Gadis Kecil Milik Tuan CEO

Gadis Kecil Milik Tuan CEO
Bab 129.Leo yang menyebalkan


__ADS_3

Sudah beberapa hari berlalu sejak kejadian penyerangan yang di alami Maxim hingga mereka tidak jadi pergi kemakam Kakek Marco.Sepertinya Joya juga masih trauma,dia tidak pernah melihat orang memegang senjata tapi kali ini dia menjadi sasaran senjata itu sendiri.


Kondisi Nathan juga sudah membaik,kini dia duduk bersama dengan kedua putranya di tambah dengan Hans yang kini terus berada di sebalah Maxim.Kejadian kemarin membuat Hans merasa bersalah walau bukan sepenuhnya kesalahan nya.


"Siapa sebenarnya pemimpin Naga hitam ini?"Tanya Leo yang penasaran dengan sosok pemimpin Naga hitam yang menyerang Maxim dan apa tujuan nya.


Nathan menghela nafasnya,lagi lagi kejadian masa lalu berdampak pada masa sekarang dan melibatkan anak dan menantunya."Dia bernama Bruno,mafia dari dunia bawah yang cukup kuat.Dia berasal dari kota yang sama dengan Daddy."Nathan menjeda ucapan nya sejenak,tatapan nya menerawang jauh ke luar jendela."Dulu kami sahabat,namun cinta mengubah Bruno menjadi seperti ini!"


Dahi Leo berlipat,tidak seperti Maxim yang fokus mendengarkan dan tidak memberi ekspresi apapun tapi Leo justru semakin penasaran pada hal hal yang berbau cinta."Jangan bilang Daddy merebut pacar Bruno?"Celetuk Leo yang membuat mata Nathan melotot ke arahnya.


"Daddy tidak pernah jatuh cinta pada wanita selain Mommy mu.Jadi berhentilah berpikir negatif tentang Daddy Leo!"Nathan mendesah frustasi putra bungsunya ini benar benar sedang mencari celah untuk menjatuhkan nya.Bolehkah Nathan berpikir jika Leo bukan putranya.Aishh Pasti Jihan akan kecewa padanya jika mengetahui hal ini.


Maxim menarik samar sudut bibirnya,Leo memang selalu bisa membuat orang mengerang frustasi.


"Ya bisa saja kan?Daddy merebut pacar Bruno makanya Bruno membalas kita sekarang."Ucap Leo yang tidak mau kalah.


"Bruno mencintai seorang wanita tapi wanita itu mencintai Daddy,tapi Daddy menolak nya karena Daddy sudah mempunyai Mommy mu.Kau tahu sendirikan bagaimana ketampanan Daddy mu ini dan tidak seorang wanita pun yang bisa menolak pesona Daddy."Leo menganga tidak menyangka jika Daddy nya bisa senarsis ini.


Hans sedari tadi hanya bisa menahan tawanya mendengar perdebatan Tuan Nathan dan Leo kedua nya benar benar mirip dan tak di ragukan jika Leo adalah putra Nathan.


"Lalu kenapa dia marah,harusnya dia punya kesempatan untuk mendapatkan wanita itukan?Bukan nya malah marah pada Daddy?"Lagi lagi Leo bertanya seperti seorang anak kecil yang punya rasa ingin tahu yang besar.


"Karena wanita itu mengakhiri hidupnya di hadapan Bruno.Itu yang menyebabkan Bruno membenci Daddy bagi Bruno lebih baik dia merelakan Wanita itu hidup bersama Daddy tapi mau bagaimana lagi cinta Daddy untuk Mommy tidak bisa di goyahkan."Nathan terkesan bangga dengan dirinya sendiri membuat Leo mencebikkan bibirnya.Kali ini ucapan Nathan mampu membungkam Leo yang selalu mencari gara gara dengan nya.Leo memang perusuh.

__ADS_1


"Lalu sekarang apa tujuan nya muncul?"Kali ini Max yang bertanya.Dia lebih tertarik dengan alasan kembalinya Bruno dari pada kisah cinta Daddy nya walau Max merasa bangga karena mempunyai Daddy yang setia.


Semua menatap Daddy Nathan yang kini sedang mengosokkan jari telunjuknya di dagu"Itu yang Daddy tidak tahu,sudah lama sejak kejadian itu dan entah apa maksudnya memberi tanda jika dia telah kembali."Nathan sendiri tidak bisa menebak tujuan Bruno,apakah masih dendam yang sama atau ada sesuatu yang lain.



"Jika begini kita tidak bisa asal menebak,yang bisa kita lakukan sekarang adalah memperketat penjagaan dan sebisa mungkin mengurangi kegiatan di luar bagi para wanita juga Zaiden."Kata Max.


Mendengar nama Zaiden,Nathan juga ingin membicarakan bocah itu sepertinya ini adalah waktu yang tepat.


"Max,ada yang ingin Daddy tanyakan."Nathan berucap serius.Max menatap Hans lalu beralih lagi menatap Nathan.


"Ada apa Dad?"


Max menggeleng"Aku rasa tidak ada yang aneh dari Zaiden.Dia sama seperti anak pada umumnya tapi ya Zaiden lebih pintar dari anak seusia nya tapi kurasa itu masih wajar mengingat bagaiman pintarnya Daddy nya!"Jawab Max ikut narsis.


'Hemm mereka memang satu darah!'Batin Hans.


"Itu dia keanehan nya.Dia lebih pintar dari anak seusianya.Apa kau tahu dia yang menemukan keberadaan mu saat terjadi penyerangan bahkan dia bisa meretas cctv mobil dan mengintip kami!"Nathan menjelaskan pada Maxim.


"Bukan kah itu wajar?"Tanya Max yang masih belum sadar di mana letak ke anehan yang di maksud Daddy nya.


"Bagini Max,beberapa hari yang lalu fia juga menemui Daddy dan menawarkan bantuan pada Daddy.Dia bukan anak biasa dan kemampuan nya bukan hal yang biasa saja.Kita tidak tahu dia belajar dimana dan siapa yang membantunya."Natahn terlihat serius.

__ADS_1


Max mulai berpikir jika apa yang dikatakan Daddynya mungkin benar.


"Bayangkan anak sekecil itu menawarkan bantuan pada kita dan dia tahu jika orang yang menyerang kalian waktu itu adalah seorang mafia!"


Disini Max sangat terkejut,benarkah putranya seperti itu.Bukan kah ini berbahaya jika ada musih yang mengetahui kemampuan Zaiden?


"Tapi kurasa dia belajar sendiri.Aku sempat bertanya padanya kemarin dan dia mengatakan di kapalanya dia melihat banyak angka angka yang tidak dia mengerti terus berputar putar hingga membuat kepalanya sering sakit dan saat dia mempunyai laptop disitu baru dia menyadari angka angka itu ternyata sebuah kode yang menuntunnya pada suatu algoritma.Aku juga bertanya apa sekarang kepalanya masih sering pusing tapi Zaiden bilang sudah tidak karena dia sering bermain laptop."Kata Leo menjelaskan apa yang dia bicarakan dengan Zaiden tempo hari


"Astaga..!"Wajah Leo tiba tiba menjadi tegang dengan mata yang membola.


Nathan ,Maxim dan Hans ikut terlonjak kaget karena reaksi Leo yang tiba tiba berdiri.


"Ada apa?Jangan membuat kami panik Leo?"Nathan bertanya pada Leo.Tapi Leo masih tetap diam.


"Ishh berandalan ini.Katakan pada kami apa yang terjadi jangan katakan ada hal yang berbahaya pada putraku!"Max yang tidak sabar pun menguncang tubuh Leo hingga Leo tersadar.


"Katakan ada apa?"Bentak Max.


"Dia bilang jangan mengatakan pada Daddy dan Mommy nya tapi aku mengatakan nya pada kalian semua!"


Nathan memegang dadanya yang nyaris mengeluarkan jantung nya karena ulah Leo yang berlebihan.Max mendeàh frustasi karena ulah Leo.Sementara di balik laptopnya Zaiden menepuk dahinya.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2