Dosen Cantik Milik Ku

Dosen Cantik Milik Ku
Kesal


__ADS_3

Di dalam kantor tepatnya di ruang pribadinya Tuan indra masih termenung di kursi yang dirinya duduki pikirannya tertuju pada semua kalimat yang di ucapkan mulut sahabatnya itu “aku tidak mungkin mematahkan semangat nya..” tuan indra bingung di sisi lain hatinya meminta untuk menjelaskan semuanya pada anaknya sebelum terlambat namun di sisinya pula rasa egois mendominasi karena tuan indra sangat tahu betul bagaimana cintanya anaknya itu pada hani sosok gadis cantik bermata ramah itu.


“pilihannya tidak ada yang menguntungkan, pada akhirnya jika sekarang atau suatu saat nanti terjadi joxi tetap akan merasa terluka namun cinta bisa saja tumbuh seiring berjalannya waktu dan joxi pasti punya ruang di hati hani” tuan indra mencoba berpikir positif sehingga dirinya merasa lega dengan dugaannya yang belum tentu benar adanya namun hal itu lah satu satunya celah di saat tidak memiliki kesempatan sama sekali.


“huaah..” joxi mulai membuka matanya saat mendengar suara ardi yang menguap lebar lebar “woy ini jam berapa ya?” Tanya joxi saat masih malas untuk beranjak dari tempat duduknya “jam 12 siang jox” sahut rey yang tidur di kasur bawah bersama temannya yang lain “bentar lagi solat zuhur ini, hmm untung hari minggu ya jadi gak kuliah!” kata joxi merasa beruntung yang membuat para anggota geng bad boy melongo.


“ya jox hari ini itu hari senin!” kini giliran joxi yang melongo mendengar perkataan ardi yang datar “haaa berarti kuliah dong? Is ngapa gak bilang padahal aku ingin menemui cais ku!” kepala anggotanya langsung menggeleng bersamaan karena mereka berenam benar benar sudah frustrasi dengan tingkah leadernya yang sangat bucin pada dosen favorit di kampus.


“eh joxi kenapa kau suka sama dia sih kan beda usia kalian 5 tahunan?”


“ais ardi kau anak kecil diam saja, aku mau mandi terus solat kalian juga sono mandi di kamar sebelah biar cepat nanti..”


“iyee..” sebenarnya para anggota geng bad boy merasa kesal karena semenjak kedatangan sosok hani di hidup leadernya itu membuat mereka berenam merasa tersisihkan terlebih hal buruk yang menjadi kebiasaan mereka pun sekarang di larang oleh joxi namun bagaimana lagi mereka juga menyayangi sosok leader yang sangat tampan itu sehingga mereka berenam mengalah.


Kini joxi dan teman temannya sudah selesai melaksanakan solat dan mereka kembali bersantai kecuali joxi yang tampak sibuk memilih baju di lemarinya “eh guys nanti dulu ngapa main gamenya bantuin aku milih baju?” pinta joxi pada teman temannya yang sibuk main bareng dengan ponselnya.

__ADS_1


“ais kau pakai kolor aja udah ganteng jox”


“bener kata rey!” tambah ardi yang membuat joxi cemberut “kalian jahat, padahal aku ingin kerumah hani mengajaknya beli cincin” keluh joxi sambil uring uringan di lemari yang membuat teman temannya terkejut “hah serius.. ngapa gak ngomong dari tadi?” kini giliran diki yang berbicara lalu dirinya pun berdiri dan mulai melihat baju di lemari yang besar itu “pakai ini, ini dan ini aja sepatunya pake warna hitam udah selesai kan?” selesai mengatakan itu baju yang di ambil diki langsung di berikan pada joxi dan dirinya pun kembali duduk bergabung dengan teman temannya.


“apa Cuma diki aja yang perduli padaku?”


“ais kenapa kau manja banget sih jox!”


“ya rey kau nanti bakal kangen sama aku kalo aku udah nikah jarang kumpul bareng kalian..”


“hehehe bercanda loh guys gitu aja udah pundung! Iya sudah yuk lah kita mabar ayo ayo duduk lagi..”


“gak mau kau sudah mengatakan secara langsung kalo dia lebih berharga dari pada kami semua!”


“eh ini riko kok ikut ikutan.. gak loo kalian tetap number 1 dia number 2!”

__ADS_1


“eleh gak percaya minggir..”


“ya ya riki ayo lah jangan gitu, oke deh mari kita baikan aku akan bersama kalian seharian ini?” mendengar itu keenam temannya itu langsung saling bertatapan seolah mata mereka berkata “kita ajak ke barr aja?” mereka berenam pun menganggukan kepalanya “oke kami gak pundung lagi, tapi nanti malam kau harus ikut kami kebarr..” kata aldi yang membuat joxi tersentak kaget.


“ya jangan di barr lah..”


“ya udah kita pergi sekarang!” sahut ardi yang membuat joxi cemberut “iya sudah kebarr tapi 30 menit saja ya?” kata joxi pelan sambil memasang wajah melas dan tatapan mata indahnya berbinar membuat hati teman temannya luluh seketika “ya allah kenapa jadi manusia kau itu ganteng banget sih jox kalo gini siapa yang betah lama lama marah sama kamu?” kata rey sungguh pria yang tampak dingin itu pun terpesona oleh ketampanan wajah leadernya yang tidak ada obat.


“iya setuju sama rey” sahut semua temannya bersamaan yang membuat senyuman bibir joxi yang seksi merekah karena dirinya gembira “et et kau kira kami langsung memaafkan mu gitu? Gak akan, nanti malam kita harus ke barr sampai tengah malam!” seketika senyuman manis joxi langsung luntur saat ardi protes namun di setujui oleh semua temannya “kalian memang jahat” keluh joxi lalu tangannya membuka pintu kamarnya “iya sudah sono pergi, kesel aku sama kalian!” kata joxi yang membuat teman temannya melongo.


“kau berani mengusir kami jox?” Tanya rey tidak percaya “iya sana lah pergi aja, kalian sudah gak anggap aku sebagai leader kalian lagi karena kalian susah di atur” jawab joxi sambil memasang mimic wajah serius yang membuat teman temannya tampak kecewa “ais baik lah kalo ini mau mu jox kami pergi..” sahut ardi lalu melangkah kan kakinya di ikuti teman temannya.


“ceklek..” mereka berenam melongo saat joxi menutup pintunya kembali “bercanda loh, gitu aja udah galau ahahaha..” joxi tertawa renyah saat matanya melihat ekspresi wajah teman temannya yang murung itu sedang anggota bad boy yang merasa di permainkan itu langsung mengeroyok leadernya lalu menggelitik tubuhnya.


“ahahaha, ahahaha, udah udah ahahaha ahahaha iya maaf.. huh huh huh..” para anggota geng bad boy pun tersenyum puas saat melihat leadernya tertawa sambil menangis “rasain tuh salahnya main main sama kita” kata ardi yang disetujui oleh kelima temannya “iya iya maaf..” pinta joxi pada teman temannya yang membuat mereka menganggukan kepalanya lalu keenam temannya itu meninggalkan joxi yang terkapar di lantai.

__ADS_1


__ADS_2