
“aku mencarimu tahu?” kata joxi saat melihat hani dan kedua sahabatnya kembali ke lokasi kemah “lah emang acara makrabnya udahan?” Tanya hani yang membuat tangan joxi menepuk keningnya “sayang kau kan tahu kita Cuma dua hari di sini?” hani langsung tertawa kecil lalu menganggukan kepalanya.
“iya sudah maafkan aku, aku akan berkemas bersama mereka kau tunggu ya?” joxi pun menganggukan kepalanya namun saat hani hendak melangkah tiba tiba tangan kanan joxi menarik lengannya lalu tangan kiri joxi memegang pipi hani “cup..” satu kecupan lembut mendarat di kening hani yang membuat joxi tersenyum bahagia “apa nanti malam aku boleh..” hani segera menggelengkan kepalanya sehingga joxi cemberut.
“aku lagi M..”
“M mulu? Sepertinya kemarin juga M sekarang M..”
“maksudku Malas..” joxi langsung melongo saat hani mengatakan itu dengan penuh penekanan lalu hani pun berlalu begitu saja “han kau apakan suami mu?” Tanya kara terlihat dari kejauhan wajah joxi tampak murung sedang wajah hani berseri seri “ehehehe aku menjailinya lagi, iya sudah ayo kita kemasi barang kita?” ajak hani yang membuat kedua sahabatnya menganggukan kepala lalu mereka pun ke tenda.
“woy jox kenapa kau bengong dari tadi?” Tanya ardi karena sedari tadi masuk kedalam bus leadernya itu berdiam diri “aku kesel sama hani?” jawab joxi yang mendapat semua perhatian semua temannya “ya aku punya ide? Biar kau bisa making love sama dia mala mini?” tiba tiba aldi berbicara yang membuat teman temannya tampak malas mendengarkan nya karena pasti saran yang di berikannya tidak masuk akal “ya kenapa kalian mengabaikan aku?” kata aldi lagi yang membuat semua mata anggota geng bad boy menatapnya.
“coba apa katakan idemu di?”
“oke jox, hmm kau tahu obat tidur kan beri aja ke makanan atau minuman istrimu dan saat dia pingsan kau bisa making love kan?”
__ADS_1
“sudah aku duga pasti idenya kuno?” sahut ardi kesal pada aldi “ya tapi itu udah making love kan?” protes aldi “tapi aku gak mau kalo making love sendiri ya ada saat hani bangun aku langsung di penggal sama desi kalo dia melaporkan aku?” sahut joxi yang membuat semua temannya melongo karena jawaban dari pertanyaan aldi sungguh masuk akal saat joxi menjelaskannya.
“tuh dengar aldi kau mau kita gak punya leader?”
“ya enggak lah diki, iya sudah lah aku diam saja!”
“itu lebih baik..” kini giliran riko yang berbicara sehingga anggota geng bad boy pun sedang asik dengan pikirannya masing masing tiba tiba joxi langsung melirik kearah rey yang tengah tertidur “rey aku Cuma punya kau semoga kau segera bisa menyingkirkan dua nenek lampir itu biar aku bisa making love sama hani” itu lah kalimat yang di ucapkan hati joxi berharap rey bisa mendengarnya.
“cekit” karena semua anggota geng bad boy tertidur mereka tidak sadar telah sampai di kampus sehingga teman temannya yang lain keluar dari bus ketujuh pria itu masih di dalam “lah ini suami mu mana han?” Tanya desi saat menunggu pria yang di bencinya itu keluar namun belum menampakan sosoknya “dia paling ketiduran aku akan masuk kedalam kalian duluan aja?” jawab hani yang membuat kedua sahabatnya tidak setuju “kami nunggu kamu dulu lah, sana masuk lah dulu?” hani pun menganggukan kepalanya untuk merespon perkataan kara dan kini hani mulai melangkah menuju bus.
“iya padahal aku udah makan keripik pisang 1 plastik jumbo?”
“sama, gimana kita ikut hani aja biar bisa makan bareng?”
“jangan gila hani akan kerepotan kalo menjamu kita?”
__ADS_1
“tapi kar aku udah lapar banget?”
“ais kau ini ya mulai reseh kalo lagi lapar tunggu hani bentar baru kita makan di KFC”
akhirnya desi mengalah dari pada harus berdebat kembali dengan kara yang tidak mau kalah sedang hani yang sudah masuk kedalam bus langsung di buat tersenyum saat melihat joxi dan anggota geng bad boy sedang terlelap “joxi bangun” kata hani lembut sambil tangannya menepuk pelan pipi suaminya itu sehingga mata joxi terbuka perlahan “Mmm.. udah sampai ya?” kata joxi sambil meregangkan tubuhnya.
“iya, apa aku perlu bangun kan teman teman mu?” sahut hani yang mendapat gelengan kepala joxi “biarkan aja mereka tidur di sini, hihihi ayo kita keluar sayang?” kata joxi lirih lalu berdiri menarik lengan hani dan membawa istrinya itu keluar dari bus “apa gak masalah meninggalkan mereka?” Tanya hani sudah keluar dari mobil “udah gak apa apa lagi pula mereka gak akan di cari orang tuanya hahaha” joxi tertawa lepas yang membuat teman temannya terbangun dari tidurnya.
“hani..” panggil desi yang membuat hani dan joxi menoleh kearahnya “kami pulang ya laper ini perut perlu di isi?” teriak desi yang membuat hani tertawa kecil sedang joxi memasang wajah datar “gak mau makan di rumah ku aja?” teriak balik hani yang membuat joxi tersentak kaget “tapi sayang emang kau gak cape?” Tanya joxi kuatir namun terlambat karena kara dan desi langsung menghampiri mereka “beneran boleh makan di rumah mu han?” Tanya kara antusias yang membuat hani menganggukan kepalanya sedang joxi langsung menggelengkan kepalanya.
“no no kalian gak ***..”
“kau berani protes aku penggal terong mu?”
“DEG” mulut joxi langsung terkatup dan jantungnya langsung terhentak hebat saat mendengar pertanyaan desi “tapi kami boleh ikut juga ya jox?” tiba tiba suara rey nimbrung sehingga membuat joxi menganggukan kepalanya “kalo mereka boleh berarti teman teman ku juga?” kata joxi pada istrinya yang membuat kepala hani mengangguk sungguh bukan masalah baginya jika sahabatnya dan teman suaminya itu makan bersama.
__ADS_1
“iya sudah ayo kita pulang?” ajak hani pada kedua sahabatnya “kalian pesan lah taksi, kami mau sudah pesan bye bye sampai ketemu di rumah?” kata kara pada semua anggotan geng bad boy yang sedang melongo “ais mereka benar benar ngeselin” keluh ardi yang mendapat anggukan semua kepala temannya “iya sudah santai semua akan indah pada waktunya, ayo kita pulang tuh udah datang taksinya?” ajak joxi sehingga teman temannya ikut pulang kerumahnya.