
Dini merawat aldi beberapa hari di rumah. Dan dalam beberapa hari itu Aldi juga mengontrol pekerjaan proyek baru nya.
Aldi yang tidak mengabarkan pada teman kerjanya kalau dia sakit. makanya aldi terus mengerjakan rancangan proyek barunya.
Ayah dan ibu datang untuk membezuk menantunya. bersana kakek dan nenek orang tua ibu.
Ayah masih merahasiakan kejadian penganiayaan menantunya pada orang tua dan keluarganya.
Baik Aldi maupun orang tua dini, mereka tidak pernah membahas masalah ini.
Tapi dibalik diamnya papi, orang tua aldi. Dia dan bang yan serta bang jek berusaha menemukan sandra dan ayahnya.
bahkan bang jek dan temannya, pernah mendatangi rumah sandra.
Setelah Aldi siuman dari pingsannya malam itu. dan sudah dirawat di kamar rawat inap. papi aldi berbicara serius tentang kejadian menimpa Aldi dengan bang jek dan bang yan.
Mereka akan mengusut tuntas permasalahan yang menimpa aldi.
Besoknya saat aldi sedang mempersiapkan diri untuk pulang dari rumah sakit, papi mengorek informasi dari kakek dini, abah ibunya dini.
Nenek, Ayah dan ibu dini membantu Dini dan aldi di ruang rawat. makanya papi berbicara banyak dengan kakek.
Mereka berbincang seolah mencari tahu saja. Apa aldi dan dini kenal dengan orang yang menghadang dan memukul aldi.
Tanpa rahasia, kakek dini menceritakan semua perbuatan sandra dan ayahnya kepada dini dan keluarga. Dan yang pernah dialami dini dan keluarganya itu. serta hubungan kekeluargaan yang dekat.
Keluarga dini selalu diganggu oleh keluarga sepupunya itu. bahkan dini dari kecilpun selalu dipaksa mengalah oleh sepupunya itu.
Dengan informasi dari kakek. Papi menyuruh bang jek mencari info tentang sandra dan ayahnya. Tapi mereka tidak seperti mencari seseorang.
Tidak begitu menanya-nanya tentang keluarga sandra. Bang jek seolah datang dari kampung tempat keramba ayah sandra berada.
"Assalamualaikum ..". bang jek mendatangi rumah sandra siang menjelang sore.
"Waalaikumsalam..". jawab Ibu sandra yang sedang bermain dengan cucunya di depan teras.
"Bu, aku ingin bertemu sama pak samsul. kemaren sudah mencari beluau di kampung tepian danau *******, tapi beliau tidak disana. makanya langsung kesini mau menemui pak samsul". ucap bang jek tanpa basa basi.
Ibunya sandra terkejut, padahal beberapa hari yang lalu mengatakan kalau suaminya izin ke sana, pergi mencek kerambanya.
"Bapak di kampung sana, beberapa hari yang lalu pergi, dan belum pulang sejak hari itu". jaeab ibu sandra.
Bang jek mendatangi rumah sandra, dan ibunya mengatakan kalau suaminya di danau ******* tempat kerambanya berada.
__ADS_1
Dan menurut info teman bang jek, ayah sandra tidak ada di sana.
Dia mengatakan ayah sandra tidak ada di danau*******, tempat keramba nya berada. makanya dia mencari langsung kerumahnya.
"Tidak ada disana, saya dari kampung **** sudah pergi ke kampung tempat pak samsul".. menyebutkan kampung lain yang masih berada di tepian danau *******.
Ibu sandra yang terlihat terkejut, tidak tahu harus menjawab apa.
"Kalau begitu, saya akan datang lagi besok kalau pak samsulntya datang ya buk". ucap bang jek akhir nya. karena melihat ibu sandra yang terdiam dan terlihat binggung.
Bang jek juga bertanya pada warung yang ada di dekat rumah sandra. setelah pergi dari rumah sandra.
"Assalamualaikum .. pesan kopi pahitnya satu bang!". ucap bang jek, langsung duduk di warung kopi tersebut. Penjaga warung yang dirasa bang jek seumuran dengannya.
"Baik bang, silahkan duduk dulu" ucap penjaga warung. warung yang tidak jauh dari rumah sandra.
"Dari mana bang?!". tanya penjaga warung itu pada bang jek saat meletakan kopi pesanan bang jek.
"Dari kampung *****, di danau *******. aku mencari pak samsul. mau menawarkan kerambaku yang akan panen minggu depan". ucap bang jek menerima kopinya.
Mereka berbincang, ada juga beberapa orang pelangan warung yang sedang ngopi santai disana.
Dengan bercerita kalau ia akan menawarkan ikan yang ada dikerambanya pada ayah sandra. sehingga orang tempat bang jek bertanya tidak curiga.
Malah orang itu mengatakan kalau sandra dan ayahnya sudah beberapa hari tidak kelihatan.
"Dengan siapa mereka bermasalah waktu itu!?" tanya bang jek.
Bang jek seolah tidak tahu, sambil mencari informasi kenapa bisa terjadi.
Seolah tahu permasalahan keluarga sandra, penjaga warung itu menceritakan semua permasalahan keluarga sandra yang selalu menganggu keluarga dini. padahal mereka saudara dekat.
"Apa sandra menganggu menantu bang Husein lagi. kan sandra selalu mengganggu anaknya bang husein". ucap salah satu yang sedang ngopi.
"Bisa jadi, kan yang punya mobil mewah yang datang ke kampung kita kan memang menantunya bang husein". jawab yang lain.
Mengalirlah ucapan-ucapan dari orang yang berada di warung itu.
"Biasanya dia akan kabur ke kampung di danau ******** itu kalau ada masalah. tapi sekarang kemana ya?!". ucap yang satu.
"Apa mungkin ke kampung anak buahnya, yang waktu itu......". cerita orang yang dirasa mengetahui cerita tentang keluarga sandra.
Dan penjaga warung itu mengatakan, kalau ayah sandra tidak ada di kampung tempat kerambanya berada. Kemungkinan ayah sandra akan bersembunyi di kampung anak buahnya.
__ADS_1
Bang jek hanya mendengar obrolan orang dalam warung kopi, sambil menyimak. dan mengetahui informasi, dimana kemungkinan ayah sandra berada.
Berada di kabupaten sebelah, lebih kurang dua jam naik angkutan, dan ada satu jam lebih naik motor.
Kampung pedalaman penghasil tanaman untuk minyak nilam dan minyak kenangga.
"Terus kalau sandra kemana biasa kalau kaburnya?!". tanya bang jek.
Semua diam melihat bang jek yang ingin tahu tentang sandra.
"Ada apa?!". tanya bang jek.
"Kenapa kamu menanyakan anak nya?!".
"Kamu jangan pernah bertemu dengannya, dia perempuan tidak baik".
"Hati-hati kalau bertemu, dia suka nekat kalau sudah menginginkan sesuatu".
"Disini saja tidak mau yang dekat dengannya. dia itu sombong".
Banyak lagi ucapan mengenai sifat dan perangai sandra yang ternyata banyak diketahui orang yang disana.
Bang jek hanya menganguk saja tanda mengerti.
"Biasanya sandra kalau punya masalah, dia akan pergi ke kota P, provinsi sebelah. dekat pantai k. karena dia pernah cerita pada istriku saat dia masih mengajar di paud dulu". jawab seorang bapak-bapak.
Sip.. aku sudah dapat informasi tentang mereka. tinggal menunggu perintah saja dari bos Papi. pikir bang jek.
Banyak obrolan yang dibahas di warung oleh pelanggan. namanya saymja earung kopi. tentu srgala hal mereka bahas.
Sepulang dari warung tadi, bang jek langsung mengabarkan pada papi tentang info yang baru dia dapat.
.
Sementara itu, mak Sam ibunya sandra dibuat pusing. Dia baru tahu kalau suaminya tidak berada di kampung tepian danau tempat kerambanya berada.
Dia berusaha menelfon suaminya, tapi tidak dapat dihubungi. Bertambah paniklah mak sam itu.
Akhirnya dia menelfon saudara tiri dari suaminya yang berada di kampung itu, dan juga mempunyai keramba dekat dengan keramba suaminya.
Mak sam lemas mendengar jawaban saudara tiri suaminya itu.
Dia mengatakan, kalau suaminya itu belum ada datang sudah berapa hari ini..
__ADS_1
.
.