
#Hai reader kesayangan othor.. Insha Allah cerita ini akan segera Othor tamatkan. Doakan ya semoga othor bisa terus menulis dengan lancar.
Jangan lupa bagi bunga πΉatau kopi β nya biar semakin semangat buat nulis.. #
Selamat Membaca πππ
...***...
Sissy memulai aktivitasnya pagi ini. Kebetulan dia kerja shift sore.
"Dek, kamu nanti berangkatnya gimana ?" tanya Ochy.
"Gak tau. Mungkin nanti aku minta dijemput sama temenku Teh." jawab Sissy.
"Mau aku antar gak ?" Ochy menawarkan.
"Wah.. Mau banget. Beneran ?" Sissy balik bertanya.
"Bener lah. Nanti aku pulang jam 2an. Sekalian jalan ke tempat klien." jawab Ochy.
"Oke Teh. Makasih ya." kata Sissy.
"Sama - sama. Ya udah aku berangkat kerja dulu ya." pamit Ochy.
"Iya Teh." kata Sissy.
Setelah Ochy pergi, Sissy memasak mie instan untuk sarapannya. Sissy menikmati makanannya sambil nonton tv. Selesai makan, Sissy menghabiskan waktu sambil rebahan. Dia mulai membuka aplikasi sosial medianya.
Sissy melihat ada pesan masuk dari teman kuliahnya dulu.
Sissy pun mulai membalas pesan dari temannya itu bahkan akhirnya mereka bertukar nomer telepon, untuk melanjutkan obrolan dengan chatting.
Tak terasa sudah jam 12 siang. Sissy segera menyimpan ponselnya dan bersiap untuk mandi. Selesai mandi, Sissy mengambil sepedanya dan menuju warung makan terdekat. Dia membeli nasi bungkus untuk makan siangnya dan juga untuk Ochy.
Sissy sedang menikmati makan siangnya ketika Ochy datang.
"Wuih.. Udah makan aja." kata Ochy sambil melepas sepatu dan jaketnya.
"Lapar Teh. Ayo makan dulu." Sissy menyodorkan sebungkus nasi diatas piring.
"Bentar aku ke kamar mandi dulu." kata Ochy.
Keluar dari kamar mandi, Ochy bergabung dengan Sissy menikmati nasi dengan telor ceplok, mie goreng dan kuah kare.
"Teh, aku kayaknya mau pindah ke Mess deh." kata Sissy.
"Kenapa dek ? Gak betah ya tinggal sama Teteh ?" tanya Ochy.
"Bukan gitu Teh. Kejauhan dari resto. Kasihan Teteh harus antar jemput aku terus." jawab Sissy.
"Iya deh. Kalo itu lebih baik. Hari minggu aja ya. Biar Teteh bantuin pindahannya." kata Ochy.
"Iya Teh." jawab Sissy.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sore itu di Resto tidak terlalu ramai.
"Teh, jadi pindah ke Mess ?" tanya Hera.
"Jadi kayaknya. Hari minggu aku pindahan." jawab Sissy.
"Ntar aku kesana deh hari minggu." kata Hera.
__ADS_1
"Iya." jawab Sissy.
Hera lalu beranjak melayani tamu yang baru datang. Sissy beranjak naik ke ruangannya di lantai 3.
"Ris, gue boleh tuker jadwal gak hari minggu." Penny datang menghampirinya.
"Boleh Teh. Mau kemana emang ?" tanya Sissy.
"Mau janjian sama Putra." bisik Penny malu - malu.
"Cie.. Yang mau kencan." ledek Sissy.
"Sstt.. Jangan keras - keras. Ini rahasia say." kata Penny.
"Iya deh iya. Oke. Mau dituker sama siapa ?" tanya Sissy.
"Sama Aryo aja. Gue masuk pagi." jawab Penny.
"Oke doki. Beres." kata Sissy sambil mengacungkan jempolnya.
"Gak ke kitchen loe Teh ?" tanya Sissy.
"Gak ah. Sepi." jawab Penny. Sissy hanya menghela nafas melihat sikap Penny yang seenaknya.
"Oh iya Teh. Hari minggu gue pindah ke Mess." kata Sissy.
"Oh ya ? Asik, jadi ada temen lagi." kata Penny.
"Lah emang Eka kemana ?" tanya Sissy.
"Eka sering keluar malam. Pacaran mulu." protes Penny.
"Kayaknya loe gak aja Teh." sindir Sissy.
"Hehehe. Iya juga sih. Tapi kan gue jarang - jarang Ris. Maklum punya laki orang sibuk." elak Penny.
"Gue balik ke kitchen dulu ya." kata Penny.
Tak alma kemudian terdengar suara langkah kaki masuk. Kebetulan posisi duduk Sissy membelakangi pintu.
"Ada yang ketinggalan Teh ?" tanya Sissy ranoa menoleh.
"Iya. Cintaku tertinggal disini." suara Teddy yang terdengar.
"Kamu Ted. Kirain Teh Penny." Sissy terlihat kaget mendengar suara Teddy.
"Lagi ngapain Yang ?" tanya Teddy mendekati Sissy.
"Yang.. Yang.. Kepala loe peyang." protes Sissy.
"Ya maaf. Lagi ngapain Ris ?" Teddy meralat ucapannya.
"Lagi bikin jadwal kerja." jawab Sissy.
"Ooh.. Betah gak kerja disini ?" tanya Teddy basa - basi.
"Ya lumayanlah. Dinikmati aja. Daripada nganggur." jawab Sissy.
"Iya juga ya. Aku juga betah banget kerja disini, soalnya ada cewek cantik kayak kamu." gombal Teddy.
"Gak nanya. Kenapa belum pulang ?" tanay Sissy coba mengalihkan topik pembicaraan. Sebenarnya bukan Sissy tak suka digombali oleh Teddy. Tapi Sissy merasa Teddy terlalu agresif mendekatinya hingga bikin risih.
"Lagi pengen berduaan sama kamu." Teddy kembali menggombal.
__ADS_1
"Apaan sih. Gak baik berduaan, nanti yang ketiganya setan." Sissy beranjak dari duduknya dan berjalan menuju pintu.
"Ris.. Jangan pergi dulu dong." Teddy mencekal tangan Sissy.
"Mau ngapain lagi Ted ?" Sissy melipat tangannya di depan dada sambil menatap Teddy.
"Kangen kamu. Mau gak jalan - jalan sama aku." ajak Teddy.
"Gak bisa ya. Aku kan masuk sore terus." tolak Sissy.
"Ya kamu atur jadwal sendiri. Ayolah, Luangin waktu buat jalan sama aku ya." pinta Teddy.
"Ya nantilah. Minggu depan deh. Soalnya minggu ini Mas Yanto minta pagi. Ada keperluan." kata Sissy.
"Paling juga mabok - mabokan." sindir Teddy.
"Gak boleh nuduh gitu ya. Udah ya, aku turun dulu." Sissy bergegas keluar dari ruangan kantor.
Sissy langsung menuju ke kasir menggantikan Hera.
"Lama amat sih Teh ?" tanya Hera.
"Iya Ra. Bikin jadwal dulu buat minggu depan. Terus tadi Teh Penny juga minta tuker jadwal buat hari minggu." kata Sissy.
"Emang mau kemana dia ?" Hera penasaran.
"Gak tau. Coba tanya langsung aja ke orangnya." Sissy merasa harus menjaga rahasia Penny.
"Pasti Teteh tau kan ? Kasih tau aku dong Teh." Hera mendesak Sissy.
"Gak tau Ra. Coba tanya ke Teh Penny aja." jawab Sissy.
"Ayolah Teh. Jangan pelit." Heras masih mwndesak Sissy.
"Gak tau Ra. Tuh, ada tamu tuh." kata Sissy.
"Awas ya Teh. Main rahasia - rahasiaan." gerutu Hera.
"Smile Ra." Sissy mengingatkan Hera sambil tertawa kecil.
Sissy kembali ke belakang mesin kasir, melayani tamu yang hendak membayar.
...***...
Selamat Tahun Baru buat semuanya...
Semoga tahun 2022 akan menjadi tahun yang lebih baik bagi kita semua.
Semoga apa yang diimpikan bisa tercapai di tahun 2022.
Semoga Covid 19 segera pergi dari muka bumi ini dan kita semua selalu diberikan kesehatan.
Aamiin.. Aamiin.. Aamiin..
...***...
Bagi vote atau Bunga πΉ atau secangkir kopiβ ππ
Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.
Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. Ada juga cerita baru "Tiga Dara". Kalian juga bisa buka di bio saya ya..
Like π Komen dan Vote ββ
__ADS_1
ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..
Makasih πππ