Di Tikung Keponakan Ayah

Di Tikung Keponakan Ayah
BAB 117


__ADS_3

Mak sam pov.


"Kenapa sandra malah dinikahkan? katanya sandra akan diajak pulang. Bagaimana dengan anaknya nanti kalau suaminya itu tidak mau menerima?!. bagaimana kalau ayah marah. bagaimana.....".


Banyak dan panjang omelanku pada ayahnya sandra. bagaimana tidak marah. Kalau sandra sudah dinikahkan saja di kota p, provinsi sebelah.


Sepulang dari entah kemana dia pergi, yang hampir dua minggu menghilang. Saat dirumah menceritakan kalau dia tidak ingin menuruti keinginan sandra lagi. karena kapok.


Dan akan menjemput sandra ke kota p untuk minta maaf ke keluarga husein. juga akan mengajak sandra pulang untuk memulai hidup baru. dan akan mencarikan jodoh untuk sandra.


Padahal kemaren waktu berangkat suamiku itu mengatakan akan menjemput Sandra. tapi.... sandra malah dinikahkan. dan aku sebagai ibu kandungnya tidak di beri tahu.


Aku sangat kesal. Baru sampai tadi malam dirumah langsung mengatakan kalau sandra sudah menikah.


"Abang itu harus mikir aku. aku ingin sandra menikah dirumah ini dan diadakan pesta. Aku ingin...".


"Bu. aku terpaksa harus menikahkan sandra malam itu, karena aku tidak mau cucumu bertambah lagi tanpa tau ayahnya, dan ...".


"Apa yang dilakukan sandra?!". potong ku lagi.


"Dia sering bermalam bersama, walau mereka tinggal dengan kamar terpisah. tapi sudah seperti tinggal bersama. makan dan tidur bareng". ucap suamiku lemas, setelah terdiam beberapa saat.

__ADS_1


Aku hanya terdiam. Aku yang menemani suamiku ngopi pagi duduk di ruang tamu.


Sementara cucuku, anak sandra sedang menonton film kartun dufuk di depan televisi.


Aku tidak habis fikir, sandra masih belum sadar dengan perangainya yang kemaren. punya anak tanpa menikah. Malah sekarang terang- teranggan tinggal bersama.


"Ini juga akan menjaga sandra, agar tidak lagi menganggu suaminya Dini. Ayah capek, mengikuti kemauan sandra terus. Ayah jadi tidak tenang. seperti banyak musuh


Ya, dimusuhi saudara, mertua, ipar dan belum lagi digosipin tetangga. ayah sudah lelah.


Dengan menikahnya sandra, kita akan tenang menjaga cucu kita". jawabnya suamiku setelah beberapa saat diam.


"Kita akan kerumah ayah dan ibu, menjelang siang ini kita kesana. Kita harus memberitahu yang sebenarnya, dan apapun tanggapan ayah, kita harus terima dan siap untuk di marahi atau di ceramahi". jawab suamiku tegas.


Aku mengangguk saja. aku yakin, nanti pasti akan dimarahi. karena banyak kesalahan yang terjadi akibat ulah suamiku dan anakku. yang membuat marah semua saudara dan orang tua.


Suamiku menceritakan kalau mertuanya dini datang mencarinya. Aku yang awalnya terkejut mendengarnya. Aku takut, masalah akan berakhir di kantor polisi. tapi setelah suamiku menceritakan semua yang dialami dan di ucapkan mertua dini, dia sadar dan tahu, kalau suamiku merasa salah selama ini.


Aku sebenarnya juga merasa bersalah, karena selalu membela dan membenarkan sikap anakku yang aku tahu sangat egois dan menang sebdiri. tapi Itu karena aku sangat menyayangi anakku.


"Sebentar lagi kita siap-siap kerumah ayah. kita akan memberitahu semua. agar ayah, ibu dan semua om dan tante sandra tidak kecewa". ucap ayahbssndra padaku.

__ADS_1


Akipun bersiap-siap, dan dia menjaga cucu kami yang sedang menonton televisi.


Tanpa diduga. ayah dan ibuku malah senang, kalau sandra sudah menikah. dan mereka juga menyuruh kami untuk mengadakan acara selamatan bahwa sandra sudah menikah.


kamipun merencanakan, dan diskusi dengan sandra. kapan waktu bisa dilaksanakan acara selamatan untuk dia dan suaminya.


Itu tentu harus sesuai kapan suaminya bisa mengambil libur kerja. Dan sandra akan berembug dulu dengan suaminya.


Aku senang. Akhirnya sandra menikah juga. walaupun nama dia dan keluarga kami sudah jelek di mata tetangga. Tapi aku merasa senang, walaupun sudah telat.


Mak Sam piv END


..


Kakek nenek dari sandra dan dini senang mendengar, kalau sandra akhirnya menikah. Semoga dengan menikahnya sandra ini. mereka berharap sandra tidak akan menganggu dini dan suaminya lagi.


Bahkan keluarga besarnya pun sangat senang. Walau bagaimana pun sandra tetap bagian dari keluarga mereka.


Semarah apapun, mereka akan memaafkannya. Dengan pesan dari kakek sandra. agar mak sam dan samsul selalu menjunjung tinggi persaudaraan.


Apalagi ayah dan ibu sandra juga sudah menyadari kalau didikan mereka salah. karena dari kecil sandra di ajar tidak mau mengalah dan suka minta dan mengambil punya orang lain. Sehingga sampai besar sandra tetap egois. berakibat kurang harmonisnya hububgan antar sepupu.

__ADS_1


__ADS_2