
Jika pasangan lain akan memilih luar negeri untuk honeymoon, tidak dengan Marchel dan Davin. Mereka memilih Labuan Bajo sebagai tempat honeymoon mereka. Tentu hal ini merupakan impian Davin sejak dulu, dan akhirnya saat ini akan kesampaian.
Mereka telah berada di salah satu villa yang ada di sana. Villa yang sudah disewa oleh Marchel untuk bulan madu mereka

Lelah akibat perjalanan membuat mereka langsung beristirahat di kamar. Davin langsung terlelap setelah mandi, sementara Marchel justru memilih menatap wajah teduh Davin saat tertidur. Davin bahkan terlihat lebih cantik tanpa make up dengan mulutnya yang sedikit terbuka. Hal ini mengingatkan Marchel akan kejadian dua hari lalu saat malam ke empat mereka, Davin benar benar tidak berdaya kala itu, dia hanya rebahan di atas ranjang akibat kelelahan. Dan akhirnya mereka memutuskan pulang kerumah sore hari.
CUP
Bibir Marchel mendarat di bibir ranum istrinya, sungguh dia tak tahan membiarkan bibir itu tak dia sentuh. Hanya melihat Davin terlelap saja hasrat Marchel sudah bangkit, apalagi jika Davin polos, otak mesumnya langsung berkelana. Tak tahan lagi, Marchel segera membuka baju sang istri dan melancarkan aksinya. Tanpa sadar Davin melenguh, bibirnya mengeluarkan suara seksi yang menambah gairah Marchel. Sayup sayup mata Davin terbuka dan dia mengernyitkan dahi melihat Marchel berada diatasnya.
"hon, kamu...ck" Davin berdecak melihat kelakuan suaminya, bisa bisanya Marchel melakukan hal itu saat dirinya tertidur.
"aku tak bisa menahannya sayang, melihat mu tertidur saja sudah membuatku tergoda, aku tak mau menyia nyiakan kesempatan" ucap Marchel dengan suara seraknya. Davin memandang Marchel, pria itu memang berbeda setelah menikah. Ternyata tenaga Marchel berkali kali lipat dibanding perkiraannya. Mereka bahkan mempraktekkan beberapa gaya bercinta yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya. Tidak perduli dengan rasa lelah yang masih mendera, mereka menghabiskan satu setengah jam untuk ritual sore panas mereka.
Usai menikmati sore panas yang begitu nikmat, Marchel dan Davin memilih keluar villa dan berjalan jalan dipantai.
Mereka menikmati sunset dipinggir pantai. Suasana terasa begitu romantis bagi keduanya, bulan madu impian Davin akhirnya terlaksana. Setelah hari mulai malam, keduanya kembali ke villa, mereka membersihkan diri lalu menikmati makan malam yang sengaja mereka pesan di dalam kamar.
****
Esok harinya pengantin baru itu memilih jalan jalan menikmati beberapa wisata yang tersedia disana. Keduanya tampak bahagia dan menikmati waktu mereka dengan terus bermesraan. Setelah puas berkeliling, sore harinya mereka kembali ke villa. Keduanya selalu memanfaatkan waktu untuk berduaan, apalagi Marchel yang tak pernah menyianyiakan waktunya, disaat ada kesempatan, dia selalu meminta haknya.
Saat ini mereka tengah duduk dipinggir kolam renang, Marchel sengaja mendudukan Davin di pangkuannya.
__ADS_1
"Chel"
"hm"
"apa kau turunan bison hingga tak memiliki rasa lelah"
Seketika Marchel terbahak, bagaimana bisa istri cantiknya membandingkan dirinya dengan bison, sungguh lucu. Dia memeluk Davin dengan mesra
"tentu saja tidak sayang, aku manusia sama sepertimu"
"ck, kalau kau sama sepertiku harusnya kau juga merasa lelah"
"aku hanya memanfaatkan kesempatan, aku akan terus menabur bibit unggulku agar segera hadir adiknya Vin" ucap Marchel serius
"kau begitu menginginkan adik Vin, atau hanya alasanmu saja"
"aku bersungguh sungguh Vin, aku mau menebus semua waktu Vin yang aku lewatkan, aku selalu menyesal akan hal itu, aku melewatkan semua perkembangannya" sesal Marchel
"sudahlah hon, semua adalah masa lalu, masa lalu mengajarkan kita betapa berharganya perjuangan yang telah kita lewati, masa lalu menjadikan kita lebih dewasa hingga mencapai kebahagiaan seperti sekarang"
"aku tahu, mulai sekarang jadilah suami dan daddy yang selalu ada saat kami membutuhkanmu, berilah kasih sayangmu, berikan cintamu kepada kami sebagai bentuk penyesalanmu"
"tanpa kau minta, tentu aku akan melakukan semua itu"
"aku mencintaimu Chel"
"aku juga, aku sangat sangat mencintaimu, dulu sekarang dan selamanya"
Davin tersenyum, dia bisa melihat ketulusan dari mata suaminya.
"aku bersyukur karena Tuhan membuka hatiku, menyadarkan aku jika aku masih mencintaimu" lirih Davin
"aku selalu berdoa dan berharap suatu hari kau akan kembali padaku, dan Tuhan mengabulkannya, Dia begitu baik kepadaku, banyak pelajaran yang bisa aku ambil dari perjalanan cinta kita hingga sekarang"
__ADS_1
"kau benar hon, kita harus bersyukur akan semua itu"
Davin bergelayut manja di lengan suaminya, dia selalu merasa hangat saat memeluk tubuh yang begitu candu baginya itu.
"bagaimana kalau kita berenang?"
"kenapa tiba tiba mengajakku berenang? pasti kau menginginkan sesuatu kan?" selidik Davin
Tanpa aba aba Marchel menarik tubuh Davin dan membawanya masuk kedalam kolam renang, dipeluknya erat tubuh wanita yang dia cintai itu, seperti biasa tangannya akan bergerilya kemana mana.
"jangan" Davin mencegah Marchel membuka bajunya
"kenapa?"
"ini tempat terbuka hon, bagaimana kalau penyewa villa lain melihat kita?"
"tidak akan, lagipula jarak villa ini ke villa lain cukup jauh, bukankah kita belum pernah bercinta dalam kolam renang" Marchel menaik turunkan alisnya
"jangan bercanda sayang, aku tidak mau bercinta dalam kolam renang" tolak Davin
"aku serius, kita harus mencoba bercinta dengan gaya baru sayang"
"bukankah semalam kita sudah mempraktekkan banyak gaya" protes Davin
"tapi bercinta dikolam renang kan belum dan aku ingin mencobanya" tak bisa dicegah lagi, Marchel telah melepas semua pakaian mereka dan terjadilah percintaan panas didalam air.
.
.
.
Maafkan daku para readers, ini udah aku tulis sejak semalam, belum sempat setor. Bukan bermaksud menambah dosa dibulan suci ini, daku hanyalah manusia biasa, apa daya jika tangan menginginkan menulis bab ini, hihihi
__ADS_1
Selamat berpuasa bagi yang menjalankannya