Cinta Yang Tertunda

Cinta Yang Tertunda
Ayahku kena serangan jantung


__ADS_3

"Ayah..... tolong yah.... aku nggak bisa yah.... ayah... jangan paksa aku yah " sontakku sambil terus memohon dan sujud di depan Ayahku


" Tidakkk.... keputusan ayah... sudah bulat " sentak ayah dengan keras.


"Baiklah..... kalau itu keinginan ayah ....mulai hari ini ayah tidak akan bertemu aku lagi..... aku akan pergi dari sini.... untuk apa aku punya ayah yang tidak sayang lagi denganku" sentakku sambil berdiri dan pergi meninggalkan ayah.


Tapi tiba-tiba.....


"Dbbugggggg.....


Om.....om .... bangun.....om....


terpaksa aku membalikkan badanku


" Ayahhhh.......ayah kenapa yah... ayahhhh . bangun...yahhhh..


" Mas........ tolong antar ayah ke rumah sakit..mas" ucapku panik


"Ayo..." ucap Mas Hendra sambil mengangkat tubuh ayah yang sudah tidak sadarkan diri.


Dalam perjalanan... aku terus menangis..


aku sangat menyesali apa yang sudah aku lakukan kenapa aku bisa seperti ini...


Oh. Tuhan... tolong selamatkan Ayahku.... aku tidak mau kehilangannya... aku sangat menyesal telah berkata kasar kepada orang yang selama ini sudah menyayangi dan menjaga ku...


Aku tidak punya siapa- siapa lagi di dunia ini jadi tolong jangan kau panggil dia..... aku mohon ya Tuhan.... aku berjanji aku akan menuruti semua keinginannya asalkan jangan kau panggil dia Tuhan " doaku dalam hati sambil menangis dan tetap memeluk ayahku


Sampai dirumah sakit ayahku langsung dibawa ke ruang UGD....dan kami tidak diizinkan untuk masuk..

__ADS_1


Setelah beberapa lama kami menunggu.... akhirnya dokter yang menangani ayahku keluar...


" Dok..bagaimana keadaan ayah saya dokter ", tanyaku penasaran dengan harap- harap cemas.


" Sementara ini keadaan pasien belum stabil... pasien kena serangan jantung... tetapi masih dibilang ringan.... tapi saya minta untuk sementara waktu... tolong jangan membuat dia beban dulu untuk mencegah sesuatu yang tidak diinginkan." sahut dokter.


" Jadi untuk sementara biarkan pasien beristirahat dulu karena kondisi beliau yang harus banyak istirahat " ucap dokter lagi


"Baik dok.... terimakasih dokter" ucapku


" Kalau begitu saya permisi dulu" ucap dokter lagi


"Ya silahkan dokter.... sekali lagi terimakasih dok " ucap Mas Hendra


" Dik.... mas antar kamu pulang ya... kamu mandi dulu dan sekalian kamu bawa beberapa baju ganti ." ucap Mas Hendra


Aku diam sejenak......benar juga apa yang dikatakan mas Hendra....


Aku pun beranjak dari tempat duduk dan Mas Hendra mengikutiku.


Setelah aku mandi dan menyiapkan beberapa baju ganti untuk ayah dan untuk diriku juga untuk jaga-jaga... Mas Hendra kembali mengantarkanku ke rumah sakit


tapi sebelumnya dia mampir dulu ke tempat makan untuk memesan makanan yang akan dibawanya ke rumah sakit.


Beberapa menit kemudian kami pun tiba di rumah sakit


Mas Hendra mengajakku pergi ke taman yang berada tidak jauh dari ruang UGD.


" Dik..... sebaiknya kamu makan dulu." ucap Mas Hendra sambil menyodorkan sebungkus nasi yang dia beli sepanjang perjalanan tadi.

__ADS_1


" Aku belum lapar Mas. " ucapku


" Dik.... kamu harus makan... walaupun cuma sedikit......nanti kamu sakit... kalo kamu sakit siapa yang akan mengurus Ayahmu ", ucap Mas Hendra sedikit memaksa


" Ayolah dik...... kamu nggak boleh seperti ini... kamu harus kuat.' ucap Mas Hendra lagi.


" Ya mas......" ucapku lemas sambil mengambil nasi yang sudah disodorkan sedari tadi oleh mas Hendra


Setelah selesai makan kami pun beranjak dari situ dan kembali menuju depan ruangan dimana ayahku dirawat.


Kami diam cukup lama dengan pikiran kami masing-masing.


Sesekali Mas Hendra bangkit dari tempat duduknya dan kembali lagi duduk disebelah ku.


" Mas....." ucapku memecah kesunyian


"Ya..... kenapa dik " jawab Mas Hendra


" Apa mas sudah menghubungi ibu mas. kalau mas ada disini " ucapku lagi


" Sudah.... tadi pas mas menunggu kamu dirumah..mas menghubungi ibu dan ada salam juga dari ibu untuk kamu..." ucap Mas Hendra


"Dik..... sebaiknya kamu beristirahat dulu biar Mas yang menjaga ayahmu " ucapnya lagi sambil memegang bahuku.


" Tidak mas.... tidak apa-apa... aku tidak apa-apa..." ucapku


" Kamu jangan memaksakan dirimu dik... kesehatanmu lebih penting... kamu istirahat disini saja biar mas yang jaga kamu disini " ucapnya lagi.


" Baiklah mas.... nanti kalo ada apa-apa tolong bangunkan aku ya Mas. " ucapku lagi sambil merebahkan badanku di kursi panjang.

__ADS_1


" Ya....." jawab mas Hendra.


"


__ADS_2