
Beberapa kali Andrew masuk kedalam Air dan kembali naek kepermukaan Air dia tidak menduga hal seperti ini akan terjadi, dia terus mencari sekitar melihat kekiri dan kemanan tetapi tidak jua menemukan apapun kemudian seperti sebelumnya kembali lagi masuk kedalam Air.
Saat Andrew kembali kepermukaan dia tertegun saat melihat seseorang yang tengah duduk santai di atas kapal dengan senyuman mengembang menatap dirinya penuh kemenangan.
"Kamu.... apa yg kamu lakukan?!"
"Harusnya aku yg bertanya, apa yg kamu lakukan didalam sana?!" Ejek Claudia mengibaskan bajunya yang basah
"Sayang kamu mengerjaiku!!" Andrew kembali berenang mendekati kapal dengan wajah datarnya "Ayu bantu aku naek"
''huhhh... ada tangga disana kamu bisa naek sendiri, bukankah kamu yang bercebur sendiri?!" ucapnya acuh tak acuh
"Sayang aku lelah.. kamu membuatku hampir kehilangan tenaga karena terus berenang mencarimu!"
Claudia mendengus kesal dan beranjak berdiri dia melangkah mendekati tangga dan mengulurkan tangannya untuk menyambut tangannya Andrew
"Ayu Naeklah"
Andrew tersenyum menyeringai saat mendapati Claudia mengulurkan tangannya, kemudian dia mengambil tangan Claudia dengan pelan saat dia sudah memegangi tangan nya dengan erat Andrew secara mengejutkan tangannya "Aku tidak selemah itu Sayang'' ucap Andrew tersenyum lebar dalam sekejab dia sudah menarik Claudia hingga kembali terjatuh kedalam Air bersama.
"Aaahhh......!!!
Andrew terus memeluk tubuh Claudia Saat merika jatuh kedalam Air, dia begitu puas karena sudah dapat membalas kejahilan istri nya itu...
"Kamu curang!!" Keluh Claudia saat merika sudah berada diatas kapal kembali dia selalu berada selangkah dibelakang Andrew jika saat berdebat atau melakukan apapun apalagi jika mengerjai Istri nya Andrew tidak tanggung-tanggung dia akan dengan senang hati membuat Claudia murka dan merajuk setelahnya dia akan membujuknya dengan berbagai macam cara.
__ADS_1
"Aku tidak... kamu tidak terlalu kuat dan lemah sehingga tidak mampu menahan tubuh Suamimu ini" elak Andrew menyangkal
"Ya terserah... kemudian Claudia berlalu pergi melangkah menuju kamar didalam kapal itu dan mengganti pakaiannya yg basah dia begitu kesal dan ada senyuman diwajahnya saat mengingat ingin memakai pakaian itu untuk membuat Andrew cemburu, tetapi pada akhir nya dia terkurung dikapal itu dan tidak bisa kemana-mana.
Claudia menikmati pemandangan indah sambil bertingger ditepian kapal dia sungguh tidak percaya dengan apa yang dia lihat dia hanya bermimpi pergi ke pulau itu dan menikmati waktunya untuk bersantai saat dirinya berlibur nanti, dia melihat gambar-gambar tempat itu dia mulai menyukai namun dia tidak pernah menduga tempat itu akan sebegitu bagus untuk dijadikan tempat untuk menenangkan dirinya.
Claudia sempat termenung sejenak, dia berpikir bagaimana jika pulang nanti mau tidak mau dia akan bertemu dan bertatap muka dengan Maura dia takut hal serupa akan terulang lagi dia kehilangan kendali atas dirinya sendiri, bagaimanapun Maura Adalah adiknya Andrew dan sekarang merika sudah menjadi saudara ipar maka itu artinya cepat atau lambat merika akan bertemu kembali, tanpa Claudia tahu Andrew telah memutuskan bahwa untuk kedepannya dia tidak akan lagi membiarkan istrinya bertemu keluarganya teruma Maura.
"Apa yg kamu pikirkan?!" Andrew melihat Claudia yg nampak diam lagi, dia yakin Claudia kembali memikirkan hal kemarin itulah yg dia khawatirkan dia takut itu akan mempengaruhi dia lagi yg membuat Claudia untuk berpikir meninggalkan dirinya.
"Tidak ada... sahut Claudia menoleh pada Andrew yg ada disampingnya, Andrew menghembuskan nafas lemahnya setelah mendapat jawaban yg tidak dia harapkan
"Aku minta maaf atas apa yg telah Maura lakukan dengan mu, dulu dan sekarang" Andrew tertunduk lemah da tidak pernah berharap hal seperti ini akan terjadi oada merika terlebih Adiknya lah yg menjadi sumber masalah pada istrinya dulu.
aku tidak pernah tahu bahwa dia adalah adikmu jika aku tahu aku tidak...
Andrew langsung membungkuk dan membungkam mulut Claudia dan menarik pinggang nya agar semakin dekat dengan dirinya, dia tidak ingin mendengar perkataan Claudia yg mungkin akan menyakiti hati nya dan membuatnya terluka, Claudia sendiri menyadari sikap Andrew itu... "Aku tidak akan pernah berpikir dua kali saat itu Andrew jika aku tahu bahwa kamu adalah kakak dari wanita yg menjadi sumber dimana aku begitu terluka dan jatuh dititik terendahku aku harus menjalani hidup dengan Pria yg tidak pernah aku kenali dan terpisah dari Pria yg pernah aku cintai, kamu tidak salah apapun disini Andrew hanya saja kau adalah kakak dari Wanita yg aku benci karna telah menindas ku dimasa lalu" gumam Claudia dalam hatinya dia mentap sayu mata Andrew yg hitam pekat dia dapat melihat luka yg dalam menyertai didalam mata hitam pekat Suaminya
Claudia tersengal saat Andrew melapaskan kecupannya hingga membuat merika berdua tersengal menghirup udara sebanyak mungkin "Aku tidak ingin lagi mendengar kata perpisahan Sayang" ucap Andrew serak sambil menyandarkan wajahnya dileher Claudia menenangkan diri
"Aku takut setelah ini kamulah yg akan meninggal kan aku, dia adikmu dan aku...
"Dia bukan adikku... sahutnya memutung perkataan Claudia hingga membuatnya terdiam, dia tidak pernah menduga bahwa Andrew akan mengatakan hal sekejam itu dengan mudahnya.
__ADS_1
"Andrew apa yg kamu katakan?! jangan hanya karna aku kamu memutuskan hubungan dengan keluarga mu sendiri" ucap Claudia lemah
"Aku berbicara kenyataan, dia hanya anak yg dipelihara oleh Mama tapi dia tidak pernah mensukuri segalanya dan tidak tahu terimakasih" Andrew terlihat begitu datar saat mengatakan itu Claudia dapat merasakan kedinginan dari mata hitam pekatnya
"Apa maksudmu?!"
"Dia bukan adikku... mama memungut dia saat masih kecil, ibunya dulu pernah mencuba membunuh Papa karna terobsesi dengan papa dan berniat ingin melenyapkan mama, namun bukannya mama yg celaka melainkan dirinya sendiri yg terjebak kedalam perangkap nya sendiri hingga dia kehilangan nyawanya, Mama tidak tega membiarkan anak itu yatim piatu dan mengambil keputusan untuk menjadikan nya anak.
Papa sangat melarang keras akan niat mama saat itu, tetapi Mama bersikeras untuk menolong dan merawatnya.
Tapi kamu lihat sendiri bagaimana sikapnya bahkan dia mewarisi perilaku ibunya dimasa lalu dengan membuatmu terluka begitu dalam dan sekarang hal yg sama dia cuba lagi lakukan ingin memisahkan kita bukan?! aku tidak pernah menyukai nya sedikitpun sejak dia datang kekediaman lama rumah seperti neraka bagiku, aku hanya anak tunggal dan tidak memiliki adik ataupun Kakak kandung"
Claudia tercengang saat mendengar penuturan Andrew dia tidak pernah menyangka bahwa hal itu akan terjadi dan Andrew dapat menebak dengan benar apa yg telah di lakukan oleh Maura pada istrinya terlebih lagi kenyataan bahwa Mayra bukan adiknya membuktikan saat dimana organ-orang melihat bagaimana sikap asli Maura dimanapun dia berada.
"Kamu....
"Aku tahu semuanya Sayang, aku tidak akan pernah membiarkan hal itu terjadi aku tidak akan membiarkan dia sampai membuat kita terpisah" Ucap Andrew mantap kemudian dia menggendung Claudia dan membawanya ke arah dalam kapal.
"Kamu mau membawaku kemana?!"
"melanjutkan seseuatu yg tertunda" Andrew langsung melangkah tanpa berhenti dia tidak ingin lagi membahas tentang itu untuk saat ini, dia sengaja menjauhkan Istrinya dari kota dan menyendiri jika merika terus membahas itu segalanya mungkin tidak akan berubah.
Karna itulah Andrew ingin menikmati dirinya sendiri dengan menghabiskan waktu bersama dengan istri tercintanya, samoai batas waktu yg audah dia tentukan pastinya
__ADS_1