Dendam Dan Cinta Davina

Dendam Dan Cinta Davina
Drama Pisang Jumbo


__ADS_3

Setelah memutuskan untuk saling menerima dan membuka hati, Al dan Sekar menjalani pernikahan mereka sebagaimana mestinya. Setelah mengantongi restu dari mertuanya, Al memboyong Sekar untuk tinggal dirumahnya sendiri. Dengan senang hati Sekar mengikuti suaminya. Dia sudah berjanji akan menjadi istri yang baik dan patuh.


Waktu telah menunjukkan pukul 9 malam, setelah menempuh perjalanan dari rumah mertuanya. Al langsung pulang kerumahnya sendiri. Ia mengajak Sekar masuk dan menuju kamar mereka.


"kau mau mandi dulu?" tanya Sekar


"iya, atau kau mau langsung saja?" goda Al


"langsung apa?" tanya Sekar polos


"main pisang pisangan" sahut Al membuat wajah Sekar memerah seketika, entah kenapa dia jadi gugup. Dibalik sikap bar barnya dia sama sekali tidak berpengalaman untuk urusan pisang memisang.


"em..ja..jadi harus malam ini?" tanya Sekar gugup


"kau mau menundanya?"


"emm, aku tidak punya pengalaman tentang pisang pisangan" cicitnya pelan, Al tergelak rupanya Sekar menganggapnya serius, padahal Al hanya menggoda saja, ia juga tahu posisi Sekar, dan tak akan memaksa istrinya itu jika memang dia belum siap.


"aku tahu kau belum pernah melakukan hal ini, aku tidak akan memaksa, kita lakukan itu saat kamu benar benar siap" Al tersenyum, Sekar paham maksud suaminya, tapi dia tak boleh egois, dia sudah berjanji akan memulai semuanya dari awal bersama sang suami, bahkan untuk pisang memisang dia juga harus siap.


"tidak Al, mari kita lakukan"


"kau yakin?"

__ADS_1


"tentu"


"baiklah, kau mandi saja dulu, aku akan mandi dikamar sebelah" ucap Al lalu dia pergi keluar kamar.


Baiklah Sekar jangan gugup dan takut, banyak yang mengatakan jika ini akan enak setelah sakit sebentar, jadi kau pasti bisa melakukannya malam ini, bathin Sekar. Dia berlalu ke kamar mandi.


Setelah selesai mandi, dia mengambil baju tidur, bukan lingeri tapi cukup seksi. Ini pengalaman pertamanya, jadi jangan sampai terkesan dia yang menggoda suaminya duluan hihihi. Setelah siap, Sekar duduk ditepi ranjang. Tak lama Al datang dengan hanya menggunakan handuk dipinggangnya, Sekar bisa melihat tubuh indah Al, otot kekarnya, oh sungguh menggoda bathinnya.


"usap liurmu" ucap Al membuat Sekar gelagapan, ia langsung mengusap mulutnya dan rupanya Al hanya bercanda


"hahahah, kau polos juga ternyata ya"


"berhenti mengejekku Al" Sekar cemberut, dia beranjak dan mendekat ke arah Al. Padahal tadi niatnya dia tak akan merayu duluan, tapi nyatanya Sekar berinisiatif lebih dulu. Dia membelai dada suaminya dengan gerakan lambat, membuat Al merinding, mereka saling tatap lalu mulai berciuman, ciuman lembut yang lama lama menjadi kasar, keduanya sama sama terbuai, tangan mereka saling menggerayang satu sama lain. Al membuat Sekar menggeliat, begitu juga Sekar yang tiba tiba meraba pisang Al dan membuatnya on fire


Tanpa aba aba Al membuka baju Sekar serta perangkatnya, lalu menuntunnya ke ranjang, kembali berciuman, Al membungkam mulut istrinya dan siap menuju kikuk kikuk, Al sengaja membungkam mulut sang istri agar dia tak bersuara dan mengucapkan hal konyol lagi.


"emhh..." Sekar menekan bahu Al kuat saat mereka telah menyatu, benar kata orang, pertama kali memang sakit, bathin Sekar. Al yang tahu jika ini pertama kalinya untuk Sekar, dia melakukannya dengan pelan, setelah merasa Sekar sudah nyaman dengan pisangnya, barulah Al menambah kecepatan gerakannya. Mereka terus berciuman dan sesekali menarik nafas, keringat mereka menyatu, beberapa kali terdengar lenguhan dan desahan dari keduanya. Mereka benar benar melakukan kikuk kikuk hingga keduanya sama sama mencapai puncak.


"Al pisangmu luar biasa, ternyata yang bekas memang lebih nikmat" ucap Sekar dengan nafas terengah, Al hanya tersenyum dia tak tersinggung dengan ucapan istrinya, bahkan dia merasa ini jauh lebih nikmat dibanding dengan Mega dulu, mungkin karena saat ini mereka sama sama ikhlas.


"kau akan sering merasakan pisangku mulai saat ini" bisik Al, dan benar saja, beberapa menit setelahnya, Al kembali membawa Sekar menuju kenikmatan dunia. Mereka melakukannya beberapa kali hingga benar benar lelah.


*********

__ADS_1


Persiapan pernikahan Davin dan Marchel sudah 80%, ada uang mah semuanya gampang. Ria langsung datang ke Jakarta saat Marchel mengatakan jika dia telah melamar Davin dan mereka akan segera menikah. Ria sangat bahagia akhirnya Marchel menemukan kebahagiaannya apalagi dengan wanita yang dia cintai.


*******


Sidang kasus Syeila sudah digelar dan berdasarkan bukti dia dinyatakan bersalah. Hari ini Syeila mendengar kabar dari ayahnya jika Davin dan Marchel akan menikah dua hari lagi. Pras berpesan agar dia mau berubah dan menjadi orang yang lebih baik lagi setelah keluar dari penjara, serta merelakan dan menjalani takdir yang sudah digariskan Tuhan untuknya. Namun bukan Syeila jika tak membalas mereka. Besok dia akan dipindahkan ke Lapas, dan kesempatan ini akan Syeila gunakan untuk kabur, bagaimanapun Davin tak boleh bahagia diatas deritanya.


.


.


.


.


Hai kakak kakak, gimana bab kali ini? maaf ga bisa panas panas, takut ga lolos review, hihihi, cerita ini hampir end , terus simak ya. Oh ya jangan lupa mampir di ceritaku lainnya


Tak Berjodoh (end)


Cinta Diatas Kesepian (end)


I Love You Dr. Nina (on going)


Ma'atih...lup yu

__ADS_1


__ADS_2