, bahkan saat merika meninggalkan dunia dengan kejamnya merika meninggalkan dirinya dan tak ada yang mau mengurusnya Claudia juga tahu bahwa perusahaan orang tua nya bukan bangkrut melainkan diambil alih oleh saudara papa nya.
"Aku memang hanya anak angkat yg merika pungut saat dijalan, Tetapi mereka sangat menyayangi ku hingga akhir hayat merika! Mama papa Claudia rindu kalian, tidak bisakah Claudia bertemu barang sebentar saja? Claudia sangat lelah Mah, kenapa Mama dan papa tidak membawa Claudia pergi saja saat kecelakaan itu terjadi? kenapa Mama menyelamatkan Claudia dan mempertaruhkan Nyawa Mama?!"
"Hee...heee..heee!!!!"
__ADS_1
Claudia terus menangis sambil memeluk tubuh nya hingga akhirnya hujan turun dengan derasnya membasahi seluruh tubuhnya hingga basah kuyup namun seakan tak tergerak dengan hujan deras yg menerpa tubuhnya, Claudia terus diam tak bergerak dalam isak tangisnya yg semakin membuatnya merasa langit pun ikut bersedih akan rasa kesepian yang cukup lama dia lewati Sendirian.
"Tuhan aku tidak tahu apa yang aku rasakan saat ini, tapi aku ingin menjadi egois! aku ingin Kevin lah yg menjadi Kakak ku dan semua keluarga nya adalah Keluarga ku! sungguh aku berdoa akan hal itu aku sangat iri dengan keluarga merika yg begitu harmonis! aku ingin menjadi bagian dari merika hanya itu Tuhan!!! teriak Claudia dalam tangisnya yg terdengar begitu memilukan rasa sepi yg begitu lama menyelimuti hati nya terasa begitu menyayat hati bagi siapa saja yg mendengarkan.
Setelah beberapa jam berlalu dan puas meluapkan isi hatinya Claudia kembali kekamarnya dengan tubuh menggigil basah kuyup bahkan bibirnya yang sudah berubah membiru masih dia bisa tahan dengan mata yg mulai membengkak karena terus menangis.
"apa yg terjadi?!" Andrew terperangah saat keluar dari ruangan sang kakek saat melihat Claudia yg terlihat ingin kembali kedalam kamarnya dengan keadaan yg sudah sangat berantakan bahkan tubuhnya basah kuyup.
Bukannya menjawab Claudia malah berlalu pergi meninggalkan Andrew, dia enggan meladini Andrew yg menurutnya hanya berpura pura peduli dengan dirinya.
"Sayang?!"
"Andrew tinggalkan aku sendiri! aku perlu waktu" ucap nya lemah tanpa mau menoleh menatap Wajah Andrew kebelakang
"Tidak!! aku tidak akan meninggalkan kamu sendirian, apa sebenarnya yang terjadi?!"
Setelah beberapa menit berlalu Claudia keluar dari kamar mandi dengan rambut basahnya dan baju yg sudah diganti "Kemarilah aku akan mengeringkan rambutmu Sayang'' ucap Andrew melambaikan tangannya
Tanpa mengatakan apapun Claudia hanya menuruti perintah Andrew dan duduk di sofa disamping Andrew yg saat ini tengah duduk menunggu dirinya.
"Aku heran kenapa kamu tiba-tiba berubah baek denganku?!" tanya Claudia yg tengah membelakangi Andrew.
Andrew menghentikan gerakannya yang tengah mengusap rambut basah Claudia dengan handuk dan mendekati Claudia lebih dekat lagi"Apa yg Kamu pikirkan? Kau kekasihku bagaimana mungkin aku tidak peduli dengan mu" ucap nya lembut
"Bukankah kamu menyalahkan aku atas apa yg terjadi dengan Kakek?!"
"Kau tahu Sayang, Kakek adalah segalanya untukku dia adalah pahlawan dalam hidupku, Kakek adalah orang yang paling dekat denganku, aku sangat terpukul dengan apa yang tengah menimpa dirinya kala itu dan membuat aku tidak bisa berpikir jernih.
__ADS_1
akubtidak bermaksud apapun, aku sadar tidak seharusnya aku berprilaku seperti itu denganmu mengabaikan kamu tanpa perduli dengan kesehatan kamu yg memburuk bahkan saking lalainya aku tidak menyadari hal buruk telah menimpa kamu disaat kamu tengah berjuang untuk kelangsungan hidup kakek.
Aku minta maaf karena sudah mengabaikan kamu dan membuat pernikahan kita kembali tertunda Sayang aku sungguh menyesal" Andrew memeluk erat tubuh Claudia yg ada didepannya dia menumpahkan semua isi hati dan penyesalan yang mendalam terhadap perilakunya selama ini.
"Lalu apa aku bagimu?!
"Sayang aku tidak bisa membandingkan kamu dengan Kakek seberapa besar aku menyayangi kalian, tapi aku tahu dan sangat yakin!! kamu adalah Jodoh yg tuhan kirim untukku, yg akan menemani diriku dimasa tua nanti dan menjadi ibu terbaek untuk anak-anak kita kelak.
Aku sangat mencintaimu karna aku tidak pernah merasakan hal sebesar ini dalam hatiku, rasa takutku akan kehilangan kamu!" Andrew mencuba meyakinkan Claudia sebisa dan semampu yang dia bisa lakukan.
"Jangan mengulang kembali!" hanya itu yang dapat keluar dari mulut Claudia saat ini dia sadar sebesar apapun Kesalah Andrew dia tidak akan mampu bertahan lama untuk terus merasa keciwa dengan nya rasa cintanya terlalu besar dari pada rasa keciwa yg dia miliki sekarang.
"Aku dimaafkan?!" tanya andrew girang
"tergantung!! pada seberapa besar kesungguhan kamu mendapatkan maaf dariku!" ucapnya menahan senyumnya
Cup
"Lalu aku akan terus mencuba meyakinkan bahwa Claudia Natasha tidak akan lagi marah pada Pujaan hatinya ini!" Merika tertawa selepas bercanda sungguh Andrew sendiri sangat merindukan hal ini saat bercanda dengan Wanitanya.
Setelah terlalu lama bercanda tanpa merika sadari merika tertidur pulas di atas sofa dengan Andrew yg memeluk tubuh Claudia begitu erat, hal yg begitu Andrew sukai sebelum Claudia menghilang saat kecelakaan yang menimpa dirinya dulu.
Ceklek
Seseorang tiba-tiba saja muncul dan masuk kedalam ruangan Claudia, rasa geram tiba-tiba saja muncul di kepala seseorang yang tengah masuk itu.
"Ckckck... beraninya dia tidur dengan adikku!!"
__ADS_1
''jika saja tidak akan mengagetkan adikku yg tertidur pulas kau akan aku Seret Andrew!! kesal Kevin yg melihat Andrew begitu nyaman tidur Sambil memeluk Claudia dalam pelukannya.