Gadis Kecil Milik Tuan CEO

Gadis Kecil Milik Tuan CEO
Bab 65.Apa kitaakan pergi?


__ADS_3

Max menatap Joya yang sibuk dengan ponsel baru milik nya,bukan memainkan nya tapi sedang mempelajari fitur fitur yang ada di ponsel itu.


"Apa kamu sudah mengerti?''Tanya Max datar dan nyaris tanpa ekspresi.


Mata Joya mengerjap melihat Max,tersungging senyum yang sangat manis di bibir Joya."Lumayan,aku mulai mengerti!"Jawab Joya apa adanya.


Setelah menerima ponsel yang di serahkan Leo tadi,kakek Marco memang langaung menghubunginya dan mengatakan jika itu adalah ponsel pemberian nya dan Joya sangat senang dan tidak lupa mengucapkan terima kasih.


"Apa kita akan pergi ke rumah kakek?''Tanya Joya masih dengan wajah yang bahagia.Max bisa melihat itu jelas di mata Joya hanya dengans ebuah ponsel bisa membuat Joya senang tapi ya wanita akan selalu senang jika di beri hadiah.Itu yang ada di dalam pikiran Max.


Sementata bagi Joya,ponsel itu sangat berarti karena ini pertama kalinya dia mendapatkan hadiah,sebelum nya dia pernah mendapatkan pakaian dari Joya namun itu tidak di anggap Joya sebagai hadia tetapi kewajiba Max karena akan membawa Joya sebagai calon istri ke keluarga Anderson.


"Ya,aku akan menjemput mu saat pulang dari kantor nanti jadi bersiaplah!"


Joya mengangguk mengerti"Baik.!Jawab Joya.


Max melangkah mendekati Joya lalu mecium puncak kepalanya lalu meraih dagu Joya dan mendaratkan sebuah ciuman disana.Wajah Joya memanas,jantung nya berdegup sangat cepat bahkan Max bisa mendengar nya dan tersenyum dalam hati melihat reaksi polos istrinya.


"Kenapa rasanya aneh ya?"Tanya Max mengerutkan alisnya seakan berpikir sangat dalam.


Joya yang melihat Max tampak sedang berpikir pun ikut mengerutkan alis nya bingung Max selalu mengatakan aneh.Namun yang membuat Joya bingung yang aneh itu bibirnya,rasa ciuman nya atau Max sendiri yang aneh?


Max yang melihat Joya sedang berpikir saraya menyentuh bibir nya tampak menyunggingkan senyum,wajah Joya tampak lucu dan menggemaskan bagi Max rasanya dia tidak ingin pergi bekerja jika saja gidak ada rapat penting dengan klien.


"Sudahlah jangan dipikirkan.Nanti aku akan mencoba nya lagi!''Goda Max.

__ADS_1


Joya membelakkan matamya''Apa dia akan mencoba lagi?Bukan kah itu artinya fia akam menciumku lagi?Oh Astaga kenapa dia tidak malu mengatakan nya padaku secara gamblang?''Batin Joya.


Joya mengantar Max ,disana sudah ada Hans yang berdiri dan membukakan pintu untuk Max.


"Selamat pagi Nyonya!''Sapa Hans.


"Pagi Om!''Balas Joya.


Hans menghembuskan nafasnya kesal karena Joya masih saja memanggilnya dengan sebutan Om.Sementara Max tersenyum senang melihat Hans yang kesal karena istrinya selalu menyebutkan dengan Om.


Mobil yang membawa Max melaju,barulah Joya kembali masuk ke kamar nya,rasanya dia bosan namun di rumah ini dia sama sekali tidak di ijinkan melakukan apapun,bahkan jika Joya ingin memakan sesuatu dia harus menyampaikan nya pada pelayan agar para oelayan yang menyiapkan nya.


"Ada yang bisa saya bantu Nyonya?''Tanya pak Jo yang sudah berdiri dengan kepala menunduk di depan Joya yang tampak sedang melamun.


"Eh pak.Maaf saya tidak sadar dengan kedatangan Bapak!''Jawab Joya.


"Tida tidak,jangan katakan itu!''Jawab Joya yang merasa semakin tidak enak hati pada pak Jo.


"Baiklah,apa anda memerlukan sesuatu?''Tanya Pak Jo yang tidak ingin terus melakukan sesi minta maaf yang tidak akam ada habisnya dan membuat Nyonya muda nya merasa bersalah.


"Emm apa disini ada yang bisa aku kerjakan?Emm maksud nya aku sangat bosan jika hanya menongon atau tiduran saja,jika ada sesuatu yang bisa saya kerjakan maka saya ingin melakukan nya!''Kata Joya penuh harap.


Pak Jo kembali menatap Joya,baru kali ini ada majikam yang meminta pekerjaan pada pelayan nya."Maaf Nyonya tapi semua sudah di kerjakan oleh pelayan di sini.Jika anda bosan anda bisa perhi ke taman melihat bunga bunga yang sdang bermekaran,saya yakin anda akan merasa lebih baik.''Jawab Pak Jo.Tentu saja dia tidak ingin membuat Tuan nya murak karena dirinya berani memberi pekerjaan kepada Joya.


"Baiklah,bisa tolong antarkan saya!''Kata Joya.

__ADS_1


Entah kenapa perasaan takjub muncul di hati Pak Jo terhadap Joya.Tutur katanya yang lembut dan sopan membuat nya merasa dihargai Pak Jo yakin jika Joya adalah wanita yang sangat baik hingga pak Jo berharap jika Joya dan Max tidak akan pernah berpisah.


"Tentu Nyonya.Mari saya akan antarkan!''Pak Jo tentu senang bisa membuat Joya merasa senang.


"Joya mengikuti langkah pak Jo yang membawanya ke sebuah lorong yang tidak terlalu panjang hingga mereka tiba di sebuah taman yang snagat luas bahkan hampir bisa dikatakan itu adalah kebun bunga yang sangat indah.


Mata Joya membulat dengan mukut menganga.Selama ino dia tidak pernah tahu jika di rumah Max dia punya taman yang sangat indah seperti ini,jika dirinya tahu mungkin selama ini dia tidak akam merasa kebosanan.


"Wahh ini indah pak."Kebahagiaan yang terpancar dari wajah Joya membuat dirinya tampak lebih cantik,mata indah Joya memandang takjub bunga bunga yang sedang bermekaran di depan nya.


"Iya Nyonya,hari ini bunga bunga disini mekar hampir seluruh nya.''Jawab Pak Jo.


"Apa Max yang menanam ini semua?Emm masud saya apakah Max yang memerintahkan menanam semua ini?''Joya meralat pertanyaan mya karena tidak mungkin Max yang galak itu yang menanam nya.


Pak Jo tersenyum''Benar,Tuan sangat menyukai bunga.''


Joya mengangguk sebagai jawaban.


"Maaf Nyonya,apakah tidak apa jika saya meninggalkan Nyonya sendiri di sini?''Tanya Pak Jo karena masih ada yang harus dia kerjakan lagi.


Joya menatap pak Jo lalu mengangguk"Tidak apa pak.Bapak bisa melanjutkan pekerjaan bapak.Maaf jika saya merepotkan pak!''


Lagi lagiPak Jo di buat takjub dengan tutur kata Joya yang sangat lembut itu sangat jarang ada majikan yang berbicar seperti itu padapelayan nya.


"Itu sudah pekerjaan saya dan sama.sekali.tidak merepotkan.Saya akan menyuruh seseorang untuk membawakan minuman dan cemilan kemari agar anda tidak merasa bosan."

__ADS_1


Joya tersenyum kepada pak Jo sebelum pria itu menhilang dan meninggalkan dirinya di taman seorang diri dengan wajah cerah dan bahagia.


Bersambung....


__ADS_2