
Saat makan malam dirga sudah ada di meja makan namun nabila belum juga muncul.
"Bi nabila di mana?"tanya dirga pada pembantunya
"Nona belum keluar kamar dari tadi tuan"jelas bi inem pada dirga
Dirga yang mendengar apa yang di katakan oleh pembantunya itu segera ke kamar saat dirga mengetuk pintu dia tak mendapat jawaban dan membuatnya semakin khawatir,dirga mengetuk lagi pintu kamar nabila namun tak kunjung mendapat jawaban dari dalam.
Karena khawatir tanpa mengetuk lagi dirga langsung mendobrak pintu kamar nabila karena dia sudah sangat khawatir. Saat pintu kamar terbuka dia sangat kaget karna melihat nabila tertidur dengan wajah tang sangat pucat.
Seketika dirga berlari menghampiri gadis itu dengan hati yang sangat gelisah
"Hei!!!ada apa dengan mu?"ucap dirga menggoyang goyangkan tubuh gadis itu agar tersadar
"Hmm!!bisakah kau tenang sedikit?!aku tidak mati"ucap nabila kesal bercampur kesakitan
"Wajah mu pucat sekali!Kita ke rumah sakit saja!"ucap dirga seraya menggendong tubuh nabila namun di tahan oleh nabila.
"Tunggu!!"ucap nabila agak berteriak dan seketika wajahnya bersemu merah bak kepiting rebus
"Mengapa?lihatlah wajah mu ini sangatlah pucat"ucap dirga dan menatap tajam ke arah nabila
"I..itu anu"ucap nabila dan memalingkan pandangannya karena malu
"Anu apa?jangan alasan lagi kita kerumah sakit sekarang"ucap dirga seraya mengangkat tubuh nabila
"Aku sedang datang bulan!!!"ucap nabila berteriak dan menutup wajahnya dengan tangannya karena malu
Dirga yang mendengar meletakkan kembali tubuh nabila ke kasurnya.
"Baiklah aku akan menyuruh bi inem membuatkan sub jahe untuk mu"ucap dirga santai dan segera keluar dari kamar nabila
Apa??dengan tanpa malu dia mengucapkan kata itu?!dasar om om rese mesum
Tak lama kemudian dirga kembali ke kamar nabila dengan membawa nampan yang berisi sub jahe
"Kau harus minum sub ini maka rasa sakitnya akan berkurang"ucap dirga seraya duduk di samping nabila dan meletakan nampan yang ia bawa di atas nakas di samping tempat tidur nabila
"Aku tidak suka minum obat rasanya pahit"ucap nabila dan membalikkan badannya sampai membelakangi dirga.
Dirga yang melihat kelakuan nabila hanya menggeleng geleng kepala
"Jika kau tidak mau meminum sendiri obatnya aku akan membantumu menggunakan mulut"goda dirga agar nabila ingin meminum obatnya dan ternyata berhasil dengan cepat nabila meneguk habis sub jahe itu
Saat nabila selesai meminum obatnya dia kembali tidur dan saat nabila tertidur dirga mengecup kening nabila dan keluar dari kamar gadis itu dengan membawa nampan di tangannya
"Bi saat nabila bangun kau beritahu dia bahwa aku akan pergi keluar kota selama seminggu,dan juga kau harus menjaganya jangan sampai dia kabur"kata dirga dengan wajah datar
"Baik tuan saya akan sampaikan nanti"ucap bi inem sopan
__ADS_1
"Baiklah"ucap dirga dan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang
Keesokan harinya
Kicauan burung dan cahaya mentari pagi yang menerpa wajah nabila melalui jendela yang ada di kamarnya
Entah kenapa hari ini kok hati aku adem amat ya?biasanya juga ini hati gelisah mulu
Nabila bangun dan meregangkan ototnya setelah itu bergegas mandi karena ini adalah hari pertama dia sekolah.
15 menit nabila melakukan ritual mandinya dan keluar dari kamar mandi dengan keadaan rapi
Saat nabila turun ke lantai bawah dan duduk di meja makan entah mengapa ada sesuatu yang mengganjal di hatinya seperti ada sesuatu yang kurang
Saat nabila makan sesuap demi sesuap tiba tiba terlintas di pikirannya dimana si om om mesum itu?
Karena penasaran dia bertanya kepada bi inem "Bi tuan dirga kemana?dari tadi tidak keliatan"tanya nabila yang masih tetap memakan makanannya
"Tuan muda keluar kota selama seminggu nona"ucap bi inem
"Ohh gitu"
Saat nabila selesai makan dia bergegas keluar dan menunggu taksi tapi dia langsung di cegah oleh Paman Lin "lewat sini nona,saya akan mengantar anda ke sekolah"ucap paman Lin mempersilahkan
"Gak usah pak nabila ke sekolah naik taxi aja"ucap nabila
"Tapi nona ini perintah dari tuan muda"ucap paman Lin
Saat di perjalanan hanya ada keheningan tanpa ada sepatah kata pun dan nabila sampai di sekolahnya
Nabila sempat terperangah saat sampai di sekolah itu kenapa tidak,dirga memang sengaja menyekolahkan nabila di sekolah terbaik di jakarta
Nabila masuk ke sekolahnya dan paman Lin kembali ke rumah
Nabila berjalan ke kelasnya dengan hati yang berbunga bunga karena akhirnya dia bisa sekolah lagi
Namun....brukkk!!
Nabila menabrak seseorang dan terjatuh ke lantai
"Lu punya mata gak sih?jalan tuh pake mata liat nih baju gw jadi kotor gara gara lu"ucap pria itu sambil menepuk nepuk bajunya
"Paan sih bukannya bantuin atau minta maaf malah marah marah"ucap nabila tidak kalah ngengasnya seraya berdiri
"Lagian orang itu jalan pake kaki bukan pake mata"tambahnya
"Yang seharusnya minta maaf itu lu bukan gw orang lu yang nabrak gw"kata pria itu dan menatap sinis nabila
Nabila tak menggubris perkataan pria itu dan pergi ke kelasnya "dasar cowok aneh"gumamnya
__ADS_1
Bel sekolah berbunyi menandakan jam pelajaran akan di mulai
" Selamat pagi anak anak"sapa guru yang masuk ke kelas
"Selamat pagi pak"sahut anak murid yang lain
"Hari ini kalian kedatangan teman baru"ucap pak guru yang membuat semua yang ada di kelas itu menjadi bingung dan bahagia
"Hei masuklah"ucap pak guru kepada nabila yang sedari tadi sudah berdiri menunggu di panggil
Nabila masuk ke kelasnya banyak murid yang terpukau dengan kecantikannya kecuali satu orang yang duduk paling belakang
"Halo nama aku nabila husen salam kenal semuanya"ucap nabila memperkenalkan diri dan tersenyum manis
"Hay nabila"sahut teman teman sekelas nabila
"Baiklah kau bisa duduk ada bangku kosong di sebelah Edho
Ya Edho adalah pria yang di tabrak oleh nabila tadi,nabila dan Edho sempat beradu mata saling memandang sinis
Nabila duduk di bangkitnya dan guru memulai pelajaran
Bel istirahat pun berbunyi banyak gadis di kelas nabila menghampirinya dan mengajaknya ke kantin
"Hay nabila,kenalin nama gw sahra yang pualing cantik di sekolah ini"ucap sahra memperkenalkan diri
"Idih sok cantik lu"ucap shisi sahabat sahra
"Emang gw cantik kok"ucap sahra dengan gaya yang sok cantik
"Hahaha iya deh kamu emang cantik"ucap nabila
"Ya ya ya dia emang cantik kaya kera,hahahaha"ledek shisi
"Enak aja"ucap sahra tak terima di ejek oleh shisi
"Udah ah ke kantin yuk laper gw"ajak shisi sambil mengelus perutnya
"Yuk aku juga udah laper"ucap nabila
Mereka pun ke kantin dan memesan bakso bang mamat (bakso langganan shisi dan sahra)
Saat nabila mencari tempat duduk tak sengaja matanya bertemu dengan Edho yang menatap sinis ke arahnya namun nabila tak mempedulikannya dia duduk dan menikmati baksonya
bersambung....
MAAF YA AUTHOR BARU UP SOALNYA TUGAS AUTHOR NUMPUK
KISAH INI MURNI KOK DARI PIKIRAN AUTHOR GAK ADA JIBLAKNYA KALAU EMANG ADA YANG SAMA ALURNYA ITU MURNI KEBETULAN DAN KALAU ADA KESALAHAN ANTAR KATANYA MOHON DI MAKLUMI YA🙏
__ADS_1
JALAN LUPA NINGGALIN JEJAK YA KAKAK KAKAK LIKE,KOMEN,DAN VOTE JUGA YA
KARENA LIKE ITU GRATIS KOK;3