Gadis Kecil Milik Tuan CEO

Gadis Kecil Milik Tuan CEO
Bab 87.Jantung yang terus berdebar.


__ADS_3

Di tempat yang berbeda entah kenapa sejak kembali dari taman Joya merasa jantung nya terus berdetak sangat kencang,dia bahkan sempat beberapa kali memegang dadanya yang terasa sakit.


"Aduh,sebenarnya apa yang terjadi dengan jantung ku.Tidak mungkin aku memiliki penyakit jantung atau ini adalah efek kecelakaan kemarin?"Joya atau yang kini bernama Gea itu terus bergumam seorang diri di dalam kamar nya sesekali dia meringis menahan detak jantung nya yang terlalu keras.


"Kenapa ini?ahhh rasanya lumayan sakit di dalam.Apakah aku harus mengatakan nya pada Mommy?Tapi aku tidak ingin membuat Mommy khawatir,ahh sebaik nya aku memang mengatakan pada Mommy dari pada terjadi sesutu yang justru akan membuat mereka semua sedih nanti!"Akhirnya setelah Gea berdebat dengan dirinya sendiri,kini dia memutuskan untuk menemui Mommy nya di dapur.Wanita yang masih terlihat cantik itu memang hobby sekali memasak,saking hobby nya hingga kini tubuh Gea yang menjadi korban nya.


Menurini tangga dengan sangat hati hati Gea akhirnya tiba di dapur dan melihat Mommy nya masih berkutat dengan sayuran segar di tangan nya,padahal banyak maid disana tapi Mommy senang melakukan nya sendiri.


"Mom,apa kau sibuk?"Tanya Gea menghampiri Mommy nya.


"Ahh sayang,Mommy terkejut.Ada apa kenapa kau turun lagi?Mommy sudah bilang kalau kau harus istirahat!!"Rehana yang memang sempat terkejut tapi kemudian melanjutkan kembali pekerjaan nya,dia berpikir Gea putrinya hanya kesepian saja.


"Mom.Jantung ku berdetak terus bahkan terasa sangat nyeri sekali.Apakah ini efek kecelakaan kemarin atau memang beginilah wanita yang sedang mengandung?"Tanya Gea manja tapi masih memegang dadanya yang terasa nyeri.


Rehana yang mendengar perkataan Gea sontak langsung menghentikan aktifitasnya lalu mematikan kompor serta mencuci tangan nya dengan terburu buru lalu menghampiri Gea yamg masih setia di tempatnya seraya memperhatikan Mommy nya.


"Astaga sayang kau sakit?Maafkam Mommy ya,mungkin karena kau terlalu lelah tadi makanya jantung mu berdetak kencang!"Rehana merasa bersalah karena dirinya yang membawa Gea jalan jalan dan kini berakhir dengan jantung putrinya yang terasa nyeri.


Gea menggelengkan kepalanya"Tidak Mom,jangan salah kan diri Mommy,Gea tidak tahu apa ini.Tapi Gea tidak merasa lelah sebelum nya."Jawab Gea.

__ADS_1


Rehana terlihat berpikir,tangan nya kini mengusap lembut rambut Gea"Mommy akan panggil Dokter Marsel untuk memeriksa mu sayang,sekarang ayo Mommy antar kembali ke kamar.Lain kali panggil saja maid kita jangan bolak balik turun tangga seperti ini.Mommy akan minta Daddy untuk membuat lift buat mu nanti!"Rehana tidak dapat menyembunyikan rasa khawatirnya meski ucapan nya terlihat sangat tenang tapi jujur dia khawatir jika Gea menderita penyakit yang berbahaya.


Gea tersenyum mendengar ucapan Mommy nya yang sangat menyayanginya,walau jantung nya masih berdetak denga kencang namun perkataan Mommy ny sedikit membuat nya tenang.


Setelah tiba di kamar Gea,Rehana segera membantu Gea berbaring lalu mengusap lembut rambut Gea.Hingga tidak berapa lama terdengar ketukan di pintu kamar Gea.


"Permisi Nyonya,Dokter Marsel sudah datang."Lapor seorang maid setelah Rehana memberinya ijin untuk masuk.


"Selamat siang Nyonya Rehana,Gea!"Sapa Dokter Marsel ramah.


"Selamat siang Dok.Toling periksa putriku!!Sejak tadi dia mengeluh jantung nya berdetak sangat kencang bahkan dia mengatakan sampai terasa nyeri."Rehana menjelaskan sedikit tentang kwluhan yang di rasakan Gea pada Dokter Marsel.


"Apa ada sesuatu yang gawat atau berbahaya Dok?"Tanya Gea tidak sabar.


Dokter Marsel tersenyum sangat manis pada Gea,Dokter muda itu merasa senang bisa melihat Gea kembali setelah beberapa waktu mereka tidak bertemu namun bukan karena Gea sakit tentunya.


"Sebenar nya tidak ada yang perlu di cemaskan.Kondisi Nona Gea baik baik saja.Mungkin karena kekelahan,saya hanya akan memberikan vitamin saja tapi jika nyerinya terus berlanjut sebaik nya bawa Nona Gea ke rumah sakit agar bisa di lakukan pemeriksaan yang lebih mendalam lagi!"Jawab Dokter Marsel dengan senyum yang tak pudar dari bibir nya.


Rehana menarik nafas lega namun tetap merasa bersalah karena telah memberi ide jalan jalan pada Gea,dirinya tidak menyangka bahwa ide nya yang ingin membuat Gea tidak bosan justru menyebab kan Gea menjadi sakit.

__ADS_1


"Baiklah saya kalau begitu saya permisi Nyonya dan Nona Gea semoga segera pulih ya.Jangan lupa diminum vitamin nya dan makan yang cukup!"Pamit Dokter Marsel yang di angguki Gea serta Rehana.


"Oh sayang.Mommy benar benar minta maaf ya!!Karena Mommy kau jadi seperti ini.Mommy menyesal."Lirih Rehana menggenggam tamga Gea dan mencium nya dengan lembut.


"Tidak Mommy,jangan berkata seperti itu dan berhenti menyalahkan diri Mommy sendiri.Mommy dengar apa kata Dokter Marsel?Gea baik baik saja!Lagi pula jika Mommy tidak mengajak Gea jalan jalan maka Gea pasti akan mati karena bosan.Hehe..."Senyum Gea membuat Rehana terharu.Entah ikatan apa yang ada pada mereka tapi rasanya Rehana tidak ingin berpisah dengan Gea.


"Baiklah,sekarnag kau istirahat ya.Sebentar lagi makananmu akan di antar maid,kau tidak boleh turun dari ranjang ya!Apalagi sampai turun ke bawah.Istirahat saja di sini jangan membantah!!"Tekan Rehana saat Gea sudah membuka mulut nya ingin protes dengan aturan sepihak Mommy nya.


Gea sendiri langsung merapatkan bibir nya saat Mommy nya melarang dia membantah.


Terima kasih Mom.


Rehana tersenyum lalu mengangguk dan sedetik kemudian dia sudah berhambur memeluk Gea dan mencium wajah Gea yang putih mulus itu.


"Mommy sayang kamu,sayang!!"Gumam Rehana.


"Gea juga sayang Mommy!."Jawab Gea.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2