
Sissy, Amira, Yoan dan Zizi sibuk bergabung dengan panitia Pentas Seni. Kebetulan Sissy dan Zizi bergabung dalam Seksi acara, Amira Seksi Konsumsi, sedangkan Yoan bergabung dengan Seksi perlengkapan. Acara Pensi kali ini dibuat agak meriah karena diadakan di sebuah hoel berbintang. Selain menjadi panitia, mereka pun menjadi pengisi acara. Selain semuanya ikut terlibat dalam pentas teater yang mengangkat cerita Jaka Tarub, Sissy ikut berpartisipasi dengan grup dance nya. Ekskul SMA Pratama cukup dikenal seantero Malang karena selalu mengundang band papan atas indonesia yang sedang hits. Untuk tahun ini mereka mengundang Sheila On 7(selanjutnya disingkat SO7).
Sekedar mengingatkan, setting cerita ini adalah tahun 2000 an, saat Hp belum booming dan Band sangat digemari, diantaranya Sheila on 7, Padi, Dewa 19.
Sissy sedang mengikuti rapat terakhir dengan managemen SO7. Bersama dengan Danu, sang ketua panitia dan Lalang, ketua seksi acara. Mereka bertemu dengan manager dari SO7. Personel SO7 sendiri akan datang H-1 dan menginap di hotel yang sama dengan acara Pensi dilangsungkan.
"Jadi kita minta 3 kamar aja. Buat Personil 2 kamar sm buat kru 1 kamar." kata Manager tersebut.
"Siap Kak." jawab Danu yang sibuk mencatat semua permintaan dari pihak SO7.
"Nanti tampilnya di puncak acara ya Om. Nyanyi sekitar 4 lagu lah." Sissy menjelaskan waktu dan durasi tampil SO7.
"Kamu nih. Jangan panggil Om dong cantik. Turun derakat saya." canda pak Manager sambil menyentuh bahu Sissy.
"Hehehe. Maaf kak. Keceplosan." Sissy reflek menjauhkan bahunya dari tangan manager genit itu.
"Kamu ngefans sama siapa? Duta? Eros?" Kali ini manager mulai berani memegang tangan Sissy.
"Gak. Aku ngefans nya sama Anton." jawab Sissy mulai risih dengan sikap manager yang genit.
"Oh iya Kak. Kami pamit dulu, soalnya masih harus menemui donatur." kata Danu yang melihat sikap genit manager pada Sissy.
"Oke, oke. Saya juga harus balik ke jogja." Manager genit itu menyalami mereka bertiga satu persatu.
"Kamu gak mau nemenin saya keliling Malang?" Bisik manager itu saat menyalami Sissy.
"Maaf, aku gak bisa. Permisi." Sissy langsung menarik tangannya dan keluar dari resto tersebut. Sissy menuju parkiram dan menunggu teman-temannya disana.
"Kamu kenapa Si?' tanya Lalang yang belum ngeh dengan hal yang terjadi.
"Kamu kok gak peka sih?" protes Danu sambil memukul bahu Lalang.
"Beneran gak tau aku. Apa ada hubungannya dengan manager yang tadi godain Sissy?" Lalang berkata dengan polosnya.
"Tuh tau." kata Danu singkat.
"Kirain bercanda. Beneran ya Si?" Lalang menatap Sissy tajam.
"Tadi dia minta aku anterin jalan-jalan keliling Malang. Kan aku jadi takut." Sissy masih shock dengan kejadian tadi.
__ADS_1
"Ya Allah. Kasian kamu Si. Tenang ada Danu kok." jawab Lalang sambil nyengir.
"Udah Si. Kita balik ke sekolah atau kamu mau pulang?" tanya Danu ketika mereka sudah keluar dari area hotel.
"Pulang aja Dan. Besok lagi kita bahas soal SO7." jawab Sissy sambil naik ke boncengan Danu.
"Oke. Berangkat Bos." Danu pun mengantar Sissy pulang ke rumahnya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Jam istirahat, di kantin.
"Gimana Si ketemuan sama SO7 nya?" Yoan antusias bertanya.
"Serem." jawab Sissy singkat.
"Maksudnya?" Zizi yang baru duduk jadi penasaran.
"Kemarin tuh ketemu sama Manager nya aja. Tapi orangnya ya ampun.." Sissy menggantung perkataannya.
"Kenapa Si?Jelek?" Amira menebak.
"Bukan. Untung kamu kemarin gak ikut Zi." Sissy terngiang kejadian kemarin.
"Orangnya tuh genit banget. Ngerayu aku coba." jawab Sissy dengan emosi.
"Ya ampun. Tapi kamu gak kenapa-kenapa kan?" Yoan memeriksa tubuh Sissy.
"Alhamdulilah gak. Untung aja Danu peka, dan nyelamatin aku." Jawaban Sissy membuat Semuanya membuang nafas lega.
"Ngapain aja dia?" Zizi masih penasaran.
"Masa dia minta aku nganter keliling Malang. Gila apa?" Sissy menyeruput ice lemon tea nya.
"Cuma jalan-jalan doang kali Si." Amira mulai lemot lagi.
"Tapi di jalan aku diapain tuh. Serem bayanginnya." Sissy bergidik.
"Trus nanti gimana dong?" tanya Zizi. " Aku juga gak mau suruh ketemu manager itu."
__ADS_1
"Gak tau. Biar anak cowok aja yang ngurus." kata Sissy.
"Iya." jawab Zizi.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Akhirnya tiba waktunya Pensi. Acara dibuka dengan penampilan dari acapela, perwakilan ekskul Vocal group. Grup dance Sissy tampil di jam 5. Yoan sibuk mondar mandir mengecek semua properti yang akan dipakai oleh setiap penampil. Mereka berempat juga ikut ambil bagian dalam pementasan teater sebagai salah satu dari 7 bidadari kawan Nawangwulan. Amira masih sjbuk berkutat dengan snack box dan nasi kotak untuk pengisi acara. Sedangkan Zizi yang juga Seksi Acara tak keliatan batang hidungnya.
Ternyata yang dicari sedang asik mojok di belakang panggung dengan Ferry kadi Seksi peralatan.
"Zi, kamu dicariin dari tadi sama Lalang." kata Sissy yang sedikit heran melihat Zizi sedang berduaan dengan Ferry, si playboy.
"Iya Si. Aku dari tadi disini kok." Zizi segera menjauhkan dirinya dari Ferry.
"Trus ngapain Kak Ferry disini?" tanya Sissy dengan ketus.
"Aku bagian ngecek properti di panggung. Emang mau ngapain lagi." Ferry segera pergi ke sisi lain panggung.
"Kamu ngapain sih berduaan disini." gerutu Sissy pada Zizi yabg hanya bisa tertunduk.
"Siapa yang berduaan. Kan banyak yang lainnya juga." Zizi menunjuk para pengisi acara yang bersiap menunggu gilirannya.
"Terserah deh." jawab Sissy sambil meninggalkan Zizi sendirian.
Sissy pun tampil dengan grup dance nya. Sekilas sudut mata Sissy menangkap sang maanger mesum di pinggir panggung sedang menatapnya. Tiba - tiba konsentrasi Sissy sedikit pecah. Dia memikirkan tentang manager mesum itu.
"Mbak, posisi." Bisik Elena, salah satu teman dancenya ketika melihat Sissy hanya bergerak di tempat.
Sissy pun tersadar dan mencoba fokus kembali dengan tariannya. Akhirnya semua berjalan mulus sampai dengan akhir dance nya. Sissy dan teman - temannya turun dari panggung dan menuju ruang ganti. Setelah berisitirahat sejenak Sissy, segera menuju ruang ganti teater dan menyimpan tas nya disana. Sissy berganti pakaian casula lagi dan kembali melaksanakan tugasnya mengecek penampil selanjutnya. Sissy merasa sedikit lega karena Danu dan Lalang akan mengambil alih langsung untuk menangani penampilan SO7.
Karena tinggal 2 penampilan lagi pementasan teater akan tampil, Sissy bersiap menuju ruang ganri teater untuk berganti kostum. Zizi, Amira dan Yian sudah berkumpul disana.
"Kemana aja Si? Tinggal kamu yang belum dandan." Kata Yoan menarik Sissy untuk segera berganti kostum.
"Barusan dipanggil sama Danu, soal So7." jawab Sissy sambil berganti kostum.
"Trus gimana Si?" Zizi mulai penasaran.
"Danu sama Lalang yang ngurusin SO7." kaat Sissy yang sudah berganti kostum. Setelah dandan, mereka pun tampil. Sissy, Amira, Zizi dan Yoan hanya dapat peran di menit ke 10-15. Setelah itu mereka pun kembali ke ruang ganti.
__ADS_1
Akhirnya puncak acara menampilkan SO7.
Sissy dan sahabatnya menonton dari bawah panggung. Mereka menikmati semua lagu-lagu SO7. Tak lupa mereka ikut bernyanyi ketika Duta menyanyikan lagu Dan, Kita, JAP dan Anugerah terindah yang pernah kumiliki. Selesai turun panggung, Sissy dan sahabatnya pun sempat berfoto bersama dengan personil SO7.