
Bola mata berwarna hijau zamrud yang dimiliki pria itu, persis seperti yang dimiliki Lidya.
Dulu Lidya berpikir bahwa dia memiliki kelainan dengan warna bola matanya. Karena berbeda dengan teman temannya.
Saat dewasa, Lidya mencari cari tentang kelainan apa yang menyebabkannya mempunyai bola mata yang berwarna aneh seperti itu.
Sama dengan bola mata berwarna biru, bola mata hijau juga terbentuk lantaran kandungan melanin yang tipis. Hijau termasuk warna bola mata langka di dunia. Karena hanya dua persen dari total populasi manusia di dunia dengan bola mata berwarna hijau.
Lidya terkejut membaca paragraf itu. Dia tidak menyangka kalau ternyata bola matanya adalah warna yang langka dan hanya ada dua persen dari total populasi manusia yang memilikinya.
Untuk beberapa lama Lidya menggulir layar ponselnya kebawah mencari info lainnya. Dan mendapati sesuatu.
__ADS_1
Sama seperti warna biru yang bukan pigmen alami mata, bola mata berwarna hijau juga terbentuk karena kandungan melanin yang berjumlah rendah hingga sedang pada stroma iris mata. Sesungguhnya warna ini berasal dari pigmen kuning atau cokelat yang akhirnya berubah menjadi hijau karena alasan tertentu.
Populasi yang paling banyak ditemukan dengan bola mata hijau yaitu di Eropa Utara dan Tengah, namun juga sering ditemukan diketurunan Celtic atau Jerman. Hijau termasuk salah satu warna bola mata yang langka, karena hanya ada sekitar 2 persen dari populasi di dunia yang memilikinya.
Lidya sedikit aneh saat membaca tempat yang banyak ditemukan pemilik bola mata sepertinya adalah Eropa utara dan tengah, sering ditemukan diketurunan Celtic atau Jerman.
Seingat Lidya Ibu dan Ayahnya bukan seorang blasteran. Mereka asli orang Indonesia. Dan saat membaca artikel itu ada seribu pertanyaan dihatinya.
Tapi sekarang, melihat pria lain memiliki bola mata sepertinya dan orang itu mungkin saja adalah...
Lidya menolak pernyataan itu dengan kuat.
__ADS_1
Tapi saat memikirkan foto Ibunya dan pria itu memakai baju pengantin, ada kegelisahan yang sangat besar dihatinya.
"Selamat sore semua, perkenalkan nama saya Han Dae Hyeon. Seperti yang dikatakan bahwa saya adalah sponsor terbesar acara ini. Saya juga adalah Ayah dari salah satu juri yang bernama Han Dae Ryung. Di sini saya mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena sampai saat ini Ia masih memberikan kesehatan kepada kita. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu terutama bagi para peserta yang sudah mau berjuang untuk sampai ketitik puncak. Kehadiran kalian dan ke partipasian kalian sudah sangat membantu acara lomba ini. Saya juga meminta maaf jika ada yang kurang berkenan di hati kalian semua. Seperti yang diketahui. Hari ini kita berkumpul disini untuk menyaksikan dan ikut serta dalam kebahagiaan anak anak bangsa yang sudah melalui tahap demi tahap untuk sampai ketitik ini ..... Sekian dari saya, terima kasih," Dae Hyeon membungkuk sedikit dan langsung turun dari podium.
Hampir semua para tamu dengan spontan memberikan tepukan tangan atas pidato hebat dari Dae Hyeon.
Sedangkan Lidya hanya bisa dibuat terdiam mendengar kata kata awal sambutan.
Ayah Han Dae Ryung? Putranya adalah pria itu?
Lidya dibuat tak bisa berkata kata.
__ADS_1
Apalagi Lidya mengingat cerita tentang keluarga Dae Ryung.
Ibunya yang saat ini sedang sakit, tentang alergi, dan segalanya.