Cinta Yang Tertunda

Cinta Yang Tertunda
CANTIK


__ADS_3

Benar saja saat Claudia masuk kedalam butik terlihat seorang wanita paruh baya yg terlihat masih cantik dan nampak lebih muda dari usianya.


"Aunty..??!!"


Claudia berlari kecil sambil memanggil Aunty Amelia yg terlihat sedang melihat-lihat koleksi gaun buatannya "Hallo Sayang apa kabar kamu?!"


"Claudia Baek Aunty!! Aunty kenapa tidak memberitahu Padaku kalau Aunty akan kemari?!'' tanya Claudia cemberut


"Bagaimana Aunty bisa memberi tahu kamu?! bahkan kamu tidak meninggalkan nomer ponselmu pada Aunty bahkan kamu pergi begitu saja Saat itu"


"Maafkan Claudia Aunty, Claudia hanya merasa tidak nyaman untuk terus mereputkan orang-orang yg ada disekitar Claudia" Sesal Claudia menunduk


"Hay... apa yg kamu katakan?! bukankah kita Keluarga bagaimana bisa kamu berpikir seperti itu?! bukankah Keluarga memang harus saling membantu dan memberikan dukungan kepada keluarganya disaat merika sedang dalam masalah?! ayu sudah cukup cepat kamu pakai Gaun ini dan bersiap kamu sudah hampir kehabisan waktu, bukankah kamu akan pergi ke suatu tempat?!" ucapan Aunty Amelia sesukses membuat Claudia menepuk dahinya terkejut karna sudah melupakan tujuan nya datang kebutik itu.


"Ya Claudia hampir lupa Aunty" dia segera mengambil Gaun yg diberikan Aunty Amelia untuknya tanpa melihat terlebih dahulu seperti apa Gaun yg akan dia kenakan.


Saat Claudia sudah mengganti Bajunya dan dirias dia sedikit terkejut saat melihat pantulan dirinya sendiri didepan kaca, ini sungguh bukan seperti dirinya sendiri seperti biasanya.


Walaupun dia sudah mengganti steel nya yg dulu menjadi lebih berkelas namun hari ini sungguh membuat dirinya sendiri hampir tidak mengenal dirinya yg dulu suka selalu berpenampilan biasa dan tentunya hanya pakain yg bermodalkan pasaran dan murah,


Dunia Claudia seolah jauh berbanding terbalik dengan dirinya dahulu.


Claudia mengusap buliran bening yang berada di sudut matanya dia tidak ingin terlihat Cengeng saat ini.


"Aunty..?!!" Panggilan Claudia suntak membuat Aunty Amelia dan Kevin langsung menoleh ke asal suara hingga membuat merika tertegun melihat Claudia yg terlihat begitu berbida dari biasanya.


"Pervek...!!!! Kamu memang yg terbaek dari yang terbaek Sayang!!" puji Aunty Amelia senang dengan apa yg dia lihat saat ini.


"Aunty cubit aku?!! apa dia benar-benar adikku sakarang?!" Tanya Kevin yg begitu terkejut saat melihat Adiknya yg benar-benar sudah berubah menjadi layaknya seorang bangsawan Yg sangat Cantik.

__ADS_1


"Tentu saja dia adikmu..!!! ini malam spesial Okey!! jadi Aunty tidak akan membiarkan kekurangan apapun" Ucap Aunty Amelia Begitu Senang nya, Claudia masih belum menyadari bahwa ternyata dia akan mendapatkan kejutan yang mungkin tidak akan terlupakan oleh nya seumur hidupnya, begitu pula dengan Kevin dia tidak mengetahui apapun saat ini, yg dia tahu hanyalah sang Mama memintanya untuk mengantarkan sang adik kesuatu Acara.


"Ini hanya acara biasa Aunty?! kenapa Aunty membuat adikku seolah akan melangsungkan pernikahan mendadak!" ucap Kevin terkekeh


"Husss diamlah!! kamu lihat saja nanti apa yg akan kamu lihat nanti.. Okey?!!" ucap Aunty Amelia menepuk pundak Kevin...


"Hhhmm....


"Aunty apa ini tidak berlebihan?! bukankah kita hanya akan pergi keacara teman Mama, lalu kenapa aku harus berdandan berlebihan seperti ini aku seperti mengenakan Gaun untuk menikah bukan untuk pergi kepesta?!" pertanyaan Claudia membuat Aunty Amelia sedikit gugup.


"Temanya memang seperti ini Sayang!!" ucap Aunty Amelia sambil mengusap keringat dingin yg ada dikening nya dia berusa sebaek mungkin agar tidak dicurigai dan Claudia mau memakai gaun yg sudah disiapkan jauh-jauh hari itu.


"Ayu Keyra biarkan saja kamu sudah siap bukan?! kamu sangat Cantik hari ini, lalu ayu kita berangkat!!" Kevin menekuk lengannya agar Claudia berpegang pada lengannya agar dia tidak terjatuh karna dia mengenakan Gaun yg Begitu panjang dengan Hils tinggi nya.


Claudia menyambut uluran tangan dari Kevin dan berpegangan sampai menaeki Mobil nya, Sedang kan Aunty Amelia langsung mengambil ponselnya.


"Merika sudah berangkat bersiaplah!" ucapnya sambil tersenyum lebar Begitu girangnya.


"Baek.... kamu cepat kemari!!" Sahut orang diseberang panggilan kemudian merika memutuskan panggilan.


Tidak berselang lama Claudia dan Kevin tiba ditempat tujuan merika yg ternyata tempat itu adalah hotel termewah milik Andrew, Kevin membawanya meliwati Lift yg berbeda dengan para tamu yang dia lihat mulai memasuki Lift, Claudia sedikit merasa heran dengan tatapan orang-orang yg berpapasan dengan dirinya bahkan ada yg mengucapkan selamat kepada dirinya.


"Kak kita akan kemana?!" Tanyanya menoleh pada Kevin yg ada disampingnya menatap bingung.


"Kita lewat jalan yg berbida Keyra, bukankah kita adalah tamu VVIP?! Mama meminta kita untuk menunggu diruangan khusus kakak juga tidak tahu pasti kenapa Mama melakukan itu" ucapnya sambil terus tersenyum menatap jalan yg ada didepan merika hingga akhirnya merika tiba di satu Ruangan dan Saat merika sudah masuk nampak Sahara dan Kiara ada disana yg nampak mengenakan Gaun yg sama sedang duduk manis diSofa sambil cekikikan.


"kalian juga disini?!" Tanya Claudia melangkah menuju sang kakak ipar dan Kiara


"hhmmm... kami juga di undang" Sahut Kiara dan menariknya agar ikut duduk bersama merika.

__ADS_1


Tidak berapa lama kemudian Mama Nadila datang masuk kedalam ruangan dia tersenyum saat melihat putrinya yang tercinta terlihat begitu cantik dan anggun dengan Gaun yg dia kenakan dengan Riasan rambutnya yg disanggul lunggar, dia teringat dirinya semasa muda dulu yg begitu mirip dengan Claudia.


"Ayu sudah saatnya kalian keluar, Kevin kamu bawa adikmu bantu dia untuk berjalan seperti nya dia keriputan dengan Gaunnya!!" kekeh Mama Nadila.


"Hhmm... Lalu bagaimana dengan istriku mah?!" tanya Kevin melirik Sahara yg nampak Cuek dengan dirinya.


Mama Nadila juga ikut melirik pada Sahara dan tersenyum "biar dia sama Mama"


Saat Kevin membawa Claudia masuk kedalam ruangan dimana pesta yg disebutkan sang Mama dia sedikit heran saat melihat dekurasi Nya yg lebih duminan seperti akan melangsungkan pernikahan bukan layaknya perta ulang tahun pernikahan dan lebih terkejut lagi Kevin dan Claudia Melih tertulis dengan jelas bahwa itu adalah pernikahan Andrew Geordan dan Keyra Meyriska.


Claudia dan Kevin saling menatap bingung merika sendiri tidak ada yg tahu apa sebenarnya yang terjadi saat ini.


"Kak apa aku salah membaca?!" tanya Claudia begitu pulusnya, kepintaran nya Seolah menghilang begitu saja bersamaan dengan keterkejutan nya.


"Tidak... sepertinya kakak juga membacanya dengan jelas" sahut Kevin.


Tiba-tiba seseorang datang menghampiri mereka dan mempersilahkan Claudia untuk duduk di tempat yang sudah disediakan, Kevin dan Claudia saling menatap satu sama lain, namun kemudian merika tetap mengikuti apa yg dikatakan orang tersebut.


Saat merika mengikuti langkah orang yang menunjukkan tempat dimana merika akan duduk Claudia terpaku saat melihat seseorang yang tengah berdiri dengan kedua tangannya dimasukkan ke dalam kantong celananya sambil menatapnya dengan tatapan lembutnya dan penampilan nya yg berbida dengan toksedo berwarna putih senada dengan Gaun yg dia kenakan membuat Claudia hampir kehilangan akal sehatnya ingin segera memeluk Prianya dan membawanya pulang tak rela melihat wanita disekitarnya yang terus mencuri pandangan merika pada Prianya.


Tak berbida dengan Claudia, Andrew bahkan lebih tak kalah terkejutnya saat melihat Wanita nya yg begitu berbida dari biasanya bahkan Gaun yg dia kenakan semakin membuat kecantikan nya terpancar begitu jelas, Andrew tersenyum puas saat dia melihat pilihan nya sangat Cucuk ditubuh indah Claudia hingga membuat andrew sedikit salah tingkah melihat Wanitanya.


"Cantik!!"


Satu kata yg mampu keluar dari mulutnya Andrew dalam diam terpakunya dia Terus menatap Claudia hingga akhirnya merika saling berhadapan.


"Andrew.. kau disini?!"


"Hhmm.... ya Sayang, apa kamu sudah siap?!" tanya Andrew hingga membuat Claudia dan Kevin yg ada disampingnya merasa bingung dengan perkataan Andrew.

__ADS_1


"untuk apa?!"


"Ini hari pernikahan kita Sayang" Andrew tersenyum lebar ketika mengatakan hal itu pada Claudia yg terilihat sangat terkejut dengan penuturan dirinya dan dia dapat memahami dengan keterkejutan Claudia saat ini akan pernikahan mereka yg sungguh dia tidak mengetahuinya.


__ADS_2