
#Hai reader kesayangan othor.. Insha Allah cerita ini akan segera Othor tamatkan. Doakan ya semoga othor bisa terus menulis dengan lancar.
Jangan lupa bagi bunga πΉatau kopi β nya biar semakin semangat buat nulis.. #
Selamat Membaca πππ
...***...
Yoan sedang menikmati hari - harinya bersama keluarga kecilnya. Setiap hari kesibukan Yoan adalah mengurus suami dan kedua anak kembarnya.
"Sayang, kamu makan dulu gih !" Topan menghampiri Yoan yang sedang melipat baju.
"Bentar Yang. Ini sedikit lagi." jawab Yoan sambil tersenyum menatap suaminya.
"Oek.. oek.." tiba - tiba terdengar tangisan twinos.
"Tuh kan. Twinos keburu bangun kan." kata Topan.
"Ya mau gimana lagi ?" kata Yoan hendak bangun untuk melihat twinos.
"Biar aku aja yang lihat twinos." cegah Topan.
Dia bergegas masuk ke kamar dan melihat twinos sedang menangis.
"Anak Papa kenapa ? Kok nangis ?" Topan memeriksa popok kedua anaknya denagn telaten.
"Wah.. Kamu pupup ya. Papa gantiin diapernya dulu ya." Topan mengangkat salah satu Bayi.
"Sayang, kenapa lama ?" Yoan menyusul Topan karena lama tak keluar lagi.
"Dafa pupup Yang. Jadinya Difan ikutan nangis deh." kata Topan.
"Ini kenapa masih nangis ? Difan haus ya ?" Yoan menggendong Difan dan bersiap menyusuinya.
Yoan memperhatikan sang suami yang mengganti popok sang anak dengan telaten.
"Difan udah tidur Yang." Topan membawa Dafa yang sudah berganti popok pada Yoan.
"Iya Yang. Gantian ya." Yoan melepaskan pu**** nya dan menyimpan Difan di sampingnya. Lalu dia mengambil Dafa di gendongan Topan.
Topan mengambil alih Difan dan menimangnya sebelum menyimpannya di boks bayi.
__ADS_1
Baru saja Difan disimpan di boks bayi, Dafa kembali menangis.
"Ya Mas, pelan - pelan dong. Jadi bangun lagi kan mereka." gerutu Yoan.
"Maaf sayang. Aku simpan mereka disini ya." Topan menyimpan Dafa di pangkuan Yoan, sedangkan Difan di samping Yoan.
Yoan sibuk menimang sekaligus menggoyang tubuh twinos.
"Aku ambilin makan aja ya." Topan segera keluar kamar.
Yoan menatap twinos bergantian.
Topan datang membawa sepiring makanan dan
mulai menyuapi sang istri.
"Sayang, kita cari pengasuh aja ya. Kasihan kamu repot ngurus twinos." kata Topan.
"Boleh Mas. Cari yang bisa masak juga. Soalnya aku agak repot mau masak." kata Yoan.
"Oke. Besok aku cari ART nya." kata Topan.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Tak terasa twinos sudah berusia satu bulan. Yoan masih belum bisa berkumpul demgan sahabatnya lagi. Dia juga merasa bahagia saat mendengar kabar kehamilan Amira.
Hari itu Amira dan Zizi sengaja datang ke rumah Yoan untuk menjenguk twinos.
"Assalamualaikum Yo." Amira memberi salam.
"Waalaikumsalam. Ayo masuk." Yoan menyambut para sahabatnya.
"Kok sepi Yo ?" tanya Zizi.
"Misua lagi keluar Cil. Mbak juga lagi belanja ke pasar." jawab Yoan.
"Mana keponakan aku ?" tanya Zizi lagi.
"Baru aja tidur. Abis mandi dan *****." jawab Yoan.
"Udah lumayan besar ya mereka." kata Amira sambil melihat twinos yang sedang tertidur di dalam boks bayinya.
__ADS_1
"Iya dong Tante. Kan dikasih *****. Ini juga bentar lagi akan ikut meramaikan." Yoan mengusap perut Amira yang mulai membuncit.
"Alhamdulilah. Tunggu 7 bulan lagi." kata Amira sambil tersenyum bahagia.
"Wah.. Bakal nambah ponakan lagi nih." seru Zizi.
"Eh Sissy gimana kabarnya ?" tanya Yoan.
"Gak tau tuh. Dia lagi menikmati jadi guru." kata Amira.
"Kamu atau dia dulu nih yang bakal nikah ?" tanya Yoan pada Zizi.
"Entahlah Yo. Aku masih teringat Bagus." Zizi tampak sedih.
"Move on dong Cil. Bagus juga udah tenang disana." Yoan mengusap punggung Zizi.
"Iya. Aku udah ikhlas kok. Cuma ya sesekali teringat wajarlah." kata Zizi.
"Mau aku kenalin sama cowok Cil ?" goda Yoan.
"Gak.. Gak.. Makasih. Biarin semua berjalan alami." kata Zizi.
"Iya deh. Kita bantuin doa aja ya. Biar cepat dapat penggantinya." kata Amira.
"Aamiin." Yoan dan Zizi kompak mengaminkan doa Amira.
Ketiganya saling berbagi kebahagiaan hari itu, Sayangnya kurang lengkap tanpa kehadiran Sissy yang masih berada di Bandung.
...***...
Maaf kalo ceritanya sedikit gak nyambung dan kurang bagus, Othor lagi kehabisan ide dan malas semalas - malasnya untuk menulis βββπππ
...***...
Bagi vote atau Bunga πΉ atau secangkir kopiβ ππ
Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.
Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. Ada juga cerita baru "Tiga Dara". Kalian juga bisa buka di bio saya ya..
Like π Komen dan Vote ββ
__ADS_1
ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..
Makasih πππ