
#Hai reader kesayangan othor.. Insha Allah cerita ini akan segera Othor tamatkan. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.
Jangan lupa bagi bunga πΉatau kopi β nya biar semakin semangat buat nulis.. #
Selamat Membaca ππ
...***...
Ini adalah hari pertama Sissy resmi mengajar di SMK ini. Keputusannya untuk kembali ke kota Bandung ini salah satunya adalah untuk menghikangkan kenangan akan neneknya yang sudah meninggal 4 bulan yang lalu.
"Semoga aku bisa betah dan bertahan dengan pekerjaan baruku ini." kata Sissy dalam hati.
"Selamat pagi Bu." Sapa seorang perempuan saat melihat Sissy terdiam di depan pintu gerbang sekolah sambil menatap ke arah murid-murid yang sedang bersenda gurau.
Sissy pun menoleh pada sosok perempuan itu
"Selamat pagi Bu. Maaf saya guru baru disini. Kenalkan nama saya Rissya Kamalia, panggil saja Sissy." Sissy memperkenalkan dirinya pada wanita yang terlihat seumuran dengannya.
"Saya Tiara. Saya staf TU disini. " Wanita itu memperkenalkan dirinya.
mereka pun masuk ke ruang guru.
Sissy disambut dengan ramah oleh kepala sekolah dan guru-guru disana.
Ternyata keputusannya untuk menjadi guru tidaklah salah.
Hari-hari Sissy pun dijalani dengan baik. Dia pun berteman cukup akrab dengan Tiara dan Rani, guru biologi. Pertemanan yang terjadi karena kesamaan umur dan hobi mereka yaitu kuliner.
Bersama Pak Tata, guru Olahraga, Sissy ditugasi untuk membimbing anak-anak OSIS sekolah itu.
Setiap kegiatan OSIS pun selalu diikuti oleh mereka. Hingga akhirnya mereka pun dekat.
"Bu, makannya pelan-pelan dong, belepotan semua itu" Pak Tata berkata sambil memberikan tissue ke Sissy.
Sissy pun mengambilnya dengan malu-malu.
"kenapa juga sih makannya harus belepotan gini. " Gerutu Sissy dalam hati.
Siang itu mereka berdua dalam mobil sehabis kunjungan siswa yang sedang praktik kerja di Hotel di kota Bogor.
__ADS_1
"Si, minta tolong dong ambilkan minum. Saya haus nih" kata Tata sambil tetap konsen menyetir.
Sissy pun memberikan botol minuman yang sudah dibukanya.
"Pak, Nanti mampir dulu beli oleh-oleh ya." kata Sissy sambil menepuk pelan lengan Tata.
Tiba-tiba Tata menarik tangan Sissy dan menggenggamnya.
"Siap. Apa sih yang gak buat kamu" goda Tata sambil tersenyum ke Sissy.
"Pak, lepasin dong" Sissy berusaha menarik tangannya yang digenggam erat oleh Tata.
"Gak ada yang liat juga Si. Kan kita cuma berdua." Tata tertawa kecil melihat Sissy yang malu-malu.
Akhirnya Sissy membiarkan Tata menggenggam tangannya dan mulai menikmati kedekatan mereka.
Sissy dan Tiara sedang menikmati seporsi batagor di kantin Sekolah.
"Si, kamu tau gak kalo pak Tata itu sudah nikah." pertanyaan Tiara bagai petir di siang bolong.
"Masa sih. Kata siapa Ti? Gosip aja kamu mah." Sissy membalas dengan sikap tenangnya. Ya, Sissy berusaha bersikap tenang agar tak menimbulkan kecurigaan Tiara. Selama ini memang gak ada yang tahu tentang kedekatan Sissy dan Tata.
"Tadi aku denger Pak Tata sama Pak Ali ngobrol gitu, mereka bahas soal istrinya. Ternyata istri Pak Tata berteman dengan istri Pak Ali." kata Tiara.
Mereka pun kembali melanjutkan kegiatannya.
"trrttt.. trtttt." Hp Sissy bergetar. Diintipnya nama penelpon, ternyata Tata.
"Assalamualaikum." Sissy menjawab telponnya.
"Waalaikumsalam. Udah makan malam Si.. " jawab suara disebrang.
"Baru selesai makan. Lagi nyantei aja. " Sissy menjawab sedikit ketus.
"Ooh kirain lagi mikirin aku." lanjut Tata dengan pede nya.
"Enak aja." jawab Sissy singkat.
"Ya dibikin enak ajalah Si. Hahaha" kata Tata sambil tertawa.
__ADS_1
"Ngapain sih dia masih sok perhatian gitu" batin Sissy kesal.
"Pak, ada yang mau aku tanyain." kata Sissy serius.
"Boleh dong sayang. Mau nanya apa ?"
"Masih bisa ngerayu dia." gerutu Sissy.
"Kamu sebenarnya sudah punya istri kan pak? Terus kenapa kamu mendekati saya kayak gini. Maksudnya apa sih pak? " Cerocos Sissy dengan suara bergetar menahan emosi
"Kata siapa saya sudah nikah? " suara Tata terdengar sedikit gugup.
"Banyak kok yang bilang. Ingat ya pak, saya gak pernah mau mendekati suami orang. " Sissy memperingati dengan tegas.
"Nanti kamu juga bakal tahu yang sebenarnya kok. Kamu itu spesial buat saya Si. Saya serius sama kamu." ujar Tata
"Sudahlah Pak. Saya mau istirahat dulu." Sissy langsung menutup telponnya tanpa mau mendengar perkataan Tata lagi.
Hari demi hari berlalu semakin mendekatkan Tata dan Sissy. Sebagai sesama pembimbing OSIS tentu saja banyak waktu yang mereka habiskan bersama.
Tata pun sudah tidak memperdulikan kebiasaan istrinya hura-hura.
"Si, minggu depan kita ada acara pelantikan pengurus OSIS baru. Kamu mau ikut nginep atau pulang?" Tanya Tata saat mereka sedang menikmati makan malam bersama di warung nasi goreng langganan Sissy.
"Belum tau Pak. Nanti aku liat situasinya dulu"
"Nginep ajalah Si. Cuma sehari ini" Tata berusaha membujuk Sissy.
"Ya lihat nanti aja" jawab Sissy cuek.
...***...
Bagi vote atau Bunga πΉ atau secangkir kopiβ ππ
Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.
Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. Ada juga cerita baru "Tiga Dara". Kalian juga bisa buka di bio saya ya..
Like π Komen dan Vote ββ
__ADS_1
ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..
Makasih πππ