
#Hai reader kesayangan othor.. Insha Allah cerita ini akan segera Othor tamatkan. Doakan ya semoga othor bisa terus menulis dengan lancar.
Jangan lupa bagi bunga πΉatau kopi β nya biar semakin semangat buat nulis.. #
Selamat Membaca πππ
...***...
Waktu berlalu begitu cepat...
Tak terasa sudah 3 tahun Sissy tinggal di Malang. Dia mulai bekerja di restoran Gending. Amira juga masih sibuk menjadi ibu rumah tangga sekaligus jualan online. Begitupun Yoan yang disibukkan dengan si kembar yang sudah bersekolah di SD. Sedangkan Zizi meski sudah dikaruniai anak perempuan yang saat ini berumur 2 tahun, tapi masih bekerja di kantor asuransi.
Dan hari ini cita - cita 4 sahabat akan terwujud yaitu memiliki toko kue atau cake shop sendiri. Hari ini adalah grand opening dari toko kue mereka, Cake Shop Pelangi.
"Ra, tolong kue nya di display yang cantik." Sissy mengingatkan sahabatnya itu.
"Oke Say. Minumannya dituang sekarang juga Si ?" Amira balik bertanya.
"Iya. Bentar lagi kan tamu undangan datang. Biar gak ribet." jawab Sissy sambil merapikan kursi - kursi di area cake shop mereka.
"Si, Ra, Udah siap kan ?" Yoan masuk dengan terburu - buru.
"Udah Yo. Tinggal satu kue aja masih di belakang." jawab Sissy.
"Udah ada tamu yang datang tuh. Siap - siap ya. Rapihin baju kalian." kata Yoan.
Sissy dan Amira pun reflek memperbaiki baju dan hijab mereka. Tak lama Zizi masuk ke area cake shop bersama salah satu tamu.
"Selamat datang Pak, Bu." sambut Sissy dengan ramah.
"Selamat ya atas pembukaan toko kue nya." kata pria paruh baya yang dikenal sebagai pemilik sebuah perusahaan besar di Malang.
"Terima kasih Pak." balas Sissy dan Amira bersamaan.
__ADS_1
"Bagus ini. Lokasi toko kue kalian juga strategis. Saya harap kue yang dijual juga enak - enak." sambung sang istri dari pengusaha itu.
"Insha Allah Bu. Silahkan dicicipi." Zizi mengantar mereka ke bagian kue. Kedua tamu itu melihat dan mencicipi kue yang tersaji.
Kesibukan keempatnya tak berhenti selama acara yang berlangsung sekitar 4 jam Memang mereka berempat sengaja turun langsung dalam grand opening toko kue ini.
Hingga akhirnya tamu terakhir sudah keluar dari toko kue mereka.
"Fiuh.. Alhamdulilah.. Akhirnya beres juga." Amira bernafas lega dan duduk untuk melepaskan lelahnya.
"Alhamdulilah acaranya sukses. Semua tamu terlihat puas." kata Zizi.
"Iya. Tinggal beberesnya nih." sambung Yoan yang juga ikut duduk di samping Amira.
"Tenang gaes. Untuk yang beberes aku udah kerahin bala bantuan." kata Sissy sambil memberikan minuman pada ketiga sahabatnya.
"Yang bener Si ?" tanya Yoan tak percaya.
"Bener dong. Aku minta bantuan anak magang buat beberes. Tuh.. mereka datang." Sissy menunjuk ke arah pintu masuk.
"Udah.. Sekarang kita bungkusin sisa kue buat dibawa pulang." usul Yoan.
"Siap bos." jawab Zizi.
"Giliran bungkus - bungkus aja semangat." ledek Sissy.
"Ya iyalah. Namanya juga makanan, gak bisa nolak lah." Zizi menjawab tanpa dosa.
Mereka pun membungkus sisa kue dna tak lupa juga membagi untuk tukang masak dan beberapa orang yang membantu beres - beres.
"Sudah selesai semua bu Rissya." kata salah satu anak magang.
"Alhamdulilah. Ini kue dan makanan buat kalian. Makasih atas bantuannya ya." kata Sissy sambil membagikan kantung berisi makanan dan juga amplop di dalamnya.
__ADS_1
"Sama - sama Bu. Lain kali ajak kami kerja lagi ya." kata salah satu anak itu.
"Insha Allah." jawab Sissy singkat.
"Bu, saya juga pamit." kata Mbak Nur , sang koki. Mereka mempekerjakan 2 koki untuk membuat kue.
"Iya Mbak. Makasih ya. Besok libur dulu aja. Hari senin baru mulai buka lagi." kata Zizi.
Nur dan Intan pun pulang dengan membawa makanan.
"Kita juga pulang ?" tanya Amira.
"Iyalah. Masa mau nginep." balas Yoan.
"Makasih ya buat semuanya. Alhamdulilah impian kita terwujud. Semoga cake shop kita bisa sukses dan lancar." kata Amira sambil memeluk ketiga sahabatnya.
"Aamiin." jawab Sissy, Yoan dan Zizi kompak.
"Geng Pelangi... Forever..." Sissy meneriakkan yel - yel.
Keempat sahabat yang tergabung dalam Geng Pelangi pun pergi meninggalkan temoat usaha pertama mereka. Tempat yang akan selalu menyatukan mereka. Tempat mereka mencurahkan ide dan kreatifitas mereka. Tempat yang akan menjadi pembuktian bahwa seorang wanita, seorang istri juga bisa berkarya tanpa melupakan suami dan anak - anaknya.
...***...
Bagi vote atau Bunga πΉ atau secangkir kopiβ ππ
Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.
Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. Ada juga cerita baru "Tiga Dara". Kalian juga bisa buka di bio saya ya..
Like π Komen dan Vote ββ
ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..
__ADS_1
Makasih πππ