Dibalik Semua Perubahan

Dibalik Semua Perubahan
Bab 93


__ADS_3

"Tidak perlu dijawab," ucap Lidya kesal sambil beranjak dari duduknya ingin kembali kekursi kerjanya.


Sret...


"Maaf..." Kelvin menarik Lidya kembali duduk dan meminta maaf.


"Mengenai perjodohan itu sudah dibatalkan. Saat orang tua Gisel pulang, Daddy mengatakan kepadaku bahwa aku harus menjawab tegas mengenai perihal perjodohan itu. Daddy mengatakan bahwa aku tidak boleh mempermainkan dua hati anak gadis orang. Daddy juga berkata agar aku tidak memikirkan pertemanan mereka. Karena masa depanku lebih penting. Walaupun begitu aku masih bimbang, karena aku tidak ingin menyulitkan hubungan mereka. Seminggu setelah kejadian itu, barulah aku berani menolak perjodohan itu," jelas Kelvin.


"Lalu, apa kata orang tua Gisel?" Tanya Lidya penasaran.


"Awalnya mereka tidak menyetujui dan menanyakan alasanku. Aku tidak mengatakan alasan yang sebenarnya karena saat itu kamu menginginkan hubungan kita tersembunyi. Aku hanya mengatakan bahwa aku mencintai gadis lain. Mereka berusaha membujukku menyuruhku untuk membuka hati kepada Gisel. Tapi aku berkata bahwa cinta tulus itu tidak semudah atau bahkan tidak bisa pindah ke lain hati," jawab Kelvin.

__ADS_1


"Kalau Gisel, bagaimana tanggapannya?"


"Awalnya dia tidak suka dan menangis. Tapi di detik-detik terakhir saat aku mau pulang dia berubah total. Katanya kalau tidak bisa menjadi pasangan dia mau menjadi temanku," jawab Gisel.


Lidya mengerti sekarang. Dulu saat dia kembali mengikuti pembelajaran olimpiade dan Gisel tidak jadi di DO, saat itu Kelvin dan Gisel tambah dekat dikarenakan permintaan Gisel.


"Tapi saat itu Dekan mengatakan bahwa Gisel akan di DO karena membohongi perkuliahan dan menyogok seorang dosen. Sampai saat ini aku bingung kenapa Gisel tidak dikeluarkan?"


Lidya mengangguk mengerti. Dia merasa terharu karena ternyata Dekan Uly sangat pengertian kepadanya.


Ketika sarapan mereka telah tiba, mereka langsung menyantapnya.

__ADS_1


***


Lidya sedang mengemasi barang barangnya untuk kembali ke Korea. Urusannya disini hanyalah melakukan rapat penting dengan Kelvin. Dan masalah proyek yang mereka sepakati nanti akan diurus oleh Dae Ryung setelah pernikahannya. Atau mungkin setelah bulan madunya.


"Lidya," panggil Kelvin masuk ke dalam kamar Lidya tanpa mengetuk pintu.


Atas pemintaan Kelvin Lidya tinggal sementara di apartemennya yang dulu. Sedangkan Kelvin tinggal di apartemennya lain di gedung ini. Dia bisa masuk dengan bebas karena dia juga memiliki kartu masuk ke apartemen Lidya. Apalagi gedung ini adalah milik keluarganya.


"Sebentar lagi aku siap," ucap Lidya memberitahu bahwa dia akan siap sebentar lagi untuk kemas kemas.


"Bukan itu, hanya saja... apakah kamu akan pulang secepat ini? Maksudku, kamu baru tiga hari di Indonesia," ucap Kelvin.

__ADS_1


"Waktu itu berharga Kel, Sebentar lagi si Dae Ryung akan menikah, dan aku harus menghandle semua pekerjaannya. Agar dia memiliki waktu untuk berbulan madu," ucap Lidya sambil berjalan ke meja riasnya dan mengambil semua peralatan kecantikannya.


__ADS_2