
#Hai reader kesayangan othor.. Insha Allah cerita ini akan segera Othor tamatkan. Doakan ya semoga othor bisa terus menulis dengan lancar.
Jangan lupa bagi bunga πΉatau kopi β nya biar semakin semangat buat nulis.. #
Selamat Membaca πππ
...***...
Jam menunjukkan pukul 3 ketika Sissy bersiap untuk pulang. Setelah sebelumnya mengikuti briefing pergantian shift.
"Tumben langsung pulang Ris ?" tanya Yanto.
"Iya Mas. Mau nganter temen jalan keliling Bali." jawab Sissy sambil memandang seniornya itu.
"Temen apa temen ? Pacar baru ya ?" goda Yanti dengan suara lumayan keras yang membuat beberapa karyawan yang sedang di lantai 3 ikut menoleh ke arah mereka.
"Iishh.. Sahabat aku lagi honeymoon." elak Sissy sambil tertawa kecil.
"Ooh.. Kirain.." Yanto sengaja menggantung ucapannya.
"Aku kan setia menantimu Mas." Sissy balik menggoda lelaki setengah matang itu.
"Idih.. Najong.." Yanto cemberut.
Sissy mengambil hp nya saat terdengar suara notifikasi sms masuk.
"Mas, aku duluan ya." pamit Sissy.
"Teh, bareng sama aku aja." Sani menawarkan tumpangan.
"Gak usah San. Udah dijemput di depan." tolak Sissy dengan halus.
Sissy segera keluar dari area resto menghampiri Bli Nyoman.
"Sore Bli.. Maaf ya nunggu lama." sapa Sissy ramah.
"Gak kok Mbak Ris. Kita berangkat sekarang ?" Nyoman menatap sekilas pada Sissy.
"Iya Bli. Kita jemput pengantin baru, takutnya jalan ke Jimbaran macet. Ini kan hari weekend." jaaab Sissy.
Nyoman segera melajukan mobil menuju hotel tempat pengantin baru itu menginap. Setengah jam kemudian mereka sampai. Sissy segera turun menuju ke lobby menghampiri sahabatnya itu. Sedangkan Nyoman tetap menunggu di mobil.
"Hai Zi. Akhirnya kita ketemu lagi." Sissy memeluk sahabatnya itu erat.
"Sissy... Kangen..." Zizi balas memeluk Sissy.
"Hai Sal. Gimana nih honeymoonnya ? Seru ?" tanya Sissy.
"Baru juga nyampe, belum jalan - jalan kemanapun." Zizi yang menjawab.
"Tapi udah nyobain on the spot kan ?" ledek Sissy. Zizi yang mendengarnya hanya tersipu malu.
"Kita kemana sekarang Si ?" tanya Faisal mengalihkan topik pembicaraan.
"Kita dinner di Jimbaran yuk. Aku udah reservasi tempat." kata Sissy sambil mengajak keduanya menuju mobil. Zizi dan Faisal pun mengikuti Sissy ke mobil.
"Bli, berangkat sekarang ya." kata Sissy begitu masuk ke mobil.
"Siap Mbak." jawab Nyoman setelah menyapa Fausal dan Zizi.
Mobil segera meluncur membelah jalanan kota denpasar yang masih sepi. Mobil melaju menuju ke restoran seafood di daerah jimbaran. Restoran yang berada dipinggir pantai itu salah satu restoran favorit dari sekian banyak restoran disana.
Sissy dan yang lainnya langsung menuju ke salah satu meja yang menghadap ke pantai.
...
__ADS_1
(source : google)...
"Kalian mau pesan apa ?" tanya Sissy pada penfantin baru yang asyik menikmati suasana temaram sore hari.
Zizi dan Faisal mengambil buku menu dan memilih makanan dan minumannya.
"Bli Nyoman mau makan apa ?" tanya Sissy.
"Saya ngikut aja Mbak." jawab Nyoman.
Sissy akhirnya memesankan ikan bakar dan es teh untuk Bli Nyoman dan dirinya.
Sambil menunggu makanan datang, Zizi dan Faisal berjalan menyusuri tepi pantai sambil menanti matahari terbenam.
"Seneng deh Bee bisa menikmati sunset sama kamu berduaan gini.." kata Zizi sambil memeluk erat pinggang Faisal.
"Aku juga seneng Hon.. Tapi kita gak berdua loh.. Ada sahabat kamu dan Bli Nyoman juga." kata Faisal membuat Zizi cemberut.
"Iih.. Bee kok ngerusak suasana aja." gerutu Zizi.
"Hehehe.. Maaf ya Honey, gak sengaja." kata Faisal sambil cengengesan.
"Untung cinta kalo gak udah aku tinggalin kamu.." gumam Zizi yang masih bisa didengar Faisal.
"Apa Hon ? Jangan ngomong yang aneh gitu deh." protes Faisal.
"Abisnya kamu bikin suasana yang romantis jadi buyar." Zizi membela diri.
"Ya maaf. Udah yuk kita balik lagi aja. Udah laper." kata Faisal.
Zizi mengikuti langkah suaminya menuju ke meja makan. Terlihat makanan sudah yersaji disana. Mereka berempat pun langsung menikmati makanan dengan lahap dibawah langit dengan semburat oranye dari matahari yang mulai terbenam.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Ris, jangan lupa hari ini ada lunch meeting ya." Bayu mengingatkan.
"Siap pak. Saya ke kitchen dulu lihat persiapan disana." Sissy meninggalkan sang manager yang menuju ke ruangannya.
"Pagi.. Pagi ini yang incharge siapa ? Teh Penny atau Kevin ?" tanya Sissy.
"Kevin Teh. Tapi belum datang." jawab Adit, staf Kitchen.
"Nanti suruh langsung ke ruang Hijau di lantai 2 ya." kata Sissy sebelum meninggalkan dapur.
Sissy segera menuju ke ruang Hijau di lantai 2. Tampak beberapa staf sedang memeriksa tata letak ruangan.
"Ada yang kurang Can ?" tanya Sissy pada Candra, waiter.
"Udah semua kok Teh. Tinggal bukain tutup botol ini aja." jawab Candra.
"Ya udah kamu selesaiin ya. Setelah itu kita briefing di bawah." kata Sissy.
"Siap bos." jawab Candra sambil tetap melanjutkan pekerjaannya.
Sissy menuju ke lantai bawah untuk memeriksa makanan yang disajikan. Restoran ini menyajikan makanan sunda dengan konsep semi prasmanan dimana ada makanan setengah matang yang akan digoreng kembali dan masakan matang yang bisa langsung dipilih oleh para tamu.
"Maaf Teh aku telat. Tadi ban motorku bocor." kata Kevin yang baru masuk ke area restoran.
"Kamu simpan tas dulu lalu kita briefing." kata Sissy sambil tersenyum.
"Fiuh.. Capek.." Sissy sedang menjatuhkan tubuhnya di sofa di kantor manajemen.
Acara meeting dilanjut makan siang beelangsung dengan lancar. Klien sangat puas dengan pelayanan dan makanan yang disajikan.
__ADS_1
"Cantik,, capek nih kelihatannya." Teddy masuk ke ruangan dan langsung mendekati Sissy.
"Iya. Baru beres handle meeting tadi." jawab Sissy dengan judes.
"Aku pijetin ya." Teddy mulai memijat bahu Sissy.
"Apaan sih Ted. Lepasin." Sissy memberontak.
"Kenapa sih Ris. Kan aku mau bantuin. Kamu gak kangen ?" Teddy masih memegang bahu Sissy lalu turun ke lengannya.
"Gak usah sok bodoh. Kamu pikir aku gak tau apa - apa soal kamu dna Teh Penny ? Dasar cowok brengsek ya. Beraninya kamu coba ngerayu aku dan Teh Penny disaat yang bersamaan." Sissy mengeluarkan semua isi hatinya selama ini dengan penuh amarah.
"Tapi Ris.. Bukan itu maksudku.. Aku.." Teddy coba membela diri.
"Udah Ted. Gak usah pura - pura lagi. Aku udah tau hubungan kamu dan Teh Penny. Jangan pernah coba deketin aku lagi." Sissy kembali mengeluarkan amarahnya dan bersiap untuk pergi dari ruangan.
"Ris.. Ayolah.. Aku tuh cintanya sama kamu.." Teddy menarik lengan Sissy dan menahannya untuk pergi.
"Cinta.. Cinta.. Makan tuh cinta.. Dasar cowok brengsek." Sissy melepaskan pegangan Teddy dan berjalan menuju pintu.
Teddy mengusap rambutnya dengan frustasi. Tak habis pikir ternyata kelakuannya diketahui oleh gadis yang dicintainya.
"Oh iya.. Aku doain kamu bahagia dengan Teh Penny. Jangan sampai kamu sakiti dia seperti kamu sakiti perempuan lainnya." Sissy menatap Teddy terakhir kalinya sebelum keluar dari ruangan. Teddy hanya bisa menatap punggung Sissy yang hilang dibalik pintu.
Di lantai bawah Sissy sempat bertemu dengan Penny yang bersikap jutek dengannya. Sissy tak memperdulikannya. Sissy bergegas menemui Bayu yang sedang berada di lantai bawah restoran.
"Pak, saya mau bicara berdua." kata Sissy.
Sissy mengajak Bayu duduk di kursi di sudut ruangan.
"Ada apa Ris ? Kamu kelihatan banyak masalah." tanya Bayu.
"Pak, Bisa gak saya berhenti hari ini juga ?" tanya Sissy.
"Jangan dong Ris. Kamu minta berhenti hari ini. Tadi Yanto juga begitu. Saya jadi bingung harus gimana ini ?" keluh Bayu.
"Mas Yanto juga mau berhenti ?" Sissy bertanya lagi.
"Iya. Saya kan gak mungkin pimpin restoran sendirian. Saya butuh kalian." jawab Bayu.
"Ya idah deh Pak. Saya keluar sesuai jadwal, 2 hari lagi." kata Sissy.
"Meskipun berat. Tapi saya setuju deh. Yanto sudah dapat persetujuan dari owner untuk berhenti lebih cepat. Hari ini dia terakhir." Bayu menjelaskan.
"Iya pak. Makasih atas waktunya. Saya kembali kerja ya Pak." Sissy pamit meninggalkan Bayu yang masih terdiam di kursinya.
...*****...
Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1443H.
Mohon Maaf Lahir Batin. Maafkan kalo Othor banyak salah, suka lama update dan gantungin kalian.. πππ
Semoga Ibadah puasa kita lancar tanpa hambatan.. βΊβΊ
...*****...
Bagi vote atau Bunga πΉ atau secangkir kopiβ ππ
Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.
Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. Ada juga cerita baru "Tiga Dara". Kalian juga bisa buka di bio saya ya..
Like π Komen dan Vote ββ
ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..
__ADS_1
Makasih πππ