
Akhirnya mereka berempat sampai di rumah Aki. Sissy langsung membawa barangnya masuk ke ruang tamu.
"Cucu Aki sudah sampai. Kalian pasti capek kan? Ini udah disiapin teh hangat." kata Aku sambil duduk di sebelah Sissy.
"Makasih Ki." kata Sissy.
"Makasih Kek." ketiga sahabatnya kompak berbicara.
"Panggil aja Aki, sama kayak Sissy." kata Aki sambil menatap satu persatu cucu sahabatnya.
"Ki, Sissy sama temen - temen mau istirahat sebentar ya." kata Sissy setelah ngobrol sebentar dengan Aki.
"Iya. Udah Aki siapkan kasur tambahan." kata Aki sambil mengacak rambut Sissy.
"Makasih Aki." Sissy memeluk kakeknya dengan erat tak lupa mencium sekilas pipinya. Aki balas mencium pipi cucu kesayangannya.
Sissy pun mengajak ketiga sahabatnya untuk menuju kamar di lantai 2.
"Kamu deket sama kakek kamu ya Si?" tanya Amira.
"Iya. Meski tinggal jauh tapi aku lumayan deket sama Aki." jawab Sissy sambil membongkar kopernya untuk mencari baju ganti.
"Aku duluan yang mandi ya. Udah gak betah nih." kata Zizi langsung masuk ke kamar mandi.
"Seneng ya bisa deket sama kakeknya gitu." kata Yoan yang sedang tiduran di kasur.
"Sebenarnya Aki deket sama hampir semua cucunya terutama yang perempuan. Tapipaling deket ya sama aku dan sepupuku yang di sukabumi. Kebetulan kita seumuran." kata Sissy.
"Ini bakal jadi kamar kamu Si ?" tanya Amira sambil memandang sekeliling ruangan.
"Iya. Ini kamar yang sering aku pakai kalo nginep disini." kata Sissy.
"Luas Si kamarnya. Enak banget. Apalagi jendelanya langsung menghadap ke taman." kata Amira sambil melihat keluar jendela.
"Iya dong. Di lantai 2 ada 4 kamar. Ukurannya sama semua kok." Sissy masih sibuk menata bajunya ke lemari.
"Besar juga rumah kakek kamu ya." Yoan ikut berkomentar.
"Anaknya kan banyak Yo. Jadi kalo pas ngumpul bisa nampung semua." Sissy selesai membereska bajunya dan berjalan ke arah ranjang.
Zizi sudah keluar dan mereka bergantian mandi. Setelah mandi Sissy merasa ngantuk dan memilih untuk tidur di ranjang bersama Zizi. Sedangkan Amira dan Yoan tidur di kasur tambahan di lantai.
"Nanti malam aja ya kita jalan - jalan." kata Sissy sambil bersiap untuk tidur.
"Oke." Jawab ketiganya kompak.
Mereka pun tidur dengan lelap. Hingga tak terasa sudah jam 3 sore. Mereka terbangun karena merasa lapar.
"Si, aku lapar nih. Kita beli makan yuk." kata Yoan dambil membangunkan Sissy.
"Hhmm.. Bentar aku cek dulu ke bawah ya. Siapa tau ada makanan." kata Sissy menuju kamar mandi untuk mencuci mukanya.
Sissy segera turun ke dapur. Dilihatnya ada Bi Kokom sedang membereskan dapur.
__ADS_1
"Bi, lagi ngapain?" Sapa Sissy.
"Neng Sissy. Udah bangun neng. Gimana kabarnya?" tanya Bi Kokom sambil memegang tangan Sissy.
"Alhamdulilah Baik Bi. Aku mau minta tolong belikan makanan Bi." kata Sissy basa - basi.
"Ngapain beli neng. Tadi Aki sudah nyuruh Bibi masak buat neng sama temen - temennya." Bi Kokom menuju meja makan dan membuka tudung saji.
"Wah.. Ini sih enak Bi. Yawda aku makan ini aja. Sebentar aku panggil temen - temen dulu." kata Sissy bergegas menuju lantai 2.
"Girls. Ayo kita makan." kata Sissy memnaggil temannya.
"Asik. Udah laper banget ini." kata Zizi sambil memegangi perutnya.
Mereka menikmati makanan dengan lahap. Tak lupa Bi Kokom juga membuatkan es teh manis buat mereka.
"Mantap bener Si. Abis ini kita jalan - jalan kemana?" tanya Yoan.
"Kalian mau mie kocok gak? Kita jajan itu abis magrib. Gimana?" tanya Sissy.
"Apa itu Si?" Amira bertanya sambil menyuap makanannya.
"Mie kuning pake kuah kaldu sapi gitu. Ada toge, kikil sama daun bawang. Pokoknya seger gitu." Sissy menjelaskan pada sahabatnya.
"Kayaknya enak Si." kata Zizi.
"Iya kebetulan ada warung yang deket sini. Terkenal di Bandung." kata Sissy lagi.
"Terus sekarang kita ngapain?" tanya Amira yang juga sudah selesai makannya.
"Enaknya ngapain ya? Aku juga bingung." kaat Sissy.
"Ke Mall aja Si." usul Zizi.
"Ke Cibaduyut atau Cihampelas aja. Cari sepatu atau jeans." Yoan ikut mengusulkan.
"Boleh juga. Kita ke Cihampelas aja dulu ya. Cari jeans." Sissy langsung bangkit dan menuju kamar untuk berganti pakaian. Ketiga sahabatnya mengikuti Sissy menuju kamar setelah membereskan piring kotornya.
Sissy dan ketiga sahabatnya sudah berganti pakaian.
"Kalian mau kemana?" tanya Aki yang baru keluar dari kamarnya.
"Mau ke Cihampelas Ki. Pengen jalan - jalan sekalian nganter mereka cari celana jeans." jawab Sissy.
"Mau diantar sopir Neng?" tanya Aki.
"Gak usah Ki. Kita naik angkot aja." kata Sissy yang langsung diprotes oleh Amira.
"Lama loh Neng kalo naik angkot. Kalo mau biar diantar Pak Udin." kata Aki lagi.
"Iya deh Ki. Tapi nanti di drop aja. Ntar pulangnya biar naik angkot." kata Sissy lagi.
"Iya boleh. Sebentar Aki telpon Pak Udin dulu." Aki langsung menelpon Pak Udin ke rumahnya. Tak lama Pak Udin datang dan siap mengantar mereka ke Cihampelas.
__ADS_1
"Neng, mau di tungguin atau gak?" tanya Pak Udin ketika mereka sudah sampai di Cihampelas.
"Gak usah Pak. Takutnya lama. Nanti kita pulangnya naik angkot aja." kata Sissy sambil turun dari mobil.
"Makasih ya Pak." kata Amira sopan pada Pak Udin.
"Sama - sama Neng." Pak Udin pun berlalu dari hadapan mereka.
"Kita kemana dulu nih?" tanya Yoan sambil memnadang toko yang berderet di hadapannya. Keunikan dari Cihampelas adalah tokonya memasang patung tokoh superhero. Ada batman, superman, spiderman dan superhero lainnya.
Mereka berempat masuk ke salah satu toko dan melihat - lihat celana dan kaos disana. "Gaed. Beli kaos ini yuk." kata Zizi.
"Lucu. Ada gambar gedung sate nya." komentar Yoan.
"Kita beli gambar yang sama yuk. Beda warna aja." usul Zizi.
"Boleh. Aku seperti biasa warna merah ya." kata Amira. Sissy segera mengambil kaos yang berwarna biru langit, Yoan memilih warna ungu sedangkan Zizi memilih warma kuning.
"Aku juga mau beli jaket ini. Modelnya lucu." kata Sissy sambil memantaskan jaket itu di depan kaca.
"Iya lucu Si. Aku juga mau." kata Zizi langsung mencari jaket yang sama sesuai dengan ukuran badannya.
(Anggap saja ini foto salah satu dari mereka pakai jaket jeans yang dibelinya)
Setelah puas berbelanja mereka pun pulang menuju tempat mie kocok yang cukup terkenal di Bandung.
"Enak banget Si. Aku suka ini." kata Amira sambil menikmati mie kocoknya.
"Iya dong. Ini kan paling terkenal di Bandung." kata Sissy.
"Besok kita kesini lagi ya." kata Zizi.
"Besok kita coba menu yang lain. Biar gak bosen." kata Sissy.
"Menu apa lagi?" tanya Yoan penasaran.
"Ada Baso Tahu, Mie Yamin, Kupat Tahu, Lotek, Banyak lah." kata Sissy yang langsung membuat sahabatnya ngiler.
"Mau Si. Denger namanya aja udah bikin ngiler." kata Amira.
"Ada yang cocok buat sarapan?" tanya Zizi.
"Ada dong. Besok pagi kita sarapan kupat tahu ya." kata Sissy.
Kalian ngiler gak dengan makanan khas Bandung gak? Author juga udah lama gak makan itu, jadi sekalian nostalgia.
Mohon Likeπ, komen dan Vote ya..
Makasih πππ
__ADS_1