Dosen Cantik Milik Ku

Dosen Cantik Milik Ku
Maaf


__ADS_3

Joxi termenung di dalam ruangan ini hatinya terasa kosong dan dirinya malas melakukan apa pun “ceklek” tiba tiba ada yang masuk kedalam ruangan sehingga joxi pura pura tertidur “tap tap tap” langkah kaki seorang itu menuju tempat tidur.


“kalo kau kepikiran sama istrimu datang dan temui dia?” mata joxi langsung terbuka saat mendengar suara tuan handa “ayah maafkan aku?” kata joxi lalu duduk di tempat tidur “maafmu gak berguna untukku jox, tapi mungkin berguna bagi hani?” sahut tuan handa yang membuat joxi tersenyum ketir “maaf karena aku ayah jadi bertengkar dengan ayah indra?” tuan handa langsung tersenyum.


“tenang saja karena kami sudah baikkan?”


“benarkah?”


“benar joxi..” tiba tiba suara ayah kandungnya menggema di ruangan ini lalu tuan indra pun menghampiri anaknya “apa lagi yang kau tunggu cepat pergi temui hani dia sedang tertidur di hotel?” pinta tuan indra yang membuat mata anaknya berbinar “ayh terimakasih banyak” selesai mengatakan itu joxi pun beranjak dari tempat tidurnya dan kedua ayahnya itu membiarkan dirinya pergi.


“kau memang baik han?” kata tuan indra tiba tiba yang mendapat senyuman tipis “dan kau terlalu buruk jadi seorang sahabat” sahut tuan handa yang membuat tuan indra kena mental bahkan dirinya langsung mematung “ya aku emosi siapa yang gak marah anaknya di hajar sampai baba belur gitu?” protes tuan indra namun di abaikan oleh tuan handa yang tampak lelah itu.


“ya maafkan aku lah handa?” pinta tuan handa seperti anak kecil merengek pada sahabatnya itu “ingat umur mu indra!” kata tuan handa namun tidak di perdulikan tuan indra “baik lah aku maafkan tapi jika terulang lagi maka aku gak akan memaafkan mu?” mata tuan indra langsung berbinar dan kepalanya mengangguk “tapi indra kau gak ingin mencabut tuntutan desi?” seketika senyuman tuan indra langsung luntur saat mendengar pertanyaan itu dari sahabatnya “biarkan dia membusuk di penjara?” sahut tuan indra yang membuat tuan handa tersentak kaget.

__ADS_1


“aku saran kan kau jangan meremehkan gadis itu? Dia terlalu kuat dan genius bahkan melebihi kedua putramu?”


“apa maksud mu dia gak lebih dari gadis jangkung yang bringas?”


“untung tidak ada siapa pun di sini kalo sampai omongan mu terdengar olehnya mungkin besok kau tinggal nyawa?”


“kenapa kau begitu takut kepadanya handa?” sahabatnya itu tidak langsung menjawab pertanyaan nya namun tuan handa langsung menjukan jari kelingkingnya yang pernah patah tulang itu “apa kau tahu kenapa aku bisa seperti ini? Karena gadis itu!” mata tuan indra langsung membelalak dan tuan handa tahu sahabatnya itu sedang terkejut.


“desi tinggal bersama kara dan dua gadis itu sahabat hani aku merasa hani yang juga mencintai mereka jadi sering cerita kepada mereka di banding kita yang sibuk ini? Jadi pasti desi punya alasan kuat kenapa menghajar joxi sampai baba belur gitu?” jelas tuan handa berharap sahabatnya itu bisa mengerti “jika yang kau katakan begitu aku akan coba pikirkan lagi han?” kepala sahabatnya itu langsung mengangguk.


“baik lah” mereka berdua pun langsung pergi kehotel sedang joxi yang di antar teman temannya kini sudah di depan pintu kamar hotel “woy ngapa bengong cepat ketuk pintunya?” pinta ardi yang membuat joxi tersenyum canggung karena dirinya begitu gugup “tok tok tok” tidak ada sahutan dari dalam “buka saja?” kini giliran rey yang meminta sehingga joxi pun membuka pintu itu dan menoleh ke teman temannya “doakan aku ya?” kata joxi lirih yang mendapat anggukan semua temannya dan joxi pun masuk kedalam kamar.


“tap tap tap” langkah kaki joxi perlahan mendekati istrinya yang sedang terlelap itu kini joxi sudah duduk di samping hani “apakah aku harus membangunkannya?” Tanya hati joxi namun kepalanya langsung menggeleng dan lebih memilih untuk menunggu hani terbangun sendiri dari tidurnya.

__ADS_1


“lah kalian kenapa di sini?” Tanya kara saat melihat di luar kamar hani para anggota geng bad boy sedang berkumpul “jangan ganggu, mereka lagi making love?” kata ardi yang membuat mata besar kara menatap tajam matanya “aku gak yakin?” kara hendak masuk kedalam kamar itu namun langsung di halangi oleh rey yang bertubuh jangkung itu.


“aku serius kalo kau memaksa aku bisa memukulmu?” ancam rey yang membuat mata kara menatap wajahnya “deg” hati rey berdebar saat merasakan aora membunuh yang sangat besar dari mata kara “aku memang lebih lemah dari mu tapi jika kau melukai ku dia bisa membunuh mu atau lebih parah dari menjadikan hari harimu seperti di neraka?” kata kara lirih yang membuat tubuh rey bergidik ngeri.


“lakukan sekarang?” pinta kara berbalik menantang rey yang tampak ketakutan “dasar pengecut” guma kara lalu dirinya melangkah mundur “aku akan menandai mu..” selesai mengatakan itu kara langsung melangkahkan kakinya kembali namun tidak kearah kamar “buk” tiba tiba tubuh rey terduduk di lantai yang membuat teman temannya menghampirinya.


“rey kau gak apa apa?” Tanya ardi panic saat melihat wajah rey tampak pucat “aku gak apa apa, tenang saja aku hanya sedang terkejut ternyata gadis itu lebih mengasikan dari yang aku duga?” selesai mengatakan itu rey langsung berdiri dan wajahnya kini berseri seri seolah rasa takutnya hilang seketika “kau mau kemana?” Tanya diki saat rey melangkah kan kakinya “aku ingin mengobrol dengan kara lyn” jawab rey yang membuat teman temannya terkejut namun rey tetap melangkah kan kakinya mencari sosok gadis bermata besar itu.


“apa yang dia rencanakan?” Tanya ardi saat melihat perubahan ekspresi wajah rey tadi “mungkin dia ingin menjadikan kara target selanjutnya?” sahut diki yang membuat mata ardi menatapnya dengan lekat “tapi desi kan..” kepala diki menggeleng “desi masih di tahan jadi kara tidak punya pelindung?” kini giliran ardi yang menggelengkan kepalanya “desi tidak akan biarkan siapa pun menyetuh kara terlebih dengan kita? Aku takut jika rey tetap memaksa kan diri dia akan mati ditangan desi?” diki dan yang lainnya paham maksud dari perkataan ardi barusan.


“aku tahu itu, tapi mungkin cara terbaik memang menghancurkan orang orang yang di cintainya karena melukai kara sama saja melukai desi?”


“ya kenapa pemikiran mu sempit banget sih dik, kalo rey melakukan itu gak Cuma dirinya tapi juga kita yang dalam bahaya?”

__ADS_1


“aku setuju sama ardi?” kini giliran aldi yang berbicara membuat semua mata tertuju padanya “cara terbaik memang kita gak usah buat masalah” sahut ardi namun diki hanya terdiam sedang yang lainnya menganggukan kepalanya “tapi aku ingin melihat rencana rey?” kata hati diki sungguh dirinya ingin desi dan kara bisa menghilang dari kehidupan hani supaya joxi leadernya itu bisa hidup dengan tenang bersama istrinya itulah alasan diki tidak mempermasalah kan rey yang ingin menhancurkan persahabat dua gadis cantik itu.


__ADS_2