
Hari ini adalah salah satu hari yang besar bagi Amira. Karena hari ini dirinya akan bertunangan dengan Alif. Mereka memilih untuk bertunangan dulu karena Amira belum lulus kuliah. Setelah lulus kuliah baru mereka akan menikah.
Sissy menyempatkan untuk datang di pertunangan mereka.
Sissy datang bersama dengan Yoan dan Zizi. Mereka kompak mengenakan baju berwarna abu - abu.
Zizi memakai dress panjang model duyung dengan tambahan mutiara di dada yang membuatnya terlihat sangat manis. Sissy memilih memakai dress panjang warna senada dengan aksen di bagian dada. Sissy terlihat anggun dengan membiarkan rambut panjangnya tergerai. Sedangkan Yoan memilih memakai celana panjang dengan rok menjuntai di bagian belakang. Tetap manis walau sedikit tomboy.
(Anggap aja seperti ini baju mereka - source : google)
Zizi bersama kedua sahabatnya langsung masuk menemui Amira di kamarnya.
"Wah.. cantik banget kamu Ra." puji Zizi.
"Pasti sekarang lagi deg - deg an banget." goda Yoan.
"Kalian juga cantik. Makasih ya udah datang." Amira memeluk sahabatnya satu persatu.
"Kita kan sahabat. Wajib dong datang di hari bahagia sahabatnya." Sissy balas memeluk Amira.
"Ayo.. bersiap. Keluarga Alif sudah datang." Ibu Rahayu memanggil dari pintu.
"Ayo kita tunggu di kursi dalam Ra." ajak Sissy.
Pak Sumantri dan Ibu Rahayu menyambut Rombongan Alif dan keluarganya.
Sissy, Yoan dan Zizi mendampingi Amira sampai saat Amira keluar menemui sang calon tunangan.
Prosesi acara lamaran berlangsung dengan lancar dan sesekali diselipi oleh candaan untuk menghilangkan rasa gugup sang lakon acara.
Akhirnya Amira dan Alif resmi bertunangan. Mama dari Alif memakaikan cincin ke jari manis juga memasangkan kalung pada Amira. Ibu Rahayu juga tak mau kalah memakaikan cincin ke jari Alif. Mereka pun berdiri berdampingan dan memamerkan cincin pertunangan. Terlihat sangat serasi.
"Cocok banget ya Mereka." bisik Sissy pada Zizi.
"Iya. Kamu gak pengen cepet nyusul mereka ?" goda Zizi.
"Belum lah. Aku kan masih muda." jawab Sissy sambil tertawa kecil.
"Udah punya pacar kan sekarang ?" tanya Yoan.
__ADS_1
"Udah dong. Tapi pacarku posesif dan cemburuan banget." cerita Sissy.
"Yang sabar aja deh." kata Yoan.
"Kamu gimana Zi ? Udah ada pacar ?" tanya Sissy.
"Lagi pedekate. Masih belum jadian." jawab Zizi.
"Cuz jadian. Biar kita bisa ngedate bareng." kata Yoan.
"Kalian bisa ngedate. Lah aku ? jauh kali pacarku." gerutu Sissy.
"Iya juga ya. Ya udah kamu cari pacar disini aja biar kita semua bisa ngedate bareng." usul Yoan.
"Gila kali. Masa putusin dia disana cuma buat nyari pacar disini. Lagian malahan jadi LDR kan." protes Sissy.
"Lagian kamu Yoan ngomong ngaco kok didengerin. Boro - boro ngedate bareng, diajak ketemuan aja susahnya minta ampun." sindir Zizi.
"Sori bos. Aku sibuk nih. " elak Yoan.
"Iya. Sibuk pacaran." ledek Sissy.
Asal jangan menghasilkan anak aja." celetuk Sissy.
"Amit - amit coy." Zizi mengetukkan jarinya pada meja.
"Selamat ya Ra, Kak." Zizi memeluk sahabatnya diikuti oleh yang lain.
"Makasih ya." kata Amira.
"Semoga lancar sampai hari H." doa Sissy yang langsung di amin kan oleh semuanya.
"Kapan nih nikahannya?" tanya Yoan.
"Nunggu Amira lulus kuliah dulu." jawab Alif.
"Kapan tuh ?" tanya Zizi ingin tahu.
"Insha allah tahun depan." jawab Amira.
Seelah itu mereka pun menikmati hidangan yang tersedia.
__ADS_1
"Kamu berapa lama disini Si ?" tanya Yoan.
"Lusa aku pulang." jawab Sissy.
"Kok cuma sebentar sih ?" kata Zizi.
"Iya. Aku kan harus balik kerja, apalagi minggu depan udah mulai masa percobaan di hotel." jawab Sissy.
"Kamu kerja di hotel yang kemarin magang ya ? Bareng sama cowok kamu ?" Zizi mulai penasaran.
"Iya. Satu hotel sama cowok aku." kaat Sissy.
"Semoga cepet nyusul juga deh." kata Yoan.
"Oh iya. Mumpung inget. Aku mau minta kalian jadi penerima tamu di nikahan Teh Ochy 5 bulan lagi." kata Sissy.
"Boleh. Nanti aku atur jadwal deh." kata Yoan.
"Sok sibuk banget sih. Dasar artis." ledek Zizi.
"Ntar aku kirim kain brokat buat kalian ya. Bulan depan Mama mau ke Bandung buat belanja kain." kata Sissy.
"Jauh banget belanja kain harus ke Bandung segala." kata Zizi.
"Sekalian bagi kain buat saudara di sana." kata Sissy.
"Oh gitu ? Iya deh." kata Zizi.
...***...
Bagi vote atau Bunga 🌹 atau secangkir kopi☕ 😁😁
Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kishah cinta Sissy dan Rio.
Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. Kalian juga bisa buka di bio saya ya..
Like 👍 Komen dan Vote ✌✌
ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..
Makasih 🙏🙏🙏
__ADS_1