Cinta Yang Tertunda

Cinta Yang Tertunda
kepiting rebus


__ADS_3

"Hhmmm.. Keyra mengerti mah, terima kasih" Claudia memeluk Mama Nadila dia sudah merasa tidak canggung lagi dengan sang Mama hingga tanpa meminta ijin dia langsung memeluk sang Mama sebagai penenang hati nya.


"Iya Sayang... ingat jangan lagi kamu sampai berpikir seperti itu, Andrew mungkin akan Sangat terluka jika dia tahu bahwa kamu berpikir tentang dirinya seperti itu sayang, itu sama saja kalau kamu tidak percaya dengan dirinya selama ini.


Mama hanya ingin mengingatkan jangan sampai karna rasa trauma kamu dimasa lalu kamu meragukan ketulusan nya hingga membuatnya benar-benar pergi dari kamu dan membuat kamu menyesali nya Setelah Andrew benar-benar telah pergi dari kamu"


"hhmm... Claudia mengerti mah"


"Sayang bisakah mulai sekarang kamu memakai nama Keyra saja?!" tanya Mama Nadila sedikit ragu.


"Terserah Mama saja, tapi jika suatu hari Mama mendengar Andrew memanggil Keyra Claudia Mama jangan marah ya, mama harus tahu Andrew mengenal Keyra sebagai Claudia bukan Keyra Meyriska yg sekarang anak seorang Kunglumerat" kekehnya


"Yayayayaya... ngumung-ngumung sejak kapan kalian saling mengenal Sayang, kamu belum Cerita tentang hubungan kalian"


"Hehehehe... Mama akan terkejut jika tahu bagaimana hubungan Keyra dengan Andrew Sebelumnya, tapi yg jelas kami sudah saling mengenal saat Keyra masih kuliah dulu hingga sekarang"


"Ternyata cukup lama yah?! dan ya kamu harus menceritakan tentang kisah cinta kalian sama Mama nanti"


"Iihh Mama apaan sih, ngga ada yg spesial mah biasa aja"


"Hahahaha... lihat wajah kamu yg merah itu Sayang Andrew pasti akan sangat senang jika dia tahu kalau kamu saat ini sangat malu"


Claudia hanya bisa menutupi wajahnya yg merasa malu dan berlalu pergi meninggalkan sang Mama yg tertawa terbahak-bahak melihat Tingkah dirinya.


"Sayang besok kamu ikut Mama yah, keacara temen Mama yg kemarin Mama bilang?!" teriaknya Mama Nadila pada sang putri.


"Iya....


Keesokan harinya Claudia Seperti biasa akan pergi meninggalkan Mansion menuju rumah sakit dan tentunya Andrew yg menjemput nya, dan bahkan sikap Andrew semakin posesif terhadap dirinya.


"Sayang nanti kamu pulang aku jemput yah?!" tanya Andrew sambil melepaskan setbel nya


"Eemhh.. Sepertinya kamu tidak perlu Andrew, aku pulang dengan kak Kevin saja! Mama meminta ku untuk menemani nya keacara temannya dan Mama meminta untuk mengambil pesanan Mama dibutik langganan merika"


"Kenapa tidak denganku saja?! aku bisa mengantar kamu Sayang?! Aku tidak suka jika nanti ada yg mencuba mendekati kamu" Andrew menyandarkan punggungnya disandaran bangku mobilnya nampak tidak senang karna tidak akan Bisa menjemput Claudia.


"Hay..... biarkan saja merika, kenapa kamu memikirkannya?! aku milikmu dan aku tidak akan pernah membiarkan mereka mendekati Claudia mu ini!!" ucapnya membujuk Andrew

__ADS_1


"Kamu Janji?!" Senyuman Andrew kembali terbit


"Ya aku janji... memangnya kapan aku pernah berbohong dengan mu?!"


"Sering...


"hhahh... Kapan?!!"


"Kamu sering lari dariku Sayang!!" ucapan Andrew berhasil membuat Claudia terdiam


"____"


"Maafkan aku Andrew... aku terlalu takut jika nantinya sampai terjadi sesuatu dengan kamu, kau tahu bukan kamu bahkan pernah terluka sebelumnya karnaku dan aku hanya takut hal yg sama terulang lagi!" ucapnya lembut sambil mentap Mata Andrew


"Kamu tidak perlu merasa bersalah dan minta maaf Sayang, aku hanya meminta agar kamu tidak lagi lari dariku! Kau tahu sendiri bukan Kemana pun kamu pergi meninggalkan aku tetap saja aku akan menemukan kamu, tapi ingat Sayang jika kamu pergi lagi aku jamin aku akan menjadi perjaka tua jika kamu terus melakukan hal itu tolong kasihanilah priamu ini yg sudah semakin hari semakin tua!!" Andrew nampak memelas menatap wajah sendu Claudia


"___"


"Astagaaaaa.... aku baru sadar ternyata Calun Suamiku ini sudah tua yah?!" Claudia nampak terkikik sendiri


"Sayang walau aku tua aku masih tampan bukan?!" lihat bagian sisimana wajah tampan Calun Suami kamu ini yg sudah tidak menarik lagi dimatamu?!" Andrew memposisikan dirinya sendiri dengan mengarahkan tubuhnya pada Claudia dan menatap nya begitu lekat hingga membuat Claudia merasa sangat malu dan memirah akan tatapan matanya Andrew pada dirinya yh membuat Claudia salah tingkah akan pesona Andrew.



"_______"


dia benar-benar merubah kadar Mut Claudia hingga membuat dirinya cemberut, dia terus tertawa terbahak-bahak melihat wajah Claudia hingga satu Cubitan berhasil membuat Andrew terdiam.


"Sakit sayang!" ucapnya tetapi masih ingin tertawa lagi.


"Siapa suruh mentertawakan ku?!! kesalnya


"Sayang... aku hanya..


Tok tok tok


Tiba-tiba ada yg mengetuk kaca jendila mobil Andrew, saat melihat siapa yg tengah berdiri tepat disamping pintu Mobil Andrew sedikit kaget dan menurunkan kaca Mobilnya.

__ADS_1


"Apa kamu akan tetap disini?! lihat jam berapa sekarang, apa kamu menjadi tidak disiplin lagi setelah bersama dengan nya?!" tunjuk Kevin pada jam dipergelangan tangannya sambil menatap sinis terhadap Andrew.


"______"


"Kevin jangan Memarahinya!!" sahut Andrew dingin dia tidak suka dengan sikap Kevin walau dia tahu sekarang Kevin adalah kakak kandung Claudia


"Aku sedang tidak marah, aku hanya ingin mengingatkan dirinya!! dan kau harusnya kamu mengingat dia tentang tanggung jawabnya bukan nya kamu juga ikut lupa waktu!!" ucapnya begitu datarnya


"Hay...Kau tidakkah kamu sadar bagaimana kamu bicara?! kenapa kamu sangat dingin denganku"


" Sudah-sudah Andrew sebaiknya kamu pergi keperusahaan kamu bukan?!, aku juga harus kedalam pekerjaan ku sudah menunggu" Claudia melerai perdebatan dua sahabat yang nampak sama-sama saling melimpar perkataan.


"Hhmm... Nanti kamu hati-hati ya Sayang, jangan sampai terjadi sesuatu dengan mu disana!" pesan Andrew mengingatkan Claudia kembali agar menjaga dirinya.


"Iya kamu juga hati-hati ya!" kemudian Claudia turun dari mobil Andrew dan menghampiri Kevin, Kevin tersenyum melihat Claudia yg mendekatinya dan langsung mengganding pinggang Ramping Claudia meninggalkan Andrew yg nampak kesal melihat Kevin yg tersenyum puas melihat kekesalannya.


"Sial..!!!! Ternyata dia sengaja ingin memanas manasiku!! Okey lihat saja nanti malam siapa yg akan menang kamu atau aku Kevin?!" gumam Andrew sambil menendang nendang stir mobilnya dengan pergelangan tangannya walaupun Andrew tahu status Kevin yg ternyata adalah kakak kandung Claudia tetap saja Andrew cemburu dengannya.


"Apa Mama sudah memberi tahu kamu?!" tanya Kevin sambil berjalan memasuki rumah sakit.


"Hhmm.. Kakak yg akan mengantar ku kebutik dan Acara teman Mama bukan?!"


"Betul sekali!!" ucap Kevin sambil mengusap rambut Claudia sampai berantakan hingga gelak tawanya menggema dilurung rumah sakit, banyak para pegawai yg melihat itu dan tidak sedikit orang yang merasa tidak suka melihat interaksi Antara Claudia dan Kevin karna merika sebagian tidak tahu siapa Claudia bagi Kevin.


.


.


.


"Beutique Amelia?!!" tanya Claudia kaget saat merika sampai dibutik


''hhmmm... ini salah satu cabang butik Aunty Amelia Keyra, apa kamu terkejut?!" ucapnya sambil tersenyum melihat tingkah Claudia.


"Iya aku tidak pernah tahu Aunty Amelia sesukses itu, bahkan memiliki cabang-cabang dimana-mana"


"Bukankah Aunty juga berdarah indo?! dan dia juga memiliki keluarga disini"

__ADS_1


"eemmhh iya aku tahu!" Claudia berlalu masuk kedalam Butik dia berharap akan bertemu Aunty Amelia disana


__ADS_2