
Hay, semua readers Dibalik Semua Perubahan. Author tahu bahwa kalian selalu menunggu author untuk update novel ini.
Tapi sebenarnya author kurang semangat. Jadinya malas untuk mengetik. Bukannya author tidak punya inspirasi untuk cerita ini. Sebenarnya author dah punya gambaran cerita ini sampai tamat.
Tapi waktu itu author dah ketik satu episode. Tapi tangan author ini kepleset dan malah mencet hapus. Disitu author sedih banget. Itu sebabnya author gak update. Dan itu juga sebabnya author kurang semangat.
Disini, author mau minta saran dari kalian semua.
Sebaiknya author gimana? Apakah harus berhenti membuat cerita atau malah dilanjut?
__ADS_1
Author sebenarnya tipe yang gak suka perasaannya digantung dan tidak suka menggantung perasaan orang. Mungkin semua orang kebanyakan seperti tipe author.
Jadi karena author tak mau menggantung perasaan kalian dan buat kalian sedih.
Author bertanya apakah kalian ingin cerita ini berlanjut???
Author bertanya begini karena author takut nanti kalian gak suka ceritanya dan malah buat komentar yang nantinya malah nyakitin hati aku.
Memang sebagai penulis kita harus menghadapi konsekuensinya. Yaitu komentar pedas.
__ADS_1
Tapi seharusnya kita juga sadar bahwa membuat cerita itu tidak mudah seperti kelihatannya.
Membuat cerita itu membutuhkan otak untuk berpikir alur ceritanya dan membutuhkan tangan untuk mengetik. Kita juga meluangkan waktu untuk membuat episode cerita.
Terkadang juga seorang penulis tak terkecuali aku sampai rela begadang hanya demi membuat novel.
Jadi, saya berharap readers mengerti perasaan penulis novel.
Kalau tidak suka novelnya, silahkan berhenti membaca dan tidak perlu berkomentar.
__ADS_1
Maaf ya, author jadi curhat.
Jangan lupa untuk berkomentar ya. 😊😊😊