Duren Bangsawan

Duren Bangsawan
Bab 50 ~ Duda Karena Tradisi


__ADS_3

Sebuah kutukan yang sudah menjadi tradisi di kerajaan Oesteria. Di mana setiap keturunan bangsawan khususnya laki-laki, harus menjadi duda agar selamat dan terbebas dari kutukan mematikan yang akan merenggut nyawa.


Tradisi tersebut mengharuskan setiap keturunan bangsawan untuk menikah bila sudah genap berusia dua puluh tujuh tahun. Karena itulah, Castin, Calvin, Devil dan Elmer menjadi duda di saat yang bersamaan.


Setahun lalu, tepat saat berusia dua puluh tujuh tahun. Castin, Calvin, Devil dan Elmer sudah menikah secara sah dengan wanita pilihan yang sudah mereka bayar. Mereka berempat kompak menikah dan juga kompak bercerai usai sebulan menjalani pernikahan di atas kertas.


Castin, Calvin dan Elmer adalah duda bangsawan yang jelas masih perjaka, karena ketiganya sama sekali tak menyentuh istri bayaran mereka. Berbeda dengan Devil yang memang terkenal sebagai seorang cassanova kelas kakap. Jangankan seorang istri, wanita yang ditemui di bar sekali pun, tak pernah lepas dari jajahan rudalnya yang mematikan.


Saat ini, keempat duda bangsawan telah berkumpul di tempat favorit mereka. Di mana lagi kalau bukan di bar kelas atas bernama blue house.


Di dalam ruangan VVIP yang luas nan mewah. Castin datang paling terakhir karena drama tangisan putranya yang kelaparan. Castin langsung duduk di sofa, tepatnya di samping Elmer. Sementara Devil dan Calvin duduk di sofa yang terpisah.


Di hadapan mereka berempat, ada sebuah meja berlapis emas, yang di atasnya terdapat beberapa botol anggur Screaming Eagle Cabernet, yang harganya saat ini mencapai enam milliar rupiah perbotolnya. Harga yang terdengar sangat fantastis. Tapi, tak seberapa bagi para duda bangsawan.


"Yang terlambat, yang membayar tagihan malam ini," sambut Devil tepat saat Castin baru menjatuhkan bo kongnya di sofa.


"Putraku menangis, aku harus menenangkannya terlebih dahulu," jawab Castin menjelaskan.

__ADS_1


"Bagaimana keadaan baby d? Semenjak ditemukan, aku belum melihat bagaimana kondisinya. Apa baik-baik saja?" sahut Elmer yang berpakaian serba hitam seperti biasa.


"Baik, karena rupanya ia ditemukan dan dirawat oleh seorang gadis miskin," jawab Castin mulai meneguk anggur berharga fantastis tadi. Castin meneguk anggur bertujuan untuk menetralisir pikirannya yang terus tertuju pada tubuh seksi Cleona.


"Pantas saja aku tidak bisa menemukannya. Temukan aku pada gadis itu, aku memerlukan informasi darinya untuk menemukan penculik misterius itu," jelas misterius, karena baru kali ini Elmer gagal melakukan tugasnya.


"Kalau tidak sibuk datang saja, gadis itu aku bawa tinggal di istana," jawabnya mulai menunjukkan gelagat tak biasa.


Dokter Calvin melihatnya menahan tawa, "Jangan bilang gadis yang membuatmu bergairah adalah gadis yang menemukan putramu?" tebak Dokter Calvin penasaran.


"Benar, gadis yang jelas-jelas bukan tipeku," balas Castin membenarkan.


"Oh iya, ngomongin seorang gadis. Beberapa hari lalu aku juga menemukan seorang gadis berwajah cantik dengan tubuh menggoda," Devil bercerita dengan antusias, bahkan kedua tangannya membentuk huruf S di udara, seakan menggambarkan betapa indahnya lekuk tubuh yang seksi.


"Sejak kapan wanita tidak seksi di mata mesummu," Dokter Calvin menimpali.


"Aku tidak berbohong, seksinya gadis ini sangat berbeda. Pepayanya benar-benar jumbo, aku tidak pernah melihat pepaya seindah itu," balas Devil sambil membayangkan.

__ADS_1


"Kenapa akhir-akhir ini ada banyak gadis dengan pepaya yang jumbo. Aku juga menemukannya beberapa hari lalu," sambung Elmer mengerutkan dahi.


"Tidak mungkin kita bertemu dengan gadis yang sama, bukan?" Dokter Calvin melanjutkan.


"Kau juga bertemu dengan gadis pepaya jumbo?" tanya Castin penasaran.


"Iya, dia pasienku." Dokter Calvin mengiyakan.


"Jangan-jangan ....


.


.


.


Huwa😭 Head banner, Guys. Berkat dukungan kalian semua🥺😍. Makasih banyak semuanya, calangeo❤️😘

__ADS_1



__ADS_2