Geng Pelangi

Geng Pelangi
(Yoan) Kelahiran Twinos


__ADS_3

#Hai reader kesayangan othor.. Insha Allah Othor akan segera menyelesaikan cerita ini. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.


Jangan lupa bagi bunga 🌹atau kopi β˜• nya biar semakin semangat buat nulis.. #


Selamat Membaca πŸ“–πŸ“–


...***...


Usia kandungan Yoan memasuki 8 bulan. Perutnya sudah sangat - sangat besar. Yoan sedang memasak di dapur saat tiba - tiba air ketubannya pecah.


"Mas... Tolong Mas.." Yoan memanggil suaminya yang kebetulan sedang bersiap berangkat ke kantor.


"Ada apa Yang ?" Topan datang dengan tergopoh - gopoh sambil mengancingkan kemejanya.


"Air ketubanku pecah Mas." Yoan menunjuk pada lantai yang basah.


"Ayo kita ke rumah sakit." Topan menggendong istrinya.


"Mas jangan lupa tas yang di kamar diambil." kata Yoan.


"Iya. Aku bawa kamu ke mobil dulu." kata Topan dengan sigap.


Setelah mendudukkan Yoan di kursi belakang. Topan menyalakan mobil, lalu berlari masuk kembali ke dalam rumah untuk mengambil tas baju.


Setelah itu, Topan melajukan mobilnya menuju rumah bersalin. Tak lupa dia mengabari Mama Sundari mengenai hal ini.


Begitu sampai di rumah bersalin, Yoan segera dibawa dengan brangkar menuju IGD.


"Gimana Yoan ?" tanya Sundari yang baru datang.


"Masih di IGD Ma." jawab Topan.


"Pak, Bu Yoan harus di operasi karena air ketubannya hampir habis." dokter menyampaikan.


"Kenapa harus melahirkan sekarang ? Usia kandungannya baru 8 bulan." tanya Topan.


"Ini biasa terjadi pada kehamilan kembar." jawab dokter.


"Kehamilan kembar merupakan kehamilan yang berisiko mengalami kelahiran prematur. Ada berbagai penyebab bayi kembar mengalami kelahiran prematur, seperti kondisi preeklamsia, adanya gangguan pada plasenta, gangguan pada air ketuban, hingga kondisi salah satu janin yang tidak berkembang dengan baik dalam kandungan.” dokter kembali menjelaskan.


"Baiklah dok. Tolong lakukan yang terbaik untuk istri dan anak - anak saya." kata Topan.


Setelah mengurus administrasi, Yoan segera dibawa ke ruang operasi.

__ADS_1


Topan dan Sundari menunggu di luar ruang operasi. Tak lama Sissy, Amira dan Zizi datang untuk melihat kondisi sahabat mereka.


"Tante.. Pan." sapa Zizi.


"Iya Zi,Sissy, Amira. Makasih kalian mau datang kesini." kata Sundari memeluk ketiga sahabat Yoan bergantian.


"Yoan sudah mau melahirkan ?" tanya Amira.


"Iya. Lahir prematur. Tadi mendadak air ketubannya pecah." jawab Topan.


"Semoga proses operasinya lancar ya." kata Sissy sambil memeluk Sundari.


Setelah satu jam menunggu, pintu ruangan operasi terbuka. Dokter keluar dengan wjaah lelah dan senyum merekah.


"Selamat ya Pak, Bu, Anaknya sudah lahir, Kembar, laki - laki." kata dokter.


"Alhamdulilah. Pan, akhirnya twinos lahir juga." Sundari memeluk Topan yang menangis bahagia.


"Istri saya gimana kondisinya dok ?" tanya Topan.


"Bu Yoan masih pemulihan. Kedua bayi Bapak sedang dibersihkan. Silahkan Bapak masuk untuk mengadzani." kata dokter.


"Iya dok." jawab Topan.


"Yoan, Selamat ya." Sissy dan Amira mendekat di sisi ranjang Yoan.


"Tadi Zizi pamit duluan soalnya ada interview kerja." kata Amira.


"Iya gak apa. Kalian udha lihat twinos ?" tanya Yoan.


"Belum. Kan masih di ruang bayi." jawab Sissy.


"Aku juga cuma lihat sebentar tadi pas baru dibersihkan." kata Yoan.


"Mirip siapa Yo ?" tanya Amira.


"Kayaknya sih mirip Papa nya." jawab Yoan.


"Apalagi cowok ya. Mending mirip Papanya lah daripada gak diakui. Hehehe." sindir Amira yang langsung disikut Sissy.


"Bener juga sih." untung Yoan gak sadar dengan ucapan Amira yang menyindir.


"Kamu istirahat deh Yo. Kita pamit pulang dulu. Sekalian mampir ke kamar bayi, mau lihat baby twinos." kata Sissy yang ditanggapi anggukan oleh Yoan.

__ADS_1


"Sayang..." panggil Topan.


"Hhmm.. Iya Yang." Yoan membuka matanya yang berat.


"Waktunya nyusuin." kata Topan.


Perawat membantu menaikkan kasur Yoan hingga sedikit tegak.


Perawat memberikan baby twinos bergantian pada Yoan.


"Mas, ini anak kita ? Kecil sekali." kata Yoan sambil mengelus tubuh bayi kecil mereka.


"Iya sayang. Mereka kecil sekali." kata Topan yang juga menggending baby twinos satunya.


"Mas, udah siapin nama ?" tanya Yoan.


"Sudah dong. Difan Agung dan Dafa Akbar." jawab Topan.


"Tambahin Yudanto di belakangnya Yang." kata Yoan.


"Oke Sayang. Difan Agung Yudanto dan Dafa Akbar Yudanto." ralat Topan.


"Keren namanya." kata Yoan smabil tersenyum.


Setelah menyusui, Twinos dibawa kembali ke ruang bayi.


"Sayang, Selamat ya." Ayah Bambang datang menjenguk Yoan.


"Makasih Yah. Maafin Yoan ya." Yoan memeluk Ayahnya.


"Sama - sama Sayang. Ayah ingin kalian bisa saling memahami satu sama lain. Meski pernikahan ini dimulai dengan cara yang salah, tapi Ayah ingin kalian bisa mempertahankannya hingga ajal memisahkan." nasehat Bambang pada anak dan menantunya.


"Insha Allah Yah." jawab Topan.


...***...


Bagi vote atau Bunga 🌹 atau secangkir kopiβ˜• 😁😁


Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.


Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. Ada juga cerita baru "Tiga Dara". Kalian juga bisa buka di bio saya ya..


Like πŸ‘ Komen dan Vote ✌✌

__ADS_1


ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..


Makasih πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2