
Sekitar setengah jam saat reza pergi datanglah seorang pria tampan nan tinggi masuk ke ruang rawat Nabila.
"Apa kau merasakan sakit?"tanya pria itu dengan datar dan mendudukan bokongnya ke kursi yang berada di samping ranjang nabila
"I..iya,a Anda siapa ya?"tanya nabila ragu
"Aku adalah dirga hantoro orang yang menabrakmu kemarin"jawab dirga memperkenalkan diri.
Seketika nabila terdiam saat mendengar jawaban pria yang ada di hadapannya itu,perasaannya bercampur aduk sedih,marah,dan kecewa semuanya bercampur aduk.
"Hei apakah kau baik baik saja?"tanya dirga memecahkan keheningan
"A..iya Aku baik baik saja "jawab nabila gugup karena masih berusaha mengingat kejadian kemarin
20 menit berlalu hanya ada keheningan tanpa ada sepada kata pun dari bibir dirga maupun nabila.
"Mengapa paman itu menatap ku seperti itu?apakah di wajah ku ada kotoran?membuat ku risih saja"batin nabila
Tiba tiba nabila bangkit dari dari tidurnya dan menatap wajah dirga
"Ada apa?mengapa kau menatap ku seperti itu?"tanya dirga penasaran karena nabila menatapnya dengan ekspresi aneh
"Berapa lama aku tidak sadarkan diri?di mana ibu ku?"tanya nabila dengan wajah yang terlihat sangat khawatir dan menggoyang goyangkan tangan dirga
"Kau tenang saja ibu mu baik baik saja,sekarang kau tenang dan beristirahatlah" ucap dirga menenangkan nabila dan membaringkannya ke ranjang
Tak lama kemudian karena merasa bosan mata nabila terasa berat dan kelopak matanya sayup sayup dan nabila pun sudah tertidur.
Dirga yang melihat nabila tertidur menatap lekat wajah gadis itu sambil tersenyum tipis "akhirnya aku menemukan mu" gumam dirga dan mengelus pipi gadis itu dan beranjak pergi dari ruangan itu.
Keesokan harinya
Pagi yang cerah dengan kicauan burung dari luar ruangan yang membuat hati menjadi tenang.
"Hoammm"nabila memicingkan matanya dan mengumpulkan kesadarannya dan meregangkan otot tubuhnya saat kesadarannya sudah terkumpul dia segera bergegas ke kamar mandi dan membersihkan diri
15 menit di kamar mandi akhirnya nabila keluar dari kamar mandi
__ADS_1
"Segarnya,tapi sekarang aku merasa lapar"gumam nabila
Tok tok tok
"Permisi"ucap seorang perawat dan masuk ke ruangan nabila
"Saya periksa dulu ya"ucap perawat tersebut dan tersenyum
Nabila pun berbaring di panjangnya dan di periksa oleh perawat tadi
"Sekarang sudah membaik,kau hanya butuh istirahat yang cukup"ucap perawat dan keluar dari ruangan nabila.
Ceklek!!
Seseorang masuk ke ruangan nabila membawa beberapa makanan di tangannya
"Kau pasti lapar,kau makan dulu lalu minum obat"kata reza seraya tersenyum pada nabila dan duduk di kursi yang berada di samping ranjang nabila
"Kk reza kau kemari Lagi?"tanya nabila kepada reza dan tersenyum lebar padanya
"Mana mungkin aku tidak suka"ucap nabila lagi
"Baiklah,sekarang kau makan dulu lalu minum obat"kata reza dan menyodorkan semangkuk bubur pada nabila
"Baiklah kk,tapi setelah aku sembuh aku sudah bisa pulang kan?" Tanya nabila dan memakan buburnya
Reza hanya tersenyum dan mengangguk
"Kau bisa pulang tapi pulang ke tempat tuan muda"
Setelah bubur nabila habis dia meminum obat dan tidur,dan saat nabila tertidur pulas reza segera beranjak pergi dan kembali ke kantor
Kantor
"Permisi tuan muda"ucap seseorang dari balik pintu
"Masuk" jawab dirga datar
__ADS_1
"Bagaimana keadaan gadis itu?"tanya dirga penasaran namun masih dengan memasang wajah datarnya
"Dia sudah baik baik saja 2 hari lagi sudah bisa pulang"jawab reza dengan sopan
"Hmm kau selidiki apa saja yang terjadi padanya selama beberapa tahun ini"ucap dirga yang masih setia dengan wajah datar nya
"Baiklah tuan muda"jawab reza seraya keluar dari ruangan dirga
"Setelah beberapa tahun akhirnya aku menemukan mu"gumam dirga dan tersenyum tipis
Dua hari kemudian
"Kk reza ayo!aku sudah tidak sabar bertemu ibu"ajak nabila dengan semangat
"Ayo"kata reza dan berjalan keluar ruangan nabila dan melewati lorong lorong rumah sakit dan diikuti oleh nabila
"Silahkan nona"ucap seorang pria dengan sopan mempersilahkan nabila masuk ke mobil
"Nabila saja pak"kata nabila dan tersenyum manis
Dalam perjalanan tidak ada sepada kata pun yang keluar dari bibir nabila maupun reza
Butuh waktu 30 menit untuk sampai ke tempat tujuan dan saat mobil yang di tumpangi oleh nabila berbelok ke sebuah rumah yang sangat megah tepatnya seperti istana menurut nabila
"Kk reza kenapa kita ke sini?"tanya nabila ke bingungan karena dia tak tau mengapa reza malah membawanya ke situ bukan ke rumah ibunya
"Tuan muda menyuruh ku mengantar kan mu ke sini"jawab reza dan turun dari mobil dan membukakan pintu untuk nabila
"Ayo kita masuk"kata reza
Karena nabila sangat percaya pada reza akhirnya dia ikut kerumah yang layak di bilang istana itu
Bersambung
Makasih ya kakak kakak udah baca karya ku
Jangan lupa like ya
__ADS_1